Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional

Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 1 Juli 2026 – Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey menyelenggarakan serangkaian agenda Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026 sebagai tindak lanjut hasil Asesmen Green and Smart Port 2025 yang telah dilaksanakan oleh IDSurvey pada 8 pelabuhan di Indonesia.

Mengusung tema “Hijau Hari Ini, Cerdas Esok Hari, Ketahanan Pangan Selamanya,” GSPI ASRI 2026 menjadi wadah kolaborasi untuk mendorong pelabuhan-pelabuhan di Indonesia menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan, efisiensi operasional, serta digitalisasi layanan. Program ini sebagai upaya mempercepat transformasi sektor kepelabuhanan nasional sebagai simpul distribusi logistik yang menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus pangan antardaerah, menekan biaya logistik, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.

Seiring meningkatnya tuntutan perdagangan global terhadap rantai pasok yang berkelanjutan, transparan, dan terdigitalisasi, daya saing pelabuhan tidak lagi semata ditentukan oleh kapasitas dan kecepatan layanan. Kemampuan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, efisiensi energi, dan transformasi digital kini menjadi faktor strategis dalam memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok internasional.

Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Tatang Yuliono, menegaskan bahwa transformasi pelabuhan merupakan bagian penting dalam memperkuat kelancaran logistik pangan demi terwujudnya ketahanan pangan nasional.

“Pelabuhan merupakan simpul strategis dalam rantai pasok pangan nasional. Melalui Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026, kami ingin mendorong terwujudnya pelabuhan yang tidak hanya efisien dan berdaya saing, tetapi juga berkelanjutan serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam meningkatkan efektifitas logistik yang mampu menjamin kelancaran distribusi pangan, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global”,ujar Tatang.

Program Green and Smart Port merupakan serangkaian instrumen asesmen yang dirancang untuk mengukur sekaligus mendorong implementasi praktik terbaik dalam pengelolaan pelabuhan melalui pendekatan Green Port dan Smart Port. Indikator penilaian pada Green and Smart Port telah dikategorikan berdasarkan aspek Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), dikarenakan program ini selaras dengan program Presiden Republik Indonesia yaitu melalui Gerakan Indonesia ASRI.

Penilaian GSPI mengacu pada Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023, yang disusun berdasarkan regulasi nasional dan praktik terbaik internasional. Asesmen mencakup aspek tata kelola, teknis operasional, pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, keselamatan dan kesehatan kerja, kepelabuhanan, serta digitalisasi dengan komposisi penilaian 80 persen Green Port dan 20 persen Smart Port. Pelabuhan peserta mengikuti tahapan asesmen melalui mekanisme self-assessment pada platform My Green Port, dilanjutkan dengan verifikasi dokumen, survei lapangan oleh tim asesor independen, hingga penilaian akhir oleh dewan pertimbangan sesuai bidang keahlian masing-masing.

Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Asesmen Green and Smart Port Tahun 2025, Kegiatan GSPI ASRI 2026 yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 Juli 2026 di Dermaga C Pelabuhan PT Petrokimia Gresik, Jawa Timur sebagai salah satu peserta GSP. Kegiatan ini menjadi momentum yang tepat untuk penyerahan hasil penilaian GSP kepada 8 (delapan) pelabuhan peserta asesmen yang telah menunjukkan komitmen dan capaiannya yakni PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Krakatau Bandar Samudera, PT Vale Indonesia, PT Pelindo Petikemas – TPK Banjarmasin, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Pelindo Multi Terminal – Branch Tanjung Intan, dan Terminal Petikemas Bitung. Melalui GSPI ASRI 2026, hasil asesmen tersebut ditindaklanjuti melalui pendampingan, penguatan implementasi praktik terbaik, serta akselerasi transformasi pelabuhan agar semakin hijau, cerdas, dan berdaya saing dalam mendukung sistem logistik nasional serta ketahanan pangan Indonesia.

Program Green and Smart Port menunjukkan adanya kebermanfaatan terhadap kinerja dan citra pelabuhan dengan penerapan prinsip keberlanjutan dan digitalisasi. Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kemenhub menyatakan siap untuk mendorong pelabuhan lain yang belum ikut berpartisipasi untuk bisa ikut serta mengimplementasikan program Green and Smart Port ini. Harapannya lebih banyak pelabuhan di Indonesia yang menerapkan prinsip pelabuhan yang pintar dan ramah lingkungan.

“Sebagai Strategic Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey bersama dengan entitasnya PT SUCOFINDO (Persero), PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero) berkomitmen menghadirkan layanan assurance yang tidak hanya menjamin kepatuhan terhadap standar, tetapi juga mendorong peningkatan kinerja dan daya saing pelabuhan nasional. Green and Smart Port Initiatives menjadi instrumen penting untuk mempercepat transformasi menuju pelabuhan yang lebih hijau, lebih cerdas, dan mampu memenuhi tuntutan perdagangan global di masa depan,” ujar David.

Melalui penyelenggaraan GSPI ASRI 2026, Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey menargetkan semakin banyak pelabuhan yang berpartisipasi untuk mengikuti asesmen Green and Smart Port, sehingga mampu meningkatkan efisiensi logistik, memperkuat distribusi pangan, dan mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Mutu Layanan Perhotelan, SUCOFINDO Serahkan Sertifikasi ISO 9001:2015 kepada Hotel FUGO Samarinda

    Perkuat Mutu Layanan Perhotelan, SUCOFINDO Serahkan Sertifikasi ISO 9001:2015 kepada Hotel FUGO Samarinda

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Samarinda, (10/8) – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda menyerahkan Sertifikat ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu kepada Hotel FUGO Samarinda sebagai bentuk komitmen atas penerapan sistem manajemen mutu yang memenuhi standar internasional. Sertifikat tersebut diserahkan oleh Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda, Rony Wijaya kepada General Manager Hotel FUGO Samarinda, Arman Widianto di Ballroom Hotel FUGO, […]

  • Public

    Panduan Membersihkan Kandang Kucing Dengan Benar

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kandang kucing adalah area paling krusial yang menentukan tingkat kenyamanan dan kesehatan anabul di dalam rumah Pawfriends. Memelihara hewan peliharaan bukan sekadar memberinya makan, tetapi juga memastikan lingkungan tempat tinggalnya tetap bersih, higienis, dan bebas dari sumber penyakit. Sering kali, pemilik anabul kurang menyadari bahwa kandang kucing yang jarang dibersihkan dapat memicu berbagai masalah serius, […]

  • Fundamental Kokoh, Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

    Fundamental Kokoh, Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta (31/08), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus membuktikan resiliensi dan kepemimpinannya di industri jalan tol nasional dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional yang solid sepanjang Semester I 2026. Pada paruh pertama tahun ini, Perseroan berhasil membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp10,3 triliun, tumbuh sebesar 7,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan Usaha […]

  • Kebiasaan Finansial yang Bisa Dimulai di Usia 20-an

    Kebiasaan Finansial yang Bisa Dimulai di Usia 20-an

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Usia 20-an adalah waktu yang tepat untuk mulai membangun kebiasaan finansial yang sehat. Selain rutin menabung, kamu juga bisa mulai mengenal berbagai instrumen investasi, termasuk investasi emas untuk pemula, agar lebih siap menghadapi kebutuhan dan tujuan keuangan di masa depan. Memulai kebiasaan finansial sejak dini bukan berarti harus memiliki penghasilan besar. Justru, kebiasaan sederhana yang […]

  • INDICO Gandeng Duolingo, Hadirkan Akses Belajar 40+ Bahasa Gratis untuk Pelanggan SIMPATI Plus

    INDICO Gandeng Duolingo, Hadirkan Akses Belajar 40+ Bahasa Gratis untuk Pelanggan SIMPATI Plus

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INDICO (PT Telkomsel Ekosistem Digital), anak perusahaan Telkomsel, terus memperluas perannya dalam menghadirkan akses pendidikan dan pembelajaran bagi masyarakat Indonesia melalui solusi digital. Jakarta, 22 September 2026 – INDICO (PT Telkomsel Ekosistem Digital), anak perusahaan Telkomsel, terus memperluas perannya dalam menghadirkan akses pendidikan dan pembelajaran bagi masyarakat Indonesia melalui solusi digital. Setelah sebelumnya berkolaborasi dengan […]

  • Perlindungan Konsumen dan Kesejahteraan Hewan: Urgensi Akreditasi Nasional bagi Klinik Hewan di Indonesia

    Perlindungan Konsumen dan Kesejahteraan Hewan: Urgensi Akreditasi Nasional bagi Klinik Hewan di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Judul Utama: Urgensi Standardisasi dan Akreditasi Nasional Klinik Hewan di Indonesia Pergeseran Paradigma: Hewan peliharaan kini dianggap sebagai anggota keluarga, bukan sekadar penjaga rumah. Hal ini memicu lonjakan permintaan layanan kesehatan hewan yang pesat. Masalah Utama: Industri pet care di Indonesia belum memiliki standar nasional dan jaminan mutu yang seragam. Terdapat ketimpangan kualitas antar-klinik, mulai […]

expand_less