Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Soroti Kedaulatan Digital Pengusaha Perempuan di UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards, DA (Trainer & CEO) Tegaskan Komitmen Inklusif Sanggabiz

Soroti Kedaulatan Digital Pengusaha Perempuan di UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards, DA (Trainer & CEO) Tegaskan Komitmen Inklusif Sanggabiz

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Berkompetisi dalam ajang UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards kategori Leadership Commitment, Dwi Andi Rohmatika (DA), Trainer sekaligus CEO Sanggabiz, mengangkat sebuah prinsip penting: kepemimpinan perempuan yang berdaya tidak cukup hanya ditopang oleh penggunaan teknologi, tetapi juga oleh kepemilikan dan kendali digital.

Yogyakarta, 2 September 2026 — Kedaulatan digital bukan sekadar isu administratif, melainkan wujud nyata dari kesetaraan gender dan agensi ekonomi perempuan. Hal inilah yang disoroti secara tajam oleh Dwi Andi Rohmatika (“DA”), Trainer sekaligus CEO Sanggabiz, seiring dengan partisipasinya dalam ajang bergengsi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards untuk kategori Leadership Commitment.

Komitmen kepemimpinan ini berakar dari pengalaman personal DA yang tumbuh di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah. Ia menyaksikan langsung bagaimana ibunya ditolak saat mengajukan pinjaman setelah menjadi janda, yang mengungkap masalah struktural di mana perempuan kerap dianggap tidak utuh secara finansial tanpa validasi dari figur laki-laki. Realitas inilah yang mendorong misinya untuk membangun sistem agar perempuan, ibu, dan UMKM milik perempuan bisa mengakses pendanaan, pengetahuan, pasar, dan teknologi.

Realitas di lapangan menunjukkan bahwa perempuan menghadapi hambatan yang berlapis, mulai dari terbatasnya akses modal, rendahnya literasi digital, beban kerja perawatan tak berbayar, sistem bisnis yang lemah, norma patriarki, hingga minimnya representasi di tingkat dewan pengambil keputusan. Ketika seorang pemimpin perempuan mendelegasikan operasional kepada sistem yang buram, mereka perlahan kehilangan akses terhadap data analitik, metrik kinerja, dan instrumen pengambilan keputusan. Intervensi Sanggabiz hadir untuk mengembalikan kendali manajerial tersebut ke tangan pemimpin perempuan, sejalan dengan prinsip bahwa kepemilikan digital adalah agensi ekonomi.

Sebagai pemimpin yang memegang teguh semangat women power, DA memastikan komitmen pemberdayaan ini mendarah daging dalam struktur organisasinya. Dari sisi internal, Sanggabiz secara konsisten mempertahankan komitmen terhadap kepemimpinan inklusif: 75% posisi kepemimpinan di Sanggabiz diisi oleh perempuan. Selain itu, terdapat sekitar 10% representasi tim yang berasal dari komunitas disabilitas.

Komposisi tim inklusif inilah yang menggerakkan ekosistem kerja AI-powered Sanggabiz untuk memberikan dampak sistemis di berbagai ruang lingkup:

1. Pekerja Inklusif (Workplace): Sanggabiz menerapkan model pekerjaan inklusif yang dipimpin oleh perempuan. Tim ini memiliki 75% perempuan di jajaran kepemimpinan. Di samping itu, terdapat sekitar 10% representasi tim dari komunitas disabilitas yang terlibat langsung di balik layar.

2. UMKM dan Komunitas (Marketplace & Community): Sanggabiz menyediakan dukungan digital, operasional, dan bisnis secara langsung untuk UMKM. Dukungan ini mencakup penyediaan alat bisnis berbasis AI, model dashboard, digitalisasi SOP, dan sistem KPI. Secara kumulatif, program edukasi dan pelatihan Sanggabiz telah menjangkau lebih dari 20.000 peserta melalui lebih dari 200 sesi pelatihan dan wicara publik.

3. Institusi Tingkat Atas (Boardroom): DA hadir bukan sekadar sebagai perwakilan simbolis perempuan, melainkan sebagai ahli dan penasihat strategis. Ia memberikan saran dan konsultasi terkait desain organisasi, strategi bisnis, tata kelola, transformasi digital, serta sistem berbasis AI kepada Dewan Direksi, eksekutif BUMN/BUMD, dan institusi pemerintah.

“Tidak boleh ada perempuan yang ditolak kesempatannya hanya karena ia berasal dari pedesaan, seorang janda, seorang ibu, seorang pengasuh, atau diremehkan di ruangan yang didominasi laki-laki,” tegas DA. “Perempuan tidak perlu terintimidasi oleh teknologi; mereka membutuhkan teknologi yang membantu mereka menjual, mencatat, memutuskan, dan berkembang”.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 September 2026 – Sepeda motor masih menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Indonesia untuk mendukung mobilitas sehari-hari. Kepraktisan, fleksibilitas, serta pilihan model yang semakin beragam membuat sepeda motor tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat dalam menunjang aktivitas produktif dan gaya hidup. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor […]

  • Target Pensiunmu di Usia Berapa?

    Target Pensiunmu di Usia Berapa?

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Pensiun mungkin masih terasa jauh, terutama jika kamu masih berada di usia produktif. Namun, semakin cepat menentukan target usia pensiun, semakin mudah menyusun persiapannya. Misalnya, kamu ingin berhenti bekerja di usia 55 tahun. Artinya, kamu punya waktu tertentu untuk menyiapkan dana yang akan digunakan setelah tidak lagi memiliki penghasilan rutin. Karena itu, memiliki tabungan target […]

  • Bahasa Inggris di Kampus: Mitos atau Realita?

    Bahasa Inggris di Kampus: Mitos atau Realita?

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Saat membahas modal paling penting untuk bekerja di perusahaan multinasional atau bahkan luar negeri, tentu salah satunya adalah kemampuan berbahasa Inggris. Buktinya, laporan dari Cambridge English menemukan bahwa sekitar 85% organisasi internasional di seluruh dunia menggunakan bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa kerja utama mereka. Kabar gembiranya, kamu bisa mengasah skill bahasa Inggris dengan sangat […]

  • Global Energy Alliance for People and Planet Bersama Mitra Dorong Solusi Terintegrasi bagi Masyarakat Pesisir Indonesia

    Global Energy Alliance for People and Planet Bersama Mitra Dorong Solusi Terintegrasi bagi Masyarakat Pesisir Indonesia

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juni 2026 — Masyarakat pesisir Indonesia merupakan tulang punggung ekonomi biru nasional. Namun, di balik besarnya potensi sektor perikanan, akuakultur, dan industri berbasis kelautan, banyak masyarakat pesisir yang masih menghadapi ketidakstabilan pendapatan meskipun berkontribusi besar terhadap nilai ekonomi yang dihasilkan. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, nilai ekspor perikanan Indonesia pada tahun 2025 […]

  • Barantum Kini Hadirkan Broadcast untuk Semua Channel Komunikasi

    Barantum Kini Hadirkan Broadcast untuk Semua Channel Komunikasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Pelanggan sekarang tidak hanya berkomunikasi dengan bisnis melalui satu platform. Selain WhatsApp, mereka juga […]

  • Public

    Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sanct Social, aplikasi sosial untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan Sion Abednego, founder asal Indonesia, menayangkan Episode 7 dari seri film pendeknya di YouTube pada Jumat (17/10). Aplikasi Sanct Social gratis diunduh di App Store Indonesia, Malaysia, dan Singapura serta sembilan negara lain, termasuk Filipina, Vietnam, India, dan Jepang. Film berjudul “Every moment, a […]

expand_less