Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026

Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Partisipasi Indonesia Buka Pintu Kemitraan Industri dengan Eurasia

Kehadiran Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 membuka akses langsung bagi investor dan pelaku usaha Eurasia untuk menjajaki peluang kemitraan industri di Indonesia, yang kini bergerak di bawah kerangka kebijakan industri baru, Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN). INNOPROM 2026 yang akan berlangsung pada 6-9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia, menjadi titik temu antara pelaku industri Eurasia dan ekosistem industrialisasi Indonesia yang tengah bertransformasi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi hanya menawarkan potensi pasar, tetapi juga menghadirkan arah pembangunan industri yang jelas dan terukur. “Melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional, Indonesia membangun fondasi industri yang lebih kuat, modern, dan berkelanjutan. Kami membuka ruang yang luas bagi kemitraan internasional yang mampu menghadirkan investasi berkualitas, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas industri nasional,” ujarnya.

SBIN merupakan respon Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terhadap perubahan ekonomi global yang semakin cepat, mulai dari percepatan digitalisasi, transisi energi, hingga pergeseran rantai pasok global, sekaligus menjadi peta jalan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Strategi ini berpijak pada visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dan menjadi panduan utama dalam menjalankan industrialisasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. SBIN akan menjalankan empat prioritas yang membuka ruang kemitraan bagi investor Eurasia di berbagai sektor industri Indonesia. Empat pilar prioritas tersebut termasuk penguatan produksi manufaktur bernilai tambah lebih dari sumber daya alam, penguasaan teknologi industri melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, industrialisasi hijau dan pengembangan sumber daya manusia industri.

Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. “Tujuan utama keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 adalah untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. Pada pameran ini, Indonesia akan memperkenalkan SBIN yang memungkinkan Indonesia untuk membangun ekosistem manufaktur yang terstruktur, transparan, dan lebih terbuka bagi kolaborasi internasional,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta (24/6).

Indonesia memasuki INNOPROM 2026 dengan posisi yang kuat sebagai negara manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Nilai Tambah Manufaktur (Manufacturing Value Added/MVA) Indonesia mencapai USD 265 miliar, menempatkan Indonesia pada peringkat ke-13 dunia. Ekspor manufaktur nonmigas Indonesia hingga Agustus 2025 mencapai USD 147,9 miliar atau hampir 80 persen dari total ekspor nasional. Basis industri inilah yang menjadi fondasi konkret dari kehadiran Indonesia di Ekaterinburg. Partisipasi Indonesia di INNOPROM 2026 akan membawa lebih dari 50 pelaku industri yang siap membuka peluang kemitraan yang konkret bagi pelaku industri dan investor di Eurasia. Terdapat empat peluang kerja sama utama yang ditawarkan Indonesia kepada mitra Eurasia. Pertama, kemitraan teknologi dan alih teknologi bagi perusahaan yang memiliki keunggulan di bidang mesin industri, sistem otomasi, petrokimia, dan material untuk berkolaborasi dengan industri nasional yang sedang mempercepat modernisasi proses produksinya melalui zona paviliun industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika (ILMATE) serta industri kimia, farmasi, dan tekstil (IKFT). Kedua, peluang investasi langsung di kawasan industri yang telah siap beroperasi dan dikelola secara profesional, dengan dukungan kepastian regulasi yang diperkuat melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN).

Ketiga, kerja sama dalam pengembangan rantai pasok hilirisasi komoditas strategis seperti nikel, bauksit, tembaga, kobalt, dan lithium yang membuka kebutuhan besar akan teknologi pengolahan dan rekayasa material. Keempat, kolaborasi di sektor agro dan pangan bernilai tambah melalui zona paviliun AGRO, yang menawarkan peluang kemitraan di bidang teknologi pengolahan pangan, logistik, hingga perluasan akses distribusi dan pasar. Melalui partisipasi sebagai Official Partner Country, Indonesia tidak hanya menampilkan capaian industrinya, tetapi juga menawarkan kerangka kerja sama yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dengan dukungan SBIN, INNOPROM 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan investasi, transfer teknologi, serta kemitraan industri jangka panjang yang memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai manufaktur global.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saham Apple Bersiap Hadapi Kejutan September, iPhone Lipat Jadi Katalis Baru

    Saham Apple Bersiap Hadapi Kejutan September, iPhone Lipat Jadi Katalis Baru

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Saham Apple Inc. (AAPL) memasuki September 2026 dengan perhatian investor yang semakin besar. Perusahaan dijadwalkan menggelar acara peluncuran produk pada 9 September dengan tema “Surprise and Shine”. Meski Apple belum mengungkap seluruh produk yang akan diperkenalkan, investor dan pasar menaruh ekspektasi tinggi terhadap kehadiran lini iPhone terbaru, termasuk potensi iPhone lipat pertama Apple. Menurut laporan […]

  • Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

    Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Kulit bayi yang kering dan kasar sering memunculkan pertanyaan yang mirip dari banyak orang tua. Berikut lima yang paling sering, beserta penjelasan singkatnya. 1. Kenapa kulit bayi cepat kering lagi padahal sudah dioleskan pelembap? Karena skin barrier (lapisan pelindung terluar) pada bayi masih berkembang. Bila barrier lemah, kelembapan di permukaan mudah menguap kembali, sehingga kulit […]

  • Jelang Final Piala Presiden 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun

    Jelang Final Piala Presiden 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Kamis, 6 Agustus 2026 Jelang Final Piala Presiden 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Bandung (Jawa Barat), 6 Agustus 2026 – Menjelang pertandingan Final Piala Presiden 2026 antara PERSIB Bandung melawan Persebaya Surabaya yang akan berlangsung pada Kamis (6/8) malam di Bali, PT Kereta Api […]

  • Universitas Swasta Terbaik Indonesia, BINUS University Perkuat Akses Pendidikan Global di Berbagai Daerah

    Universitas Swasta Terbaik Indonesia, BINUS University Perkuat Akses Pendidikan Global di Berbagai Daerah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA, 11 Juli 2026 – Pemerataan kualitas pendidikan tinggi menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Di tengah perubahan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi yang semakin cepat, akses terhadap pendidikan berkualitas tidak lagi hanya menjadi kebutuhan kota-kota besar, tetapi juga wilayah yang tengah berkembang di berbagai daerah […]

  • Jumlah Pengguna Meningkat, LRT Jabodebek Perkuat Kompetensi Train Attendant

    Jumlah Pengguna Meningkat, LRT Jabodebek Perkuat Kompetensi Train Attendant

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Meningkatnya jumlah pengguna LRT Jabodebek mendorong perusahaan terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan kompetensi Train Attendant sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan pengguna selama perjalanan. Sepanjang tahun 2026, LRT Jabodebek rata-rata melayani 115.095 pengguna pada hari kerja dan 45.436 pengguna pada akhir pekan, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang rata-rata melayani […]

  • Public

    Prediksi Emas Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Penguatan Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Harga emas hari ini berpotensi melanjutkan tren pelemahan setelah kembali gagal menembus zona resistance US$4.200–US$4.226. Dalam analisis Dupoin Futures, penolakan harga di area tersebut membentuk Swing High baru dan membuka peluang koreksi menuju zona support US$4.102–US$4.065. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih perlu diwaspadai selama harga belum mampu menembus resistance utama. Geraldo Kofit, analis […]

expand_less