Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Bitcoin Terancam Merah Dua Bulan Beruntun, Peluang Rebound Masih Terbuka?

Bitcoin Terancam Merah Dua Bulan Beruntun, Peluang Rebound Masih Terbuka?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 28 Oktober 2026 – Harga Bitcoin (BTC) menghadapi potensi penurunan bulanan kedua berturut-turut pada Oktober 2026. Meski terkoreksi 4,10% sejak awal bulan, sejumlah indikator teknikal, perilaku investor, dan kondisi makroekonomi masih memberikan harapan bagi prospek jangka panjang aset kripto terbesar di dunia tersebut.

Laporan internal FLOQ, mengidentifikasi empat sinyal yang masih mendukung prospek positif Bitcoin. Namun, indikator tersebut belum memastikan bahwa harga telah mencapai titik terendah.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi harga perlu dilihat bersama indikator pasar lainnya untuk memahami arah pergerakan Bitcoin.

“Penurunan harga tidak selalu berarti tren jangka panjang telah berakhir. Namun, investor juga tidak sebaiknya terburu-buru menyimpulkan bahwa pasar sudah mencapai titik terendah. Penting untuk melihat apakah tekanan jual mulai mereda dan Bitcoin mampu mempertahankan level harga penting,” ucap Yudho.

Empat Sinyal yang Menopang Prospek Bitcoin

Sinyal pertama berasal dari analisis teknikal. Bitcoin tercatat diperdagangkan di sekitar US$79.935, atau sekitar 5% di atas rata-rata pergerakan harga 50 minggu yang berada di US$75.812. Level ini menjadi salah satu indikator untuk menilai apakah tren jangka panjang Bitcoin masih bertahan.

Kedua, pergerakan dana institusional menunjukkan gambaran yang beragam. Posisi net long manajer aset pada kontrak berjangka Bitcoin di CME turun sekitar 57% dari periode ketika Bitcoin mencapai rekor harga tertingginya. Namun, ETF Bitcoin spot Amerika Serikat dilaporkan telah menambah sekitar 87.000 BTC sejak titik terendah harga pada Juni 2026.

Ketiga, data on-chain menunjukkan perubahan perilaku investor. Glassnode mencatat sekitar 70% suplai Bitcoin milik pemegang jangka pendek masih berada dalam posisi untung, lebih rendah dibandingkan akhir September. Sementara itu, Santiment melaporkan jumlah dompet Bitcoin nonkosong berkurang sekitar 30.000 sejak 16 Oktober. Kondisi ini dapat mengindikasikan berkurangnya minat sebagian investor ritel, meski belum cukup untuk memastikan tekanan jual telah berakhir.

Keempat, kondisi fiskal Amerika Serikat turut menjadi perhatian. Utang pemerintah federal AS mencapai US$40,44 triliun pada 20 Oktober 2026, dengan defisit anggaran tahun fiskal 2026 sebesar US$1,99 triliun. Dalam jangka panjang, kekhawatiran terhadap inflasi dan daya beli mata uang fiat dapat memperkuat daya tarik Bitcoin sebagai aset dengan suplai terbatas. Namun, faktor ini tidak secara otomatis mendorong kenaikan harga dalam waktu dekat.

Menurut Yudho, keempat indikator tersebut perlu dibaca secara bersamaan, bukan dijadikan dasar tunggal untuk mengambil keputusan investasi.

“Prospek Bitcoin dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari struktur harga, arus dana institusional, perilaku investor, hingga kebijakan ekonomi global. Ketika beberapa indikator mulai membaik, itu bisa menjadi sinyal yang perlu dicermati, tetapi konfirmasi dari pergerakan pasar tetap penting,” jelasnya.

November Jadi Penentu Momentum Berikutnya

Secara historis, November cenderung menjadi bulan positif bagi Bitcoin. Data CoinGlass yang menunjukkan Bitcoin mencatatkan kenaikan pada sekitar 63% bulan November sejak 2010, dengan median kenaikan sebesar 10,26%.

Namun, pola tersebut tidak selalu berlaku setelah Oktober berakhir negatif. Dalam lima tahun ketika Bitcoin mengalami penurunan pada Oktober, harga hanya naik pada dua November berikutnya. Pada tahun sebelumnya, penurunan 3,95% pada Oktober bahkan diikuti koreksi 17,49% pada November.

Dalam jangka pendek, Santiment menilai penurunan berkelanjutan di bawah US$79.000 dapat menunda konfirmasi terbentuknya dasar harga. Sebaliknya, kenaikan kembali di atas US$82.500 dapat memperkuat indikasi pemulihan.

“Bitcoin masih memiliki sejumlah indikator yang mendukung prospek jangka panjang, tetapi risiko koreksi tetap ada. Investor perlu memperhatikan kemampuan harga bertahan di area dukungan serta perkembangan kondisi makroekonomi sebelum menilai apakah momentum pemulihan benar-benar terbentuk,” tutup Yudho.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Telkom AI Center Malang Dukung Pengembangan Skill Digital melalui Vibe Design with Canva AI

    Telkom AI Center Malang Dukung Pengembangan Skill Digital melalui Vibe Design with Canva AI

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kolaborasi Telkom AI Malang dan Nortis AI Academy Perkenalkan Pemanfaatan AI dalam Proses Kreatif Malang, 1 September 2026 – Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam desain tidak hanya tentang menghasilkan visual dengan lebih cepat, tetapi juga bagaimana AI dapat menjadi bagian dari workflow kreatif. Hal ini menjadi fokus kelas daring “Belajar Vibe Design with Canva AI” […]

  • Public

    Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Game Application and Technology BINUS UNIVERSITY Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Oktober 2026 – Menyusul kesuksesan besar penyelenggaraan tahun lalu yang menyita perhatian ribuan komunitas gim dan talenta kreatif, Jakarta Game Fest (JGF) 2026 kembali hadir di BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek. Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Game Application & Technology (GAT) Program dari School of Computer Science BINUS University, dengan membawa misi besar untuk […]

  • Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen

    Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, 14 September 2026 — Pasar modal Indonesia kedatangan hampir sepuluh juta pemilik rekening baru sepanjang tahun ini. Bursa Efek Indonesia mencatat jumlah Single Investor Identification (SID) menyentuh 30.274.265 pada 7 Agustus 2026, bertambah 48,78 persen dibandingkan akhir tahun lalu. Sekitar 54 persen di antaranya belum berusia 30 tahun. Kecepatan itu tidak diimbangi pemahaman. Data […]

  • UPH Festival 2026 Bekali Hampir 7.000 Mahasiswa Baru untuk Menemukan Jati Diri dan Panggilan sebagai Pemimpin Berdampak

    UPH Festival 2026 Bekali Hampir 7.000 Mahasiswa Baru untuk Menemukan Jati Diri dan Panggilan sebagai Pemimpin Berdampak

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Universitas Pelita Harapan (UPH) menghadirkan UPH Festival 2026 sebagai rangkaian penyambutan bagi hampir 7.000 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Kegiatan ini berlangsung pada 13–15 Agustus 2026 di Kampus Utama UPH Lippo Village, Tangerang, serta 10–12 Agustus 2026 di UPH Kampus Medan. Universitas Pelita Harapan (UPH) menghadirkan UPH Festival […]

  • KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

    KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan ekosistem logistik yang inklusif. Salah satunya diwujudkan melalui program kemitraan KALOG Express, yang hingga saat ini telah berkembang menjadi 264 titik kemitraan yang tersebar di berbagai wilayah operasional KAI Logistik di Jawa, Bali dan Sumatera Selatan. Program kemitraan tersebut […]

  • BRI BO Jatinegara Raih Juara 2 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

    BRI BO Jatinegara Raih Juara 2 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh BRI BO Jatinegara dengan meraih Juara 2 tingkat Region 6 dalam ajang BRILiaN DekorAksi Tahun 2026. Pencapaian ini menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung penuh kreativitas dan semangat kebersamaan. Keberhasilan BRI BO Jatinegara tidak terlepas dari kerja keras, kekompakan, serta kreativitas […]

expand_less