Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Industri aset kripto Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan sepanjang 2026. Peningkatan nilai transaksi, bertambahnya jumlah konsumen, serta penguatan regulasi menjadi penopang perkembangan ekosistem aset digital nasional.

Jakarta, 13 Juli 2026  – Industri aset kripto Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan sepanjang 2026. Peningkatan nilai transaksi, bertambahnya jumlah konsumen, serta penguatan regulasi menjadi penopang perkembangan ekosistem aset digital nasional.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto di pasar spot mencapai Rp122,02 triliun secara year-to-date hingga Mei 2026. Pada Mei saja, transaksi tercatat sebesar Rp23,01 triliun, naik tipis 0,11 persen dibandingkan April 2026 sebesar Rp22,98 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, mengatakan kepercayaan konsumen terhadap industri masih terjaga.

“Di tengah fluktuasi nilai transaksi yang terjadi, kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital termasuk aset kripto Indonesia masih terjaga dengan baik,” ujar Adi dalam Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK hasil Rapat Dewan Komisioner Bulan Juni 2026, Selasa (7/7/2026).

OJK juga mencatat jumlah akun konsumen aset kripto telah mencapai 22,4 juta akun hingga Mei 2026. Jumlah itu tumbuh 3,17 persen secara month-to-date.

Pasar Domestik Tetap Tumbuh

Pertumbuhan industri di Indonesia berlangsung ketika pasar kripto global masih mengalami tekanan. Laporan CoinGecko Q1 2026 mencatat kapitalisasi pasar kripto global turun 20,4 persen secara kuartalan menjadi US$2,4 triliun.

Volume perdagangan spot pada 10 bursa kripto terpusat terbesar dunia juga turun 39,1 persen menjadi US$2,7 triliun. Namun, kapitalisasi stablecoin tetap bertahan di sekitar US$309,9 miliar, menunjukkan likuiditas pasar masih terjaga.

Kondisi tersebut menunjukkan pasar Indonesia masih memiliki daya tahan dan ruang ekspansi, terutama dengan basis pengguna yang terus bertambah. 

BTSE Indonesia Siap Ramaikan Industri

Melihat potensi pasar tersebut mendorong BTSE Group meluncurkan BTSE Indonesia melalui joint venture dengan PT Aset Kripto Internasional. Perusahaan ini merupakan hasil rebranding NVX dan telah memperoleh izin OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital.

Dalam kerja sama tersebut, BTSE Group menyediakan infrastruktur perdagangan, teknologi, dan likuiditas. Sementara itu, tim lokal akan berfokus pada akuisisi pengguna, pemasaran, penjualan, serta kemitraan strategis.

Chief Strategy Officer BTSE Indonesia, Stephanie Kusnadi, menilai perpaduan antara pemahaman pasar lokal dan dukungan teknologi global menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menghadirkan layanan perdagangan aset digital yang aman, kompetitif, serta sesuai dengan regulasi di Indonesia.

“Dengan keahlian lokal yang mendalam serta dukungan dari salah satu exchange global terkemuka, BTSE Indonesia berada pada posisi yang unik untuk menghadirkan platform perdagangan yang aman, kompetitif, dan sepenuhnya mematuhi regulasi lokal,” ujar Stephanie.

Dorong Kolaborasi dan Program Pengguna

BTSE Indonesia juga akan berkolaborasi dengan regulator, komunitas, dan pelaku industri untuk memperkuat edukasi serta pengembangan ekosistem kripto nasional.

Perusahaan menyiapkan biaya perdagangan yang lebih rendah di Indonesia, rewards pengguna baru dengan total nilai hingga US$330, program afiliasi yang cukup kompetitif di Industri dan referral tertinggi di industri. Selain itu, BTSE Indonesia juga mempunyai lebih dari 200+ aset (tersedia dalam pairings IDR dan USDT), serta layanan deposit seperti QRIS, OVO dan VA bank lainnya dan khusus pengguna baru, akan langsung mendapatkan $20 BTSE Cash in rewards. Pengguna juga bisa mendapatkan rewards melalui activity “First Trade Experience” cukup dengan memberikan pengalaman pertamanya menggunakan aplikasi BTSE Indonesia. BTSE Indonesia sudah tersedia di Apps Store dan Google Play Store. 

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Region 6 Hadir di Media Gathering Bersama Media Partner

    BRI Region 6 Hadir di Media Gathering Bersama Media Partner

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan Media Gathering BRI Region 6, Region 7, dan Region 8 bersama para media partner BRI yang diselenggarakan pada Rabu, 24 Juni 2026 di Vilo Gelato Hang Tuah, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara BRI dan insan media sekaligus memperkuat komunikasi positif mengenai kinerja, […]

  • ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang

    ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 Juli 2026 — ORIJIN JAPANESE DINING di Sari Pacific Jakarta, Autograph Collection dengan bangga menghadirkan Japanese Brunch in the City, pengalaman bersantap setiap hari Minggu yang menghadirkan cita rasa autentik Jepang sekaligus merayakan warisan kuliner restoran yang telah berdiri sejak tahun 1976. Japanese Brunch in the City menawarkan beragam hidangan khas Jepang melalui […]

  • Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer

    Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Di tahun 2026, peta persaingan mobile game Indonesia diramaikan oleh variasi genre yang makin beragam. Meski platform sandbox dan casual game terus meraih jutaan unduhan baru, genre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) seperti Mobile Legends: Bang Bang tetap mengukuhkan posisinya sebagai salah satu judul dengan komunitas terbesar dan basis penggemar paling aktif di Tanah Air. […]

  • Dari Stasiun MRT hingga Car Free Day: Cara Prudential Syariah Merayakan yang Nomor Satu di Hati Keluarga Indonesia

    Dari Stasiun MRT hingga Car Free Day: Cara Prudential Syariah Merayakan yang Nomor Satu di Hati Keluarga Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Bagi keluarga Indonesia, momen paling berharga sering kali justru yang paling sederhana: berjalan bersama di pagi hari, tertawa lepas, atau sekadar berkumpul tanpa terburu-buru. Namun momen seperti itu kerap terlewat di tengah rutinitas yang padat. Di pekan Hari Anak Nasional ini, Prudential Syariah memilih hadir tepat di tengah momen-momen tersebut — bukan lewat pesan yang […]

  • Memulihkan Akun Setelah ‘Lose Streak’: Langkah Taktis Mengembalikan Kepercayaan Diri dalam Trading

    Memulihkan Akun Setelah ‘Lose Streak’: Langkah Taktis Mengembalikan Kepercayaan Diri dalam Trading

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Mengalami kerugian dalam aktivitas transaksi pasar finansial global merupakan sebuah keniscayaan yang pasti akan dihadapi oleh setiap pelaku pasar, tanpa memandang tingkat pengalaman mereka. Namun, situasi akan menjadi sangat menantang secara mental ketika kerugian tersebut datang secara berturut-turut dalam waktu singkat, atau yang sering dikenal dengan istilah lose streak. Fenomena ini tidak hanya menggerus nilai […]

  • Saatnya Indonesia dan India Memperkuat Kemitraan yang Saling Menguntungkan

    Saatnya Indonesia dan India Memperkuat Kemitraan yang Saling Menguntungkan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Oleh Primus Dorimulu* Jakarta — Indonesia dan India telah berbagi sejarah selama ribuan tahun. Kini saatnya kedua negara tidak hanya mewarisi masa lalu yang luar biasa tersebut, tetapi juga bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik, sehingga keduanya mampu memainkan peran yang semakin penting di panggung global. Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 7 […]

expand_less