Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Dukung Swasembada Pangan, PTPN Group dan PT KUAB Kembangkan Ekosistem Kedelai Nasional

Dukung Swasembada Pangan, PTPN Group dan PT KUAB Kembangkan Ekosistem Kedelai Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Utusan Khusus Presiden RI, Hashim S. Djojohadikusumo, menyambut baik sinergi antara Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan PT Karya Unggulan Anak Bangsa (KUAB) dalam mendukung pengembangan kedelai nasional. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi menuju swasembada kedelai sekaligus mengoptimalkan potensi lahan pertanian di Indonesia.

Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman mengenai pemanfaatan lahan dan pengembangan budidaya kedelai dari hulu hingga hilir, dengan salah satu fokus utama membangun Pusat Pengembangan Benih Kedelai yang diharapkan dapat mendukung ketersediaan benih berkualitas bagi pengembangan kedelai nasional.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT KUAB, Prof. Ali Zum Mashar, dan Direktur Aset PTPN III (Persero), Agung Setya Imam Efendi, disaksikan oleh Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, serta Hashim S. Djojohadikusumo.

“Saya kira ini sangat strategis untuk swasembada pangan kedelai. Saya menyampaikan terima kasih kepada PTPN. Ini suatu kerja sama yang sangat strategis untuk bangsa Indonesia,” ujar Hashim dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara PTPN Group dan PT KUAB di Jakarta, Jumat (11/09/2026).

Hashim berharap pengembangan kedelai nasional dapat mendorong tercapainya swasembada dalam waktu sekitar tiga hingga empat tahun. Ia juga melihat peluang besar untuk membangun ekosistem perbenihan kedelai yang dapat mendukung koperasi dan petani di berbagai wilayah Indonesia.

“Hendaknya, kita bisa swasembada kedelai ini mungkin dalam waktu 3–4 tahun. Dan saya kira maksud kita adalah untuk menyuplai, memasok benih ke koperasi atau ke banyak petani di seluruh Indonesia. Karena banyak lahan di Indonesia yang sangat cocok untuk kedelai,” ujarnya.

Program tersebut sejalan dengan agenda strategis Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional, termasuk upaya menuju swasembada kedelai yang diprakarsai oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman.

Sebagai BUMN yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan sektor perkebunan nasional, PTPN Group berkomitmen mendukung berbagai program prioritas Pemerintah di bidang ketahanan pangan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui optimalisasi aset dan kapabilitas perusahaan serta pengembangan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun ekosistem kedelai nasional yang produktif dan berkelanjutan.

Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, mengatakan bahwa Holding Perkebunan Nusantara akan menjalankan fungsi koordinasi dan fasilitasi untuk memastikan sinergi antarentitas PTPN Group berjalan secara terarah, terukur, dan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“PTPN Group siap mengambil peran dalam mendukung pengembangan kedelai nasional melalui kolaborasi yang terukur dan berbasis kelayakan. Program ini akan dijalankan secara bertahap agar model bisnis, produktivitas, kesiapan lahan, serta keberlanjutannya dapat diuji dan dievaluasi secara objektif,” kata Denaldy.

Menurut Denaldy, PTPN Group memiliki pengalaman dalam pengelolaan perkebunan, kapabilitas operasional, serta potensi aset yang dapat disinergikan dengan teknologi, varietas, pendanaan, dan kemampuan budidaya yang dimiliki PT KUAB.

Dalam rencana kerja sama tersebut, PTPN I, PTPN IV PalmCo, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) akan berperan sesuai dengan kepemilikan serta pengelolaan lahan masing-masing. PTPN IV PalmCo juga akan mendukung transfer pengetahuan, pengembangan budidaya, serta penyerapan kedelai untuk kebutuhan penanaman berikutnya.

Sementara itu, PT KUAB akan berperan dalam pelaksanaan budidaya, penyediaan teknologi dan varietas kedelai MIGO, pendanaan, serta transfer pengetahuan dalam pelaksanaan program.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Direksi dan perwakilan entitas PTPN I, PTPN IV PalmCo, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Potensi Pengembangan Mencapai 4.800 Hektare

Rencana kerja sama mencakup sejumlah lokasi indikatif di lingkungan PTPN Group dengan total potensi pengembangan sekitar 4.800 hektare. Lokasi tersebut meliputi Kebun Jalupang di Kabupaten Subang, Kebun Pasir Badak di Kabupaten Sukabumi, Kebun Cikumpay di Kabupaten Purwakarta, Kebun Cibungur di Kabupaten Sukabumi, Kebun Cisalak Baru di Kabupaten Lebak, serta areal PG Jatitujuh di Kabupaten Majalengka.

Pengembangan tersebut juga diarahkan untuk mendukung terbentuknya Pusat Pengembangan Benih Kedelai sebagai salah satu fondasi dalam membangun ekosistem kedelai nasional. Melalui inisiatif ini, kolaborasi tidak hanya mencakup aspek budidaya, tetapi juga penguatan sistem perbenihan yang diharapkan dapat direplikasi dan dikembangkan bersama koperasi serta petani di berbagai daerah.

Inisiatif ini juga sejalan dengan rencana Pemerintah untuk mendorong pengembangan kedelai nasional, termasuk rencana penugasan kepada PTPN Group dalam pengembangan kedelai hingga seluas 250 ribu hektare secara bertahap sampai dengan tahun 2029. Kolaborasi PTPN Group dan PT KUAB diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dalam membangun kesiapan ekosistem, model pengembangan, serta kapasitas produksi yang diperlukan untuk mendukung agenda tersebut.

Nota Kesepahaman ini menjadi landasan awal bagi para pihak untuk melakukan kajian lebih mendalam terhadap aspek teknis, produktivitas, model bisnis, kesiapan lahan, serta keberlanjutan program.

Sebelum penandatanganan Nota Kesepahaman, PTPN Group dan PT KUAB telah melakukan kunjungan serta pemeriksaan lapangan di sejumlah calon lokasi budidaya. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pembahasan kesesuaian lahan, pemetaan areal usulan, serta penyusunan rancangan kerja sama.

Melalui kolaborasi ini, PTPN Group menegaskan komitmennya sebagai BUMN penggerak sektor perkebunan untuk terus mendukung program-program strategis Pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Sinergi PTPN Group dan PT KUAB diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kedelai nasional yang terintegrasi, mulai dari pengembangan benih, budidaya, hingga penguatan kapasitas petani, guna mendukung percepatan terwujudnya swasembada kedelai Indonesia.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drone DJI Matrice 4E untuk Survei dan Pemetaan Presisi

    Drone DJI Matrice 4E untuk Survei dan Pemetaan Presisi

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Survei topografi dan pemetaan area luas membutuhkan drone yang bisa menghasilkan data orthophoto dan model 3D dengan akurasi centimeter secara efisien. Drone yang tidak dilengkapi sensor survey-grade dan sistem koreksi posisi yang tepat menghasilkan data yang tidak bisa digunakan sebagai deliverable operasional. DJI Matrice 4E hadir sebagai drone compact untuk survei dan pemetaan yang mengintegrasikan […]

  • Public

    WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Oktober 2026 – Osteoporosis merupakan kondisi ketika kepadatan dan kualitas tulang menurun sehingga tulang menjadi lebih rapuh dan rentan mengalami patah tulang. Penyakit ini sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas hingga terjadi patah tulang.[1] Secara global, diperkirakan lebih dari 500 juta orang hidup dengan osteoporosis, di mana sekitar 1 dari 3 perempuan […]

  • CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

    CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 September 2026 – Upaya Amerika Serikat membangun kerangka regulasi komprehensif untuk industri aset digital kembali menemui hambatan. Digital Asset Market Clarity Act atau CLARITY Act gagal melaju dalam voting prosedural di Senat AS pada 15 September 2026 setelah tidak berhasil mencapai ambang 60 suara yang dibutuhkan untuk melanjutkan pembahasan. Voting tersebut bukan merupakan […]

  • Gandeng Basarnas, SUCOFINDO Perkuat Kompetensi Tanggap Darurat Inspektor di Lingkungan Kelautan dan Perairan

    Gandeng Basarnas, SUCOFINDO Perkuat Kompetensi Tanggap Darurat Inspektor di Lingkungan Kelautan dan Perairan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Denpasar, (22/8) – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) menyelenggarakan pelatihan Medical First Responder (MFR) bagi para inspektor perusahaan. Kegiatan yang difasilitasi oleh IDSurvey Institute ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan tanggap darurat pegawai, khususnya dalam menghadapi situasi kedaruratan di lingkungan kerja kelautan dan perairan, yang […]

  • Celebrity Fitness 2.0, Evolusi Baru Fitness di Mall Of Indonesia

    Celebrity Fitness 2.0, Evolusi Baru Fitness di Mall Of Indonesia

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Mall of Indonesia (MOI) terus memperkuat pengalaman lifestyle dengan hadirnya Celebrity Fitness yang resmi dibuka pada 10 September 2026 Mall of Indonesia (MOI) terus memperkuat pengalaman lifestyle dengan hadirnya Celebrity Fitness  yang resmi dibuka pada 10 September 2026. Berlokasi di lantai 2 Mall of Indonesia, klub terbaru ini menjadi lokasi pertama yang memperkenalkan Celfit 2.0, […]

  • Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

    Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sumargo Films bersama LYTO Pictures merilis official trailer & poster Baby Udon pada 3 Agustus 2026 di Senayan City XXI, Jakarta, mengangkat kisah nyata Fanny Kondoh dan mendiang suaminya, Hajime. Jakarta, 13 Agustus 2026 – Rumah produksi Sumargo Films berkolaborasi dengan LYTO Pictures secara resmi merilis official trailer dan official poster untuk film drama layar […]

expand_less