Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Akselerasi Peremajaan Sawit Petani di Riau Perkuat Implementasi Program B50

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Akselerasi Peremajaan Sawit Petani di Riau Perkuat Implementasi Program B50

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pekanbaru – PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mengakselerasi peremajaan sawit petani di Riau sebagai bagian mendukung implementasi program B50 atau kebijakan mandatori pemerintah Indonesia yang mewajibkan campuran bahan bakar solar dengan 50 persen biodiesel berbahan baku minyak sawit.

Hingga akhir 2025, PTPN IV PalmCo tercatat telah melangsungkan peremajaan sawit petani Riau mencapai 12.600 hektare. Peremajaan tersebut dilangsungkan PTPN IV PalmCo melalui entitasnya PTPN IV Regional III secara berkelanjutan, diawali dari program revitalisasi perkebunan pada 2012 dan dilanjutkan dengan peremajaan sawit rakyat (PSR) pada 2019 hingga saat ini.

Sementara sepanjang 2026 ini, entitas kembali menargetkan program peremajaan sawit yang terus dilangsungkan secara berkelanjutan mencapai 4.500 ha di Bumi Lancang Kuning.

“Insya Allah, sampai akhir tahun ini program peremajaan sawit di Riau dapat mencapai 17.100 Ha. Alhamdulillah progresnya sangat baik, dan rekan-rekan petani juga sangat antusias terhadap program PSR ini,” kata Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Jumat (19/6).

Guna mewujudkan target tersebut, lanjut Bambang, PTPN IV Regional III melalui Distrik Petani Mitra terus menggesa setiap tahapan, mulai dari pendataan luasan, verifikasi, hingga penerbitan rekomendasi teknis (Rekomtek).

Program peremajaan sawit rakyat (PSR) yang dilangsungkan PTPN IV sendiri merupakan salah satu inisiatif perusahaan perkebunan milik negara tersebut untuk memangkas ketimpangan produktivitas sawit petani dan sawit perusahaan yang cukup dalam.

Sebagai perbandingan, berdasarkan data yang dirangkum dari berbagai sumber, rerata produktivitas sawit petani Indonesia saat ini berkisar 7-12 ton per hektare pertahun. Sementara, produktivitas sawit korporasi mampu menyentuh angka lebih dari 20 ton perhektare pertahun.

Untuk itu, peremajaan sawit menjadi inisiatif penting guna memangkas ketimpangan dan mendongkrak sawit petani sehingga produktivitas yang dihasilkan kian optimal.

Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Riau itu menjelaskan, saat ini produktivitas sawit petani mitra PTPN IV Regional III yang telah melangsungkan peremajaan berhasil meningkat signifikan. Sebagai contoh, petani mitra yang tergabung dalam koperasi dan melangsungkan peremajaan melalui program revitalisasi mampu menghasilkan produktivitas mencapai 29,10 ton/Ha/tahun.

Senada, ribuan petani mitra yang mengikuti program PSR dengan usia sawit TM-3 mampu mencatat hasil produktivitas mencapai 23,94 ton/Ha/tahun, jauh di atas standar yang ditetapkan oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sebesar 19 ton/Ha/tahun.

Lebih jauh, ia menuturkan bahwa program peremajaan sawit yang terus didorong Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa tersebut diharapkan menjadi langkah penting untuk mendukung kebijakan pemerintah yang segera menerapkan kebijakan B50 awal Juli 2026 mendatang.

“Kami ingin turut ambil bagian dan berkontribusi meningkatkan produksi CPO nasional dengan memperkuat petani sawit sehingga produksi rekan-rekan petani meningkat dan pada akhirnya bisa mendukung kebijakan pemerintah untuk menjadikan sawit sebagai sumber energi baru terbarukan,” jelas Bambang.

Implementasi kebijakan biodiesel B50 sendiri direncanakan mulai berlaku pada 1 Juli 2026 dan berpotensi menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun sepanjang tahun ini. Penghematan tersebut berasal dari berkurangnya kebutuhan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar seiring peningkatan penggunaan campuran biodiesel berbasis sawit.

Secara keseluruhan, PTPN IV Regional III diketahui telah melangsungkan kemitraan plasma mencapai 56.500 hektare yang melibatkan tidak kurang dari 28.000 petani sejak perusahaan berdiri.

Saat ini, ribuan petani mitra tersebut telah melangsungkan peremajaan guna mengganti sawit renta mereka dengan tanaman baru yang lebih produktif. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan PSR tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) yang selama ini menjadi mitra strategis perusahaan.

“Kami juga didukung oleh teman-teman Aspekpir dalam mengakselerasi program ini, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Selain program peremajaan, PTPN IV Regional III juga aktif mendukung peningkatan produktivitas petani melalui penyediaan bibit unggul bersertifikat. Sejak program tersebut diluncurkan pada 2019, entitas telah menyalurkan sedikitnya 2,56 juta bibit sawit unggul kepada 8.900 petani.

Bambang menuturkan bahwa keberhasilan kemitraan PTPN IV karena pola kemitraan yang dibangun dengan mengedepankan pola single management yang transparan telah menumbuhkan kepercayaan.

Melalui pola tersebut, kultur teknis petani mitra akan setara dengan standar tinggi perusahaan, mulai dari penumbangan sawit renta, pemanfaatan bibit sawit unggul bersertifikat, proses penanaman, pemupukan, hingga pemeliharaan untuk diterapkan di areal peremajaan sawit masyarakat.

Selanjutnya, PTPN IV juga turut menyiapkan bibit sawit unggul bersertifikat hingga pendampingan dan penguatan kelembagaan koperasi serta pelatihan kepada para petani sehingga mampu meningkatkan kemampuan dan pengetahuan petani dalam mewujudkan perkebunan berkelanjutan.

Dengan target perluasan PSR serta dukungan bibit unggul dan penguatan aspek keberlanjutan, PTPN IV Regional III optimistis sektor sawit rakyat di Riau dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap program keberlanjutan serta memperkuat pendapatan petani sawit.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Bitcoin dan Nasdaq Futures Melemah, Ketegangan AS-Iran Kembali Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah berhasil menembus level psikologis US$80.000 pada perdagangan Jumat, 18 September 2026. Kenaikan tersebut juga diikuti sejumlah aset kripto lainnya, meski pasar sebelumnya menghadapi tekanan akibat keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan gagalnya rancangan undang-undang Clarity Act di Senat Amerika Serikat. Mengutip Yahoo Finance, Bitcoin (BTC) mencapai level tertinggi […]

  • Public

    Perkuat Budaya Keselamatan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Tingkatkan Kesiapsiagaan Pekerja Hadapi Keadaan Darurat

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Oktober 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) memperkuat kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi kondisi darurat melalui kegiatan Awareness dan Pelatihan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dilaksanakan di Kantor Pemadam Kebakaran Sektor 2 Koja, Jakarta Utara. Kegiatan ini diikuti oleh pekerja PSL bersama sejumlah pekerja anak usaha sebagai bagian dari upaya meningkatkan […]

  • Public

    Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Oktober 2026 — Aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan di tengah dinamika pasar global. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto mencapai Rp23,16 triliun pada Agustus 2026, meningkat 12,87% secara bulanan. Pada periode yang sama, jumlah konsumen aset kripto telah mencapai 23,21 juta akun. Pertumbuhan tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap aset […]

  • Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi

    Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Indonesia tengah menghadapi masalah kedaruratan senyap (silent emergency) berupa kelaparan tersembunyi (hidden hunger). Dipicu oleh defisiensi zat besi kronis, kondisi ini melahirkan lonjakan angka anemia di berbagai penjuru Nusantara. Padahal, para pakar kesehatan publik menilai bahwa intervensi paling strategis untuk mengatasinya adalah lewat fortifikasi beras. JAKARTA — Indonesia tengah menghadapi masalah kedaruratan senyap (silent emergency) […]

  • BRI Finance Dekatkan Layanan Pembiayaan Kendaraan melalui Mini Expo di Kantor Pusat BRI Sudirman

    BRI Finance Dekatkan Layanan Pembiayaan Kendaraan melalui Mini Expo di Kantor Pusat BRI Sudirman

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) segara gencar menghadirkan program spesial menarik bagi karyawan dan nasabah BRI melalui penyelenggaraan Mini Expo Kendaraan di Kantor Pusat BRI Sudirman, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung sejak 10 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang ini, menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk semakin mendekatkan layanan pembiayaan […]

  • Akselerasi Produktivitas Mahasiswa Bali, Seminar ‘AI Connect’ Kupas Tuntas Pemanfaatan NotebookLM

    Akselerasi Produktivitas Mahasiswa Bali, Seminar ‘AI Connect’ Kupas Tuntas Pemanfaatan NotebookLM

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Seminar AI Connect di Bali mengenalkan pemanfaatan NotebookLM kepada mahasiswa sebagai solusi AI untuk meringkas dokumen, menganalisis data, dan meningkatkan produktivitas. Denpasar 27 Juli – Dalam upaya mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang praktis dan terarah di dunia akademik maupun profesional, program inisiatif AI Connect sukses diselenggarakan pada Jumat (10/7). Mengusung tema “AI for […]

expand_less