Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis

Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Melalui Rumah Tempe Higienis, pesantren tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga membekali santri dengan keterampilan untuk mandiri.

MAGETAN –  Aroma kedelai memenuhi Rumah Tempe Higienis di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (23/10/2026).

Di tempat itu, empat santri berbagi tugas mengolah biji kedelai menjadi tempe mulai dari menggiling kedelai, mencampurkan ragi, mengemas, hingga menunggu proses fermentasi. Setiap tahapan dikerjakan dengan cara yang higienis untuk menghasilkan tempe yang berkualitas.

Bagi Abu Samsudin, 29, kegiatan tersebut bukan sekadar pekerjaan memproduksi bahan pangan. Sejak bergabung pada Agustus 2026, Rumah Tempe Higienis menjadi tempatnya belajar keterampilan baru sekaligus memperoleh penghasilan yang lebih menjanjikan.

Sebelumnya, Samsudin menjalankan usaha kebab bersama temannya. Namun, penghasilan dari usaha kuliner itu tidak menentu. Ada kalanya dagangan ramai pembeli, tetapi tak jarang pula sepi. Kondisi tersebut mendorongnya mencari peluang lain hingga akhirnya bergabung dengan Rumah Tempe Higienis.

Di tempat itu, ia mendapatkan pelatihan pembuatan tempe higienis selama tiga hari dari Pemimpin Pondok Pesantren Tahfiz Quran Taruna Al-Qolam Medan sekaligus mitra FKS Foundation, Ustaz Ari Handoko. Pelatihan tersebut menjadi awal proses belajarnya. Ia berulang kali mencoba dan memperbaiki proses produksi hingga mampu menghasilkan tempe sesuai harapan.

“Memproduksi tempe kadang gagal, tetapi sekarang sering berhasil dan saya senang. Apalagi anak-anak doyan makan tempe mentah. Masyarakat juga bisa membeli tempe, mereka suka dengan tempe buatan kami,” ujar Samsudin.

Lebih Sejahtera

Ia mengaku lebih sejahtera setelah bergabung dengan Rumah Tempe Higienis dibandingkan ketika menjalankan usaha kebab. Selain memperoleh penghasilan, ia juga mendapatkan pengetahuan baru yang bisa menjadi bekal untuk mengembangkan usaha di masa mendatang.

Samsudin tidak bekerja sendirian. Dalam kegiatan produksi, dia dibantu delapan santri. Para santri yang mengikuti program tersebut mendapatkan potongan biaya selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro.

Keterlibatan santri menjadi bagian dari upaya pesantren memadukan pendidikan agama dengan keterampilan kewirausahaan. Melalui Rumah Tempe Higienis, pesantren tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga membekali santri dengan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka menyelesaikan pendidikan.

Kepala Rumah Tempe Higienis Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Ustaz Hasan Syarif, mengatakan fasilitas tersebut mampu memproduksi sekitar 1,3 ton tempe per bulan. Sebagian besar hasil produksi digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur pesantren, sedangkan sekitar 5% dipasarkan kepada masyarakat setempat.

“Ada empat orang yang bekerja rutin untuk memproduksi tempe.  Mereka juga dibantu delapan orang santri dalam memproduksi tempe,” ujar Hasan kepada wartawan.

Dia mengatakan kapasitas produksi akan ditingkatkan secara bertahap agar mampu memenuhi kebutuhan pangan sekitar 20.000 santri.

Hasan berharap keterampilan yang diperoleh para santri tidak berhenti di lingkungan pesantren. Ketika lulus dan kembali ke daerah masing-masing, mereka diharapkan mampu membuka usaha sendiri, khususnya sebagai produsen tempe atau pelaku usaha aneka olahan berbahan dasar tempe.

Menyiapkan Regenerasi Perajin Tempe

Rumah Tempe Higienis Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro merupakan salah satu program FKS Empower untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui potensi lokal.

VP of Corporate Communications and Sustainability FKS Group, Beatrice, menjelaskan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan berbasis pesantren.

Dia mengatakan, FKS Foundation melakukan hal yang sama di lima ponpes lainnya dalam kurun 3 tahun terakhir antara lain di Medan, dua ponpes di Rembang, Kediri dan Madiun.

Program tersebut tidak berhenti pada produksi tempe. FKS Empower juga mendorong kreativitas santri melalui pengembangan aneka produk olahan berbasis kedelai, seperti nugget tempe, rolade tempe, kukis, dan produk lainnya. (*)

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Furniture Kantor Custom atau Beli Jadi, Mana yang Masuk Akal?

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Furniture kantor beli jadi memang lebih praktis, tetapi ukurannya yang tidak sesuai dapat menyebabkan ruang terbuang dan mengurangi kapasitas kantor. Furniture custom bisa menjadi pilihan lebih efisien karena memaksimalkan penggunaan ruang, sehingga biaya perlu dinilai dari manfaat jangka panjang, bukan hanya harga per unit. Katalog sudah di tangan, harga per unit terlihat jelas, dan pengiriman […]

  • Semarak Hari Pelanggan Nasional, Pemimpin Cabang BRI BO Cut Mutiah Sambut Nasabah dengan Hangat

    Semarak Hari Pelanggan Nasional, Pemimpin Cabang BRI BO Cut Mutiah Sambut Nasabah dengan Hangat

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Cut Mutiah menghadirkan momen spesial bagi para nasabah yang datang ke banking hall untuk melakukan berbagai transaksi perbankan. Peringatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan. Berbeda dari pelayanan pada umumnya, momentum Hari Pelanggan Nasional dimanfaatkan jajaran BRI BO Cut Mutiah untuk memberikan […]

  • Top Up EA Sports untuk Mendukung Pengembangan Tim dan Pemain

    Top Up EA Sports untuk Mendukung Pengembangan Tim dan Pemain

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Bermain game sepak bola terasa lebih seru ketika karakter yang dimainkan terus berkembang dan memiliki pemain terbaik. Setiap pemain tentu ingin membangun skuad kuat agar mampu bersaing di berbagai mode pertandingan. Salah satu cara mempercepat perkembangan tim adalah melalui top up EA Sports untuk mendapatkan item premium yang dibutuhkan. Mari simak artikel di bawah ini. […]

  • Public

    Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Memiliki cicilan berarti sebagian penghasilan perlu dialokasikan secara rutin untuk memenuhi kewajiban pembayaran. Karena itu, pengelolaan keuangan perlu disesuaikan agar kebutuhan sehari-hari, tabungan, dan cicilan tetap dapat berjalan beriringan. Salah satu langkah awal adalah mengetahui jumlah seluruh cicilan yang harus dibayar setiap bulan. Dengan begitu, kamu bisa melihat berapa bagian dari penghasilan yang sudah dialokasikan […]

  • Dumdumz Jadi Magnet Baru di CFD Jakarta, Tarik Antusiasme Ratusan Pengunjung

    Dumdumz Jadi Magnet Baru di CFD Jakarta, Tarik Antusiasme Ratusan Pengunjung

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, Juni 2026 – Aktivasi Dumdumz dalam gelaran Car Free Day (CFD) Sudirman sukses menarik perhatian masyarakat dan menghadirkan pengalaman interaktif yang menghibur bagi para pengunjung. Sejak pagi hari, area aktivasi Dumdumz dipadati pengunjung yang ingin mencoba berbagai permainan serta berinteraksi langsung dengan karakter unik yang menjadi identitas brand tersebut. Mengusung konsep monster yang menakutkan […]

  • TMG Hotel Tebet dan Child Go Beyond Dorong Tumbuh Kembang Anak Melalui Program Edukatif Interaktif “Little Wonders”

    TMG Hotel Tebet dan Child Go Beyond Dorong Tumbuh Kembang Anak Melalui Program Edukatif Interaktif “Little Wonders”

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Juni 2026 – Di tengah meningkatnya kebutuhan orang tua akan aktivitas yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendukung perkembangan anak, TMG Hotel Tebet bekerja sama dengan Child Go Beyond menghadirkan Little Wonders, sebuah program edukatif interaktif yang dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui pengalaman belajar yang kreatif dan menyenangkan. Diselenggarakan di TMG […]

expand_less