Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Kolaborasi Multipihak Perkuat Aksi Iklim Berbasis Desa melalui ProKlim di Sumatera Selatan

Kolaborasi Multipihak Perkuat Aksi Iklim Berbasis Desa melalui ProKlim di Sumatera Selatan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, (3/7) – Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan United Nations Office for Project Services (UNOPS) menunjuk PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai mitra pelaksana Program Kampung Iklim (ProKlim) untuk melakukan melakukan kegiatan field visit di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan gambaran langsung atas implementasi program di tingkat tapak sekaligus memastikan efektivitas intervensi dalam mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Pokja Bidang Pengembangan Masyarakat Berketahanan Iklim Direktorat Adaptasi Perubahan Iklim KLH/BPLH, Koko Wijanarka menegaskan bahwa ProKlim tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga pada penguatan mata pencaharian masyarakat. Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan keberlanjutan program pasca implementasi.

“Hal ini diharapkan dapat mendorong integrasi ProKlim ke dalam kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah, sehingga upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dapat berjalan secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Project Manager UNOPS, Kannikar Wanthana menyampaikan bahwa program ini telah bergerak dari tahap perencanaan menuju implementasi nyata di masyarakat melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Fokus kami tidak hanya pada perlindungan lingkungan, tetapi juga memastikan adanya peningkatan pendapatan masyarakat melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Provinsi Sumatera Selatan, Aries Safrizal mengapresiasi pemilihan Sumatera Selatan sebagai lokasi implementasi ProKlim. Menurutnya, program ini sejalan dengan target Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendorong penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) menuju Zero Net Emission.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan tanggung jawab serta partisipasi masyarakat terhadap isu perubahan iklim global, sekaligus memperkuat langkah Sumatera Selatan menuju pembangunan rendah karbon yang berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Regional Barat PT SUCOFINDO (PERSERO), Urip Utama Putra menyampaikan bahwa kunjungan lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan keberhasilan program yang telah menjangkau 100 desa di 10 kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

“Pendekatan kolaboratif yang dilakukan dalam program ini telah mendorong peningkatan kapasitas masyarakat secara signifikan mencapai lebih dari 43 persen. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Urip Utama Putra menjelaskan bahwa program difokuskan pada penguatan literasi iklim, pengembangan mata pencaharian berkelanjutan berbasis digital, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pendekatan yang praktis, inklusif, dan berkelanjutan. Implementasi program dilakukan melalui pengembangan pertanian adaptif dan agroforestry, pengelolaan sampah, penggunaan solar panel, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, hingga peningkatan kolaborasi multipihak.

Hingga triwulan pertama 2026, program menunjukkan kemajuan positif dalam penguatan kapasitas masyarakat. Pelatihan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, diversifikasi produk, serta pengembangan bisnis melalui Business Model Canvas (BMC) dan digital marketing telah dilakukan di berbagai desa sasaran.

Pada kategori penguatan literasi iklim, program telah menjangkau 2.036 peserta dengan keterlibatan perempuan sebesar 54,32 persen. Sementara itu, pada kategori penguatan literasi digital dan pengembangan UMKM, program menjangkau 215 peserta dengan keterlibatan perempuan mencapai 59,07 persen. Selain itu, sebanyak 70 rumah tangga sasaran di 10 desa prioritas juga menerima pendampingan teknis dan workshop pengembangan usaha, dengan 71,4 persen di antaranya merupakan usaha milik perempuan.

Selama kegiatan field visit, para stakeholder dari KLH/BPLH, UNOPS, perwakilan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, dan Sekretaris Dinas LPH Provinsi Sumatera Selatan meninjau berbagai aksi nyata di lapangan, mulai dari penanaman pohon sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, hingga pengembangan UMKM yang menjadi bagian dari penguatan ekonomi lokal.

“Kami mengunjungi beberapa lokasi intervensi, mulai dari lokasi penanaman pohon sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim, demonstrasi sistem pengelolaan sampah, melihat inovasi produk UMKM seperti opak, keripik, kopi, bawang goreng, jamur krispi, hingga produk non-pangan seperti kompos, maggot, eco-print, dan eco enzyme,” tutur Urip Utama Putra.

Kegiatan field visit juga diisi dengan demonstrasi kesiapsiagaan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Megang Sakti IV yang menunjukkan praktik pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui patroli, sosialisasi, serta teknik pembuatan sekat bakar.

“Melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan aksi iklim, pemberdayaan ekonomi, dan kolaborasi multipihak, ProKlim di Sumatera Selatan diharapkan dapat menjadi model pengembangan desa tangguh iklim yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lainnya,” tutup Urip Utama Putra.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trading Token Saham AS Makin Menarik, Bittime Siapkan Reward hingga Rp10 Juta

    Trading Token Saham AS Makin Menarik, Bittime Siapkan Reward hingga Rp10 Juta

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Bittime mencatat kepemilikan Tokenized US Stocks meningkat 106% dalam 48 jam setelah peluncuran flexible staking. Sejalan dengan penguatan ekosistem tokenisasi aset yang didorong OJK, Bittime menghadirkan Campaign Trading Token Saham AS dengan reward Tokenized SPACEX ($SPCXX) hingga Rp10 juta untuk mendorong adopsi investasi aset global. Pengembangan tokenisasi aset di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Otoritas […]

  • ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia

    ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    – Kemitraan ini membentuk kerangka kolaborasi strategis antara ZTE dan MoraRepublic untuk bersama-sama mengembangkan dan memperluas layanan Fixed Wireless Access (FWA) dan Fiber-to-the-Home (FTTH), dengan fokus pada peningkatan cakupan jaringan, kapasitas, kualitas layanan, dan pengalaman pelanggan di seluruh Indonesia. – Kolaborasi ini mendukung strategi pertumbuhan layanan broadband jangka panjang MoraRepublic dengan memanfaatkan keahlian global ZTE […]

  • Permintaan Safe Haven Meningkat, Harga Emas Diprediksi Terus Menguat

    Permintaan Safe Haven Meningkat, Harga Emas Diprediksi Terus Menguat

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Harga emas dunia diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan di pekan depan, didukung oleh kombinasi sentimen teknikal dan fundamental yang sama-sama mengarah ke prospek positif. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian (daily) masih berada dalam fase bullish, dengan potensi kenaikan yang tetap […]

  • Inspeksi Visual dan Thermal Jarak Jauh dengan DJI Zenmuse H30T

    Inspeksi Visual dan Thermal Jarak Jauh dengan DJI Zenmuse H30T

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Inspeksi aset industri dari jarak aman membutuhkan sistem yang bisa menghasilkan data visual dan thermal beresolusi tinggi tanpa mengharuskan tim berada di dekat aset. Flare stack, menara transmisi, dan fasilitas produksi aktif adalah contoh aset yang tidak bisa diinspeksi secara langsung tanpa risiko keselamatan yang signifikan. DJI Zenmuse H30T hadir sebagai payload inspeksi multi-sensor yang […]

  • Kunjungan Modi ke Indonesia: Mampukah Hubungan India-Indonesia Melompat Lebih Jauh?

    Kunjungan Modi ke Indonesia: Mampukah Hubungan India-Indonesia Melompat Lebih Jauh?

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Oleh Gurjit Singh* Jakarta — Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat menghadirkan peluang untuk mengangkat salah satu kemitraan strategis yang paling belum dimanfaatkan secara optimal di Asia. Sebagai dua negara demokrasi besar, kekuatan maritim, anggota G20, dan suara penting bagi Global South, India dan Indonesia selama ini […]

  • Pentingnya Detoks Mental dan Evaluasi Mandiri Bagi Trader di Akhir Pekan

    Pentingnya Detoks Mental dan Evaluasi Mandiri Bagi Trader di Akhir Pekan

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Aktivitas bertransaksi di pasar keuangan global merupakan pekerjaan yang membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi dan ketahanan mental yang kuat. Sepanjang lima hari kerja, seorang trader terus-menerus dihadapkan pada fluktuasi angka, rilis data ekonomi yang cepat, serta pengambilan keputusan dalam hitungan detik. Ketika bursa resmi ditutup pada hari Sabtu, momen ini menjadi kesempatan emas yang tidak boleh […]

expand_less