Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Melalui pembahasan ini, pemerintah berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan skema pembiayaan perumahan bagi MBT. Dengan demikian, masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh fasilitas KPR yang tersedia dapat memperoleh kesempatan lebih luas untuk memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

Jakarta, 3 November 2026 – Pemerintah bersama asosiasi pengembang perumahan membahas pengembangan skema pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung (MBT), yakni kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodasi oleh program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang tersedia saat ini. Upaya ini dilakukan untuk memperluas akses kepemilikan rumah melalui skema pembiayaan yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kemampuan ekonomi masyarakat.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat di Gedung Kantor Pos Ibukota, Kantor Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Jakarta. Rapat dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choiroel, serta dipimpin oleh Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, bersama Staf Khusus Kementerian PKP. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan asosiasi pengembang, di antaranya Realestat Indonesia (REI), Pengembang Indonesia, Himperra, dan APERSI.

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choiroel, menekankan pentingnya dukungan dan kolaborasi seluruh asosiasi pengembang untuk meningkatkan kapasitas produksi serta memperkuat pemasaran dan sosialisasi perumahan. “Kita harus terus bekerja keras dan berpikir progresif untuk mendorong pencapaian program perumahan. Dukungan asosiasi pengembang sangat penting untuk meningkatkan kapasitas produksi dan membantu pemasaran serta sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menekankan perlunya integrasi berbagai sumber daya ekonomi untuk membangun ekosistem pembiayaan perumahan yang lebih inklusif. Menurutnya, pengembangan skema pembiayaan perlu melibatkan pemerintah, perbankan, sektor swasta, dan pengembang agar akses kepemilikan rumah dapat menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum terlayani. “Yang paling penting adalah bagaimana kita mengintegrasikan seluruh sumber daya ekonomi Indonesia, baik pemerintah maupun swasta, sehingga ekosistem perumahan dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Heru.

Berdasarkan data BP Tapera periode 2025 hingga 9 Oktober 2026, dari total 456.029 penerima manfaat FLPP, sebanyak 93,7 persen merupakan masyarakat berpenghasilan hingga Rp8 juta per bulan. Rinciannya, 28,07 persen memiliki penghasilan hingga Rp4 juta, 45,29 persen berpenghasilan Rp4 juta hingga Rp6 juta, dan 20,34 persen berpenghasilan Rp6 juta hingga Rp8 juta. Sementara itu, kelompok berpenghasilan di atas Rp8 juta mencapai 6,3 persen dari total penerima manfaat.

Data tersebut menunjukkan adanya ruang pengembangan pembiayaan perumahan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan di atas Rp8 juta yang belum sepenuhnya terakomodasi oleh skema FLPP. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pembiayaan yang mempertimbangkan preferensi, daya beli, serta kapasitas finansial kelompok masyarakat tersebut.

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah juga menyoroti perlunya pengembangan skema pembiayaan yang dapat menjembatani kebutuhan masyarakat di antara kelompok penerima KPR subsidi dan kelompok yang mampu mengakses KPR komersial. Skema baru diharapkan memberikan alternatif pembiayaan yang lebih terjangkau sekaligus memperluas segmen masyarakat yang dapat memiliki rumah.

Selain pengembangan skema pembiayaan, rapat turut membahas pentingnya integrasi dukungan pemerintah, perbankan, pengembang, dan sektor swasta. Sejumlah masukan dari asosiasi pengembang disampaikan, antara lain terkait penyesuaian batas harga rumah berdasarkan karakteristik wilayah, kepastian regulasi, insentif perpajakan, serta peningkatan kapasitas penyediaan hunian.

Melalui pembahasan ini, pemerintah berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan skema pembiayaan perumahan bagi MBT. Dengan demikian, masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh fasilitas KPR yang tersedia dapat memperoleh kesempatan lebih luas untuk memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Kick Off Sportartcular, Semarakkan Peringatan HUT ke-31 BRI

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan Kick Off Sportartcular yang diselenggarakan di Kantor Pusat BRI sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 BRI. Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun semangat kebersamaan, mempererat solidaritas, serta menumbuhkan budaya hidup sehat di lingkungan pekerja BRI. Rombongan kontingen BRI Region 6 dipimpin langsung oleh […]

  • BRI Finance Catat Pertumbuhan Laba 174% pada Semester I 2026

    BRI Finance Catat Pertumbuhan Laba 174% pada Semester I 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) membukukan kinerja positif sepanjang Semester I 2026 dengan mencatat pertumbuhan laba sebesar 174% secara year-on-year (YoY). Pencapaian tersebut didorong oleh pertumbuhan pembiayaan konsumer yang meningkat lebih dari 198% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di tengah dinamika industri otomotif nasional. Corporate Secretary BRI Finance, […]

  • Bank Raya Dorong Mahasiswa dan UMKM Lebih Produktif lewat Pemanfaatan Bank Digital

    Bank Raya Dorong Mahasiswa dan UMKM Lebih Produktif lewat Pemanfaatan Bank Digital

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya terus mendorong peningkatan literasi keuangan digital di masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif. Kali ini, Bank Raya kembali menghadirkan program Inspiraya dengan tema “Financial Wellness di Era Digital: Atur Uang Sesuai Tujuan, Hidup Lebih Tenang”. Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya terus mendorong peningkatan […]

  • BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat

    BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Dalam rangka memastikan keberlangsungan operasional dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan bisnis, BRI Branch Office Tanah Abang melaksanakan kegiatan Simulasi Business Continuity Management (BCM) yang melibatkan pekerja dari berbagai fungsi dan unit kerja. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi komitmen BRI dalam menjaga kontinuitas layanan kepada nasabah serta memastikan proses bisnis tetap berjalan secara […]

  • Public

    Hobi Baru, Pengeluaran Baru: Cara Mengatur Keuangan agar Tetap Bisa Menikmati Hidup

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Punya hobi baru sering kali menjadi cara menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Ada yang mulai belajar fotografi, mengikuti kelas memasak, mencoba olahraga baru, hingga merencanakan perjalanan ke tempat yang sudah lama ingin dikunjungi. Namun, setiap aktivitas tentu membutuhkan biaya. Peralatan, biaya kelas, keanggotaan, hingga kebutuhan transportasi bisa menjadi pengeluaran tambahan yang perlu diperhitungkan. Jika tidak […]

  • Public

    Sundaland Heritage Barbeque Dinner di Rà Suites Simatupang, Pilihan BBQ Dinner Setiap Jumat di Jakarta Selatan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Pilihan Barbeque Dinner untuk Keluarga, Teman, dan Kolega. Mencari barbeque dinner di Jakarta Selatan untuk menikmati malam Jumat bersama keluarga, sahabat, atau kolega? Rà Suites Simatupang menghadirkan Sundaland Heritage Barbeque Dinner, pengalaman makan malam bertema heritage yang memadukan aneka hidangan barbeque, seafood, live grill, dan live music dalam satu suasana yang hangat dan berkesan. Hadir […]

expand_less