Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Didukung Likuiditas yang Solid, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Juli 2026

Didukung Likuiditas yang Solid, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Juli 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 24 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan telah menyiapkan seluruh dana yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban pelunasan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 Seri B yang akan jatuh tempo pada 11 Juli 2026. Kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga disiplin keuangan sekaligus mempertahankan kepercayaan investor terhadap kinerja dan tata kelola perusahaan.

Obligasi Seri B yang akan dilunasi memiliki nilai pokok sebesar Rp 303 miliar. Selain pembayaran pokok, BRI Finance juga telah mengalokasikan dana untuk memenuhi kewajiban pembayaran bunga sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dana pelunasan akan tersedia dalam rekening kas dan setara kas perusahaan sebelum tanggal jatuh tempo, serta akan disetorkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai mekanisme yang berlaku.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Pemenuhan kewajiban kepada investor merupakan bagian dari komitmen BRI Finance dalam menjaga kredibilitas perusahaan di pasar modal. Kesiapan dana untuk pelunasan obligasi ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki perencanaan likuiditas yang baik serta didukung oleh fundamental bisnis yang sehat.”

BRI Finance dalam hal ini secara konsisten mengelola struktur pendanaan agar tetap optimal, sejalan dengan kebutuhan ekspansi bisnis maupun kewajiban jangka pendek dan jangka panjang perusahaan.

“Kami akan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengelola pendanaan sehingga perusahaan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas aset, serta pemenuhan seluruh kewajiban kepada para pemangku kepentingan,” ungkap Dhani.

Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 diterbitkan melalui penawaran umum dengan target penghimpunan dana sebesar Rp500 miliar yang terbagi ke dalam dua seri. Seri A memiliki tenor 370 hari kalender, sedangkan Seri B diterbitkan dengan tenor tiga tahun sejak tanggal emisi. Dana hasil penerbitan obligasi tersebut telah dimanfaatkan untuk memperkuat struktur pendanaan perusahaan guna mendukung pertumbuhan pembiayaan yang berkelanjutan.

Melalui kesiapan pelunasan obligasi ini, BRI Finance menegaskan komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, menjaga kesehatan keuangan, serta memenuhi setiap kewajiban kepada investor secara tepat waktu sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan pasar terhadap perusahaan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Anggaran renovasi sering membengkak karena sejumlah biaya penting tidak diperhitungkan sejak awal, sehingga kualitas material dan pekerjaan finishing terpaksa dikurangi. Perencanaan anggaran yang matang bersama kontraktor berpengalaman dapat membantu mengantisipasi risiko biaya dan menjaga hasil renovasi tetap sesuai rencana. Angka di awal terlihat aman, bahkan masih bersisa. Tiga bulan kemudian pemilik menambah dana dua kali, […]

  • Alasan Business Management & Marketing Unggul di International Undergraduate Program

    Alasan Business Management & Marketing Unggul di International Undergraduate Program

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Di era bisnis yang semakin kompetitif dan  terhubung secara global, membangun karier di bidang manajemen dan pemasaran tidak lagi terbatas oleh lokasi atau negara. Dengan memilih  international undergraduate program yang  tepat,kamu dapat mengembangkan kemampuan  bisnis, strategi pemasaran, serta wawasan internasional yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar global.   Salah satu pilihan yang menawarkan kombinasi  tersebut adalah Business Management & Marketing di BINUS International. Program ini mengintegrasikan ilmu manajemen dan marketing dalam kurikulum berstandar internasional sekaligus menghadirkan pengalaman  belajar global yang dapat mendukung kesuksesan karier di masa depan. Yuk, simak apa saja keunggulan yang ditawarkan program ini di artikel berikut!  1. Membentuk mindset global yang kritis1. Membentuk mindset global yang kritis  Selama berkuliah di program studi Business Management & Marketing BINUS International, kamu akan dibekali pemahaman mendalam mengenai kondisi pasar, tren industri, dan perilaku konsumen di berbagai negara sehingga mampu menyusun strategi bisnis dan pemasaran yang lebih tepat sasaran.   Melalui kurikulum berstandar internasional, pendekatan lintas budaya, pemanfaatan analitik bisnis, serta berbagai kesempatan memperoleh pengalaman global seperti student exchange dan double degree, mahasiswa dilatih untuk berpikir strategis, adaptif, dan siap menghadapi tantangan bisnis di tingkat internasional.  2. Kerja sama dengan berbagai kampus bergengsi di luar negeri2. Kerja sama dengan berbagai kampus bergengsi di luar negeri  Business Management & Marketing BINUS International memiliki jaringan kerja sama yang luas dengan berbagai universitas terkemuka di dunia. Kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman belajar internasional sekaligus memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai praktik bisnis global.   Siapa saja mitra tersebut? Beberapa contohnya adalah Queensland University of Technology (QUT), Macquarie University, dan Royal […]

  • Public

    Tujuh Stasiun Daop 2 Bandung Jadi Simpul Mobilitas Yang Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Jabar

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Rabu, 30 September 2026 Tujuh Stasiun Daop 2 Bandung Jadi Simpul Mobilitas Yang Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Jabar Bandung (Jawa Barat), 30 September 2026 – Mobilitas masyarakat perkotaan membutuhkan sistem transportasi yang terintegrasi, mudah diakses, dan saling terhubung. Dalam konteks tersebut, stasiun kereta api tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik dan […]

  • Memahami Koreksi Teknis: Strategi Menemukan Titik Entri Terbaik di Pasar Emas

    Memahami Koreksi Teknis: Strategi Menemukan Titik Entri Terbaik di Pasar Emas

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Dalam mengarungi perdagangan instrumen keuangan global, melihat grafik harga komoditas yang melonjak tajam sering kali memicu dorongan psikologis yang kuat untuk segera membuka posisi beli. Fenomena yang dikenal sebagai ketakutan akan kehilangan momentum (fear of missing out) ini kerap kali menjebak para pelaku pasar untuk masuk di tingkat harga yang sudah terlalu tinggi. Padahal, pasar […]

  • Belajar untuk Berdampak, Joshua Raymond Hartono Buktikan Pentingnya Terus Mengembangkan Diri

    Belajar untuk Berdampak, Joshua Raymond Hartono Buktikan Pentingnya Terus Mengembangkan Diri

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta – Bagi sebagian mahasiswa, kelulusan menjadi akhir dari perjalanan akademik. Namun bagi Joshua Raymond Hartono, momen WISUDA-75 BINUS University justru menjadi awal dari fase baru untuk terus belajar dan memberikan kontribusi. Lulusan Information Systems BINUS @Alam Sutera, ini resmi menjadi bagian dari 4.758 wisudawan dan wisudawati yang dilantik pada 8–9 Agustus 2026 di Jakarta […]

  • Bukan Hanya Biaya, Developer Mulai Pertimbangkan Efisiensi dan Ketahanan Sistem Pintu

    Bukan Hanya Biaya, Developer Mulai Pertimbangkan Efisiensi dan Ketahanan Sistem Pintu

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Biaya tetap menjadi faktor penting dalam proyek konstruksi. Namun, keputusan terhadap komponen bangunan semakin perlu melihat nilai yang diberikan sepanjang masa penggunaan, termasuk ketahanan, kebutuhan perawatan, biaya penggantian, dan performa. Perubahan cara melihat biaya ini membuat pemilihan komponen bangunan tidak cukup hanya membandingkan harga pembelian awal. Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Indeks Kemahalan Konstruksi 2025 […]

expand_less