Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Harga Emas Masih Volatil, Dupoin Futures Soroti Risiko Koreksi XAU/USD

Harga Emas Masih Volatil, Dupoin Futures Soroti Risiko Koreksi XAU/USD

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Harga emas dunia diperkirakan masih bergerak volatil pada perdagangan hari Kamis (27/8), dengan risiko koreksi yang perlu diwaspadai pelaku pasar. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga emas atau XAU/USD pada timeframe H1 masih belum menunjukkan konfirmasi kuat untuk melanjutkan kenaikan. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai kegagalan harga menembus resistance utama menjadi salah satu faktor yang dapat membuka ruang bagi pelemahan dalam jangka pendek.

Menurut analisis Dupoin Futures, XAU/USD saat ini masih menghadapi area resistance kuat di kisaran 4.649 hingga 4.672 dolar AS. Zona tersebut dipandang sebagai area supply yang berpotensi kembali memicu tekanan jual apabila harga tidak mampu menembusnya secara meyakinkan. Dupoin Futures menilai bahwa selama harga belum berhasil ditutup di atas zona tersebut, momentum bullish masih belum cukup kuat untuk mengonfirmasi keberlanjutan tren naik.

Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menjelaskan, kegagalan harga menembus resistance menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar. Dalam kondisi seperti ini, seller masih memiliki peluang untuk kembali mengambil kendali setelah harga mengalami penguatan sebelumnya. Karena itu, Dupoin Futures memperkirakan ruang koreksi masih terbuka apabila XAU/USD kembali tertahan di area 4.649–4.672 dolar AS.

Dalam skenario yang diproyeksikan Dupoin Futures, apabila harga emas gagal melewati zona supply tersebut, XAU/USD berpotensi bergerak turun menuju support terdekat di level 4.583 dolar AS. Level ini menjadi area penting yang perlu diperhatikan karena dapat menentukan apakah koreksi hanya berlangsung sementara atau berkembang menjadi pelemahan yang lebih dalam. Dupoin Futures menilai respons harga di sekitar support tersebut akan menjadi salah satu indikator penting bagi arah pergerakan emas berikutnya.

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures melihat pergerakan emas masih dipengaruhi oleh dinamika dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Sebelumnya, pelemahan dolar dan penurunan yield menjadi katalis positif yang membantu menopang harga emas. Kondisi tersebut membuat emas relatif lebih menarik karena opportunity cost untuk memegang aset yang tidak memberikan bunga menjadi lebih rendah. Namun, Dupoin Futures menilai katalis tersebut kini menghadapi tantangan dari perkembangan data ekonomi AS.

Salah satu perhatian utama pasar adalah data Personal Consumption Expenditures atau PCE Amerika Serikat yang tercatat lebih tinggi dari ekspektasi. Menurut Dupoin Futures, data inflasi yang lebih kuat dapat memengaruhi ekspektasi investor terhadap arah kebijakan Federal Reserve. Apabila tekanan inflasi masih persisten, peluang The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat dapat meningkat, yang pada akhirnya berpotensi memberikan dukungan terhadap dolar AS dan yield obligasi.

Kondisi tersebut menjadi risiko bagi harga emas. Dupoin Futures menjelaskan bahwa penguatan dolar AS biasanya memberikan tekanan terhadap komoditas yang dihargai dalam mata uang tersebut, termasuk emas. Di sisi lain, kenaikan imbal hasil obligasi juga dapat mengurangi daya tarik emas karena investor memiliki alternatif aset yang menawarkan return. Kombinasi kedua faktor tersebut berpotensi memperbesar tekanan terhadap XAU/USD apabila sentimen hawkish kembali mendominasi pasar.

Perhatian investor kini beralih ke Jackson Hole yang menjadi salah satu agenda penting bagi pasar keuangan global. Menurut Dupoin Futures, pernyataan pejabat Federal Reserve dalam forum tersebut dapat menjadi katalis penting bagi pergerakan emas. Pasar akan mencermati apakah komentar yang disampaikan cenderung hawkish atau dovish, terutama terkait prospek suku bunga dan perkembangan inflasi Amerika Serikat.

Dupoin Futures menilai pernyataan Kevin Warsh menjadi salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi ekspektasi pasar. Apabila komentar yang muncul mengindikasikan bahwa The Fed masih perlu mempertahankan kebijakan ketat untuk mengendalikan inflasi, dolar AS berpotensi kembali menguat dan memberikan tekanan terhadap emas. Sebaliknya, jika muncul sinyal dovish, tekanan terhadap dolar dan yield dapat mereda sehingga memberikan ruang bagi XAU/USD untuk kembali menguat.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas masih memiliki risiko koreksi pada perdagangan hari ini. Selama XAU/USD belum mampu menembus dan bertahan di atas resistance 4.649–4.672 dolar AS, Dupoin Futures melihat peluang pelemahan menuju support 4.583 masih terbuka. Namun, volatilitas diperkirakan tetap tinggi karena pasar masih menunggu katalis fundamental berikutnya.

Bagi pelaku pasar, Dupoin Futures menyarankan perhatian khusus terhadap pergerakan harga di sekitar resistance dan support tersebut. Jika XAU/USD mampu menembus resistance secara valid, skenario bullish berpotensi kembali menguat. Sebaliknya, kegagalan menembus zona supply dapat memperbesar peluang koreksi menuju 4.583 dolar AS. Dengan demikian, menurut Dupoin Futures, arah dolar AS, pergerakan yield obligasi, data inflasi, serta sinyal kebijakan Federal Reserve akan menjadi faktor utama yang menentukan pergerakan harga emas dalam jangka pendek.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggal Kembar Nggak Cuma Soal Diskon, Ini 5 Keseruan Berburu Smartphone di 9.9

    Tanggal Kembar Nggak Cuma Soal Diskon, Ini 5 Keseruan Berburu Smartphone di 9.9

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, September 2026 – Momentum tanggal kembar seperti 9.9 kini bukan lagi sekadar waktu untuk berburu diskon. Kehadiran live shopping membuat pengalaman belanja online semakin interaktif, mulai dari melihat produk lebih dekat, berinteraksi langsung dengan creator, hingga mendapatkan berbagai penawaran yang hadir selama sesi berlangsung. Menyambut momentum 9.9 tahun ini, itel Indonesia menghadirkan rangkaian aktivitas […]

  • KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026, Mobilitas Masyarakat Terus Terjaga

    KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026, Mobilitas Masyarakat Terus Terjaga

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat 0,99% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 3.448.622 penumpang, menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus terjaga terhadap layanan transportasi berbasis kereta api di wilayah Medan dan Yogyakarta. Di wilayah Sumatera Utara, layanan KA Srilelawangsa mencatat […]

  • Strategi Pendanaan yang Pruden Jaga Kinerja BRI Finance di Tengah BI Rate Tinggi

    Strategi Pendanaan yang Pruden Jaga Kinerja BRI Finance di Tengah BI Rate Tinggi

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 Juni 2026 – Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75% menjadi salah satu faktor yang terus dicermati oleh pelaku industri pembiayaan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran. Di tengah dinamika tersebut, perusahaan pembiayaan dituntut untuk semakin adaptif […]

  • Kripto Makin Populer, OJK Ingatkan Investor Tak Sekadar Kejar Cuan

    Kripto Makin Populer, OJK Ingatkan Investor Tak Sekadar Kejar Cuan

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, 31 Agustus 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi masyarakat di tengah pesatnya perkembangan industri aset digital dan kripto di Indonesia, termasuk meningkatnya minat terhadap aset seperti Bitcoin. Terbaru, OJK menerbitkan Buku Saku Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto 2.0 sebagai panduan bagi masyarakat untuk memahami ekosistem, regulasi hingga berbagai risiko yang mengiringi […]

  • Kepastian Produksi Tambang, Kontribusi Dividen dan Penerimaan Guna Perkuat Kedaulatan

    Kepastian Produksi Tambang, Kontribusi Dividen dan Penerimaan Guna Perkuat Kedaulatan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepastian produksi di sektor pertambangan dinilai menjadi faktor krusial dalam menjaga kontribusi industri mineral dan batu bara terhadap penerimaan negara. Di tengah upaya memperkuat hilirisasi dan kemandirian ekonomi nasional, keberlanjutan investasi serta kepastian operasional sektor pertambangan menjadi modal penting untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI […]

  • Public

    16ᵗʰ UOB Painting Of The Year Hadir Kembali di ASHTA

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    ASHTA District 8 di Jakarta Selatan kembali memperkuat komitmennya terhadap perkembangan seni dan kreativitas dengan menjadi partner 16th UOB Painting of the Year (POY) (Indonesia). ASHTA District 8 di Jakarta Selatan kembali memperkuat komitmennya terhadap perkembangan seni dan kreativitas dengan menjadi partner 16ᵗʰ UOB Painting of the Year (POY) (Indonesia). Memasuki tahun kedua sebagai partner […]

expand_less