Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » IHSG Termurah Sejak 2008, Dr. Dhiraj Kelly Ingatkan Investor Ritel: Murah Belum Tentu Aman

IHSG Termurah Sejak 2008, Dr. Dhiraj Kelly Ingatkan Investor Ritel: Murah Belum Tentu Aman

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ancaman penurunan status Indonesia oleh MSCI memicu aksi jual terdalam dalam hampir tiga dekade. Dr. Dhiraj Kelly mengajak investor ritel memeriksa tiga variabel risiko sebelum menambah posisi.

JAKARTA, 30 Oktober 2026 – Valuasi saham Indonesia kini berada di level termurah sejak krisis keuangan global 2008. Namun, praktisi keuangan dan edukator manajemen risiko Dr. Dhiraj Kelly menilai harga murah bukan alasan cukup untuk langsung membeli. Menurutnya, tekanan jual saat ini sebagian besar datang dari mekanisme indeks global, bukan semata dari memburuknya kinerja perusahaan.

Turun Kelas Dua Tingkat Sekaligus

Pada 15 Oktober 2026, MSCI membuka konsultasi untuk mereklasifikasi indeks MSCI Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Keputusan final dijadwalkan paling lambat akhir Juni 2027. Langkah ini lebih berat dari peringatan Januari lalu, yang hanya menyebut kemungkinan turun ke Frontier Market.

Pasar bereaksi keras. IHSG anjlok 12% pada Jumat setelah pengumuman, lalu turun lagi 3,6% pada Senin berikutnya. Goldman Sachs memperkirakan pengeluaran penuh dari indeks Emerging Market bisa memicu arus keluar dana pasif sekitar US$5,6 miliar.

Akar masalah yang disorot MSCI adalah transparansi kepemilikan saham dan keandalan data free float. Otoritas merespons dengan menaikkan batas minimum free float dari 7,5% menjadi 15%, membuka data pemilik manfaat akhir (UBO), dan merinci klasifikasi investor.

Agenda terdekat yang dipantau pasar adalah pengumuman review indeks MSCI pada 11 November 2026, dengan perubahan berlaku mulai 1 Desember 2026.

Murah Belum Tentu Aman

Dr. Dhiraj Kelly menilai investor ritel perlu memahami dari mana tekanan jual berasal. Dana pasif global yang mengikuti indeks MSCI bekerja berdasarkan aturan, bukan berdasarkan prospek bisnis emiten.

“Ketika sebuah negara turun kelas di indeks global, dana yang mengikuti indeks itu tidak bertanya apakah perusahaannya bagus. Mereka wajib menyesuaikan portofolio. Jadi saham yang fundamentalnya baik pun bisa ikut terjual,” ujar Dr. Dhiraj Kelly.

Menurutnya, pertanyaan yang lebih penting bagi investor ritel bukan apakah saham sedang murah, melainkan apakah ia siap menahan posisi selama ketidakpastian berlangsung hingga keputusan final MSCI.

“Diskon besar sering terlihat seperti kesempatan. Tapi kalau uang yang dipakai adalah dana darurat, atau ukuran posisinya membuat Anda panik saat turun 30% lagi, itu bukan strategi. Itu menangkap pisau yang sedang jatuh,” katanya.

Dr. Dhiraj Kelly merangkum tiga variabel yang perlu diperiksa sebelum menambah posisi saham di tengah tekanan saat ini:

Free float dan likuiditas. Saham dengan porsi publik tipis atau transaksi sepi lebih rentan terdampak penyesuaian indeks.Sumber dana. Hanya gunakan dana yang tidak dibutuhkan dalam jangka menengah, bukan dana darurat atau dana kebutuhan.Ukuran posisi. Tentukan batas kerugian yang sanggup ditanggung sebelum membeli, bukan setelah harga bergerak.

“Prinsip saya sama dalam kondisi pasar apa pun: lindungi modal dulu, baru kejar keuntungan,” tutup Dr. Dhiraj Kelly.

Video Lengkap

Pembahasan lengkap Dr. Dhiraj Kelly mengenai ancaman penurunan status MSCI dan dampaknya bagi investor ritel dapat disimak di kanal YouTube resminya:

Tonton: https://www.youtube.com/watch?v=rij2RuRmLAY

Kanal resmi: youtube.com/@dhirajkelly

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Telkom AI Center Aceh Mengasah Kemampuan dan Skill Data untuk Persiapan Karir di bidang Artificial Intelligence

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Telkom AI Center Aceh menggelar workshop penguatan skill dan pengalaman di bidang data engineering sebagai salah satu persiapan menghadapi dunia kerja berbasis Artificial Intelligence (AI) Banda Aceh, 30 September 2026 – Telkom AI Center Aceh kembali menyelenggarakan workshop tentang Kecerdasan Buatan kepada pemuda Aceh yang kali ini mengambil topik tentang pentingnya meningkatkan skill di bidang […]

  • Dari Udara ke Lapangan, Polda NTT Gerak Cepat Tangani Gempa Flores, Evakuasi, Buka Akses, hingga Pastikan Bantuan Tiba

    Dari Udara ke Lapangan, Polda NTT Gerak Cepat Tangani Gempa Flores, Evakuasi, Buka Akses, hingga Pastikan Bantuan Tiba

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kupang, 15 Agustus 2026 – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi, langsung direspons Pemerintah Provinsi NTT bersama Polda NTT dan Forkopimda. Penanganan difokuskan pada penyelamatan korban, pendataan, pemetaan kerusakan, serta memastikan akses menuju wilayah terdampak tetap terbuka. Gubernur NTT, Melkianus Laka Lena, mengatakan pemerintah langsung meminta seluruh daerah […]

  • Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

    Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi saat harga aset kripto bergerak naik maupun turun, menghadirkan program Bittime Futures Position Boost sebagai bagian dari upaya memperkenalkan fitur futures kepada pengguna. Bittime Futures, platform futures Bittime yang memungkinkan pengguna mengambil posisi saat harga aset kripto bergerak naik maupun turun, menghadirkan program Bittime Futures […]

  • Public

    Native Grup Perkuat Jejak di Industri F&B Lewat Inovasi dan Ekspansi Bisnis

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Industri food and beverage (F&B) di Indonesia terus berkembang seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin mengutamakan pengalaman dalam menikmati makanan dan minuman. Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, pelaku usaha dituntut untuk terus berinovasi, tidak hanya melalui produk, tetapi juga konsep, pelayanan, serta strategi pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Industri food and beverage (F&B) […]

  • Barantum Hadirkan AI Agent untuk Semua Channel, Bukan WhatsApp Saja

    Barantum Hadirkan AI Agent untuk Semua Channel, Bukan WhatsApp Saja

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. AI Agent mulai digunakan bisnis untuk membantu melayani pelanggan secara otomatis. Teknologi ini dapat […]

  • Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026

    Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026 Jakarta (28/06), PT Jasa Marga (Persero) Tbk siap menyiagakan seluruh lini operasional di jaringan jalan tol Jasa Marga Group dalam mengantisipasi potensi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode libur sekolah Juni-Juli 2026. Jasa Marga memastikan kesiapsiagaan personel, penguatan kapasitas transaksi di gerbang tol, pematangan skenario […]

expand_less