Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional

RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – PT Riset Perkebunan Nusantara memperkuat perannya sebagai pusat riset dan inovasi perkebunan dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group) untuk mendukung percepatan swasembada gula nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Riset dan Inovasi Komoditas Tebu serta Pemanfaatan Hasilnya bersama PT Sinergi Gula Nusantara dan PT Triasindo Agro Sejahtera, yang dilaksanakan di Gedung Graha Nusa Tiga – Head Office Jakarta.

Kerja sama trilateral ini menjadi langkah strategis untuk mempertemukan kekuatan riset, industri, dan implementasi lapangan dalam menjawab berbagai tantangan pengembangan komoditas tebu nasional sekaligus memperkuat kolaborasi dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group).

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh Mayjen TNI Helda Risman, Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Politik; Francisco Richard, Direktur Utama PT Triasindo Agro Sejahtera; Dimas Eko Prasetyo, Direktur Strategi dan Sustainability PT Sinergi Gula Nusantara; serta Dr. Iman Yani Harahap, Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara.

Kerja sama ini menjadi semakin strategis seiring dengan arahan Presiden Republik Indonesia pada Juli 2026 mengenai percepatan swasembada gula nasional. Saat ini, impor gula masih berada di atas 50 persen, sementara kebutuhan gula nasional diperkirakan mencapai hampir 550 ribu hektare ekuivalen kebutuhan lahan.

Dalam konteks tersebut, peningkatan produksi tidak hanya bergantung pada perluasan lahan, tetapi juga pada strategi peningkatan produktivitas lahan yang sudah ada, baik dari sisi kuantitas (quantity base) maupun kualitas (quality base).

Mayjen TNI Helda Risman menekankan pentingnya membangun ekosistem pergulaan nasional yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani.

“Kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan gula nasional idealnya dapat dicapai tanpa harus membuka lahan baru dalam skala yang terlalu besar. Yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan lahan yang sudah ada,” ujarnya.

Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, SGN akan melaksanakan demonstration plot di tiga wilayah, yakni Lampung Utara/Bungamayang, Kendal-Jawa Tengah, dan Lumajang, dengan menerapkan dua metode tanam, yaitu Plant Cane dan Ratoon.

Dimas Eko Prasetyo, Direktur Strategi dan Sustainability SGN, mengatakan inovasi berkelanjutan menjadi bagian penting dari strategi perusahaan, khususnya dalam menghadapi perluasan pengelolaan lahan tebu SGN.

“SGN saat ini menguasai sekitar 60 ribu hektare dan ke depan, setelah proses spin-off rampung, penguasaan lahan ditargetkan mencapai hampir 80 ribu hektare yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, diperlukan inovasi dan praktik budidaya yang dapat direplikasi serta memberikan dampak nyata terhadap produktivitas,” jelas Dimas.

Sementara itu, Direktur RPN, Iman Yani Harahap menegaskan kesiapan RPN untuk mendukung kolaborasi melalui kapasitas riset yang dimiliki perusahaan. Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), RPN memiliki unit penelitian perkebunan melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI). Melalui kapasitas tersebut, RPN berkomitmen mendorong kegiatan kolaborasi dengan pendekatan penelitian yang konservatif, terukur, dan teruji.

“Kolaborasi trilateral ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama riset dan menghasilkan inovasi yang dapat menjawab tantangan budidaya tebu saat ini. Hasil riset yang diperoleh nantinya tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi dapat dimanfaatkan bersama untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas tebu,” kata Iman.

Kerja sama RPN, SGN, dan Triasindo Agro Sejahtera diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem pergulaan nasional. Kolaborasi ini tidak hanya diarahkan pada peningkatan produktivitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas tebu, efisiensi industri, penguatan hubungan pabrik gula dengan petani, serta pemanfaatan hasil riset secara lebih luas.

Melalui kolaborasi antara riset, industri, dan implementasi lapangan, RPN dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group) menegaskan komitmennya untuk menjadikan riset dan inovasi sebagai fondasi penguatan industri gula nasional. Dari hasil penelitian yang teruji hingga penerapan di lahan, RPN mendorong agar inovasi dapat memberikan manfaat nyata bagi petani sekaligus mendukung percepatan swasembada gula Indonesia.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • DJI EV50 Resmi Hadir di Indonesia, eVTOL Kargo Pertama DJI yang Teruji hingga Ketinggian Everest

    DJI EV50 Resmi Hadir di Indonesia, eVTOL Kargo Pertama DJI yang Teruji hingga Ketinggian Everest

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DJI EV50 adalah drone kargo eVTOL pertama DJI, menggabungkan lepas landas vertikal dan efisiensi sayap tetap dalam satu platform. Dengan payload 50 kg dan jangkauan 150 km, EV50 dibangun untuk pengiriman jarak jauh ke lokasi tanpa landasan. Kemampuannya sudah dibuktikan pada ekspedisi ilmiah di ketinggian 8.861 meter di kawasan Everest. Logistik ke lokasi terpencil di […]

  • Tigo AI Meluncurkan AI Creative Engine Super Cepat 0,8 Detik, Biaya Produksi Iklan Dapat Hemat Lebih dari 80% Dibanding Media Tradisional

    Tigo AI Meluncurkan AI Creative Engine Super Cepat 0,8 Detik, Biaya Produksi Iklan Dapat Hemat Lebih dari 80% Dibanding Media Tradisional

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Tigo AI memperkenalkan AI Creative Engine di Jakarta, Indonesia, pada momentum percepatan pemasaran digital saat ini, dengan kemampuan memproses kebutuhan kreatif tertentu hingga sekitar 0,8 detik. Teknologi ini dikembangkan untuk membantu brand dan UMKM mempercepat produksi iklan serta berpotensi menghemat biaya produksi konten tertentu lebih dari 80% dibanding metode tradisional. Melalui otomatisasi AI yang mengintegrasikan […]

  • Public

    NFP Jadi Penentu Harga Emas, Dupoin Futures Pantau Level 4.236

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Harga emas masih menghadapi tekanan menjelang perdagangan pekan depan setelah XAUUSD mengalami pelemahan dalam beberapa sesi terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, tren bearish pada timeframe H4 masih cukup signifikan. Dupoin Futures melihat peluang pelemahan masih terbuka apabila harga gagal membentuk pemulihan yang kuat dan kembali mendapatkan rejection di area Fibonacci 61,8%. Analis Dupoin Futures, Geraldo […]

  • Menjawab Tren Intimate Wedding Gen Z, Oakwood Hotel & Residence Surabaya Bersama Para Vendor Terkemuka Resmi Luncurkan Proyek Kolaborasi “The Wedding Era”

    Menjawab Tren Intimate Wedding Gen Z, Oakwood Hotel & Residence Surabaya Bersama Para Vendor Terkemuka Resmi Luncurkan Proyek Kolaborasi “The Wedding Era”

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SURABAYA, JAWA TIMUR — Dinamika perencanaan pernikahan pada segmen Generasi Z (Gen Z) saat ini menunjukkan pergeseran tren yang signifikan. Calon pengantin modern cenderung menyukai konsep intimate wedding yang hangat, personal, dan estetik, namun kerap dihadapkan pada tantangan dalam mengkurasi serta memadupadankan vendor yang tepat. Menjawab kebutuhan pasar tersebut, sebuah proyek kolaborasi lintas industri bertajuk “The Wedding Era” resmi diperkenalkan […]

  • Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

    Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence (AI), membuat perusahaan semakin membutuhkan tenaga profesional yang mampu mengembangkan sistem otomatisasi dan robotika modern. Tak heran jika University of Advancing Technology (UAT) di AS memperkirakan bahwa tingkat permintaan pekerjaan ahli robotics engineering akan meningkat sebesar 6,4% selama […]

  • Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital: Apa Arti Kunjungan Narendra Modi bagi UMKM Indonesia?

    Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital: Apa Arti Kunjungan Narendra Modi bagi UMKM Indonesia?

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Oleh T Koshy* Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli mendatang, perhatian publik kemungkinan akan tertuju pada agenda-agenda besar yang biasa menyertai kunjungan kenegaraan. Akan ada pembicaraan mengenai perdagangan, investasi, kerjasama strategis, hingga dinamika geopolitik Indo-Pasifik. Namun, dampak terbesar dari hubungan Indonesia dan India justru mungkin akan dirasakan […]

expand_less