Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — MIND ID Grup memperkuat penerapan ekonomi sirkular di sektor pertambangan dengan memanfaatkan lebih dari 1 juta ton material sisa melalui skema penggunaan kembali (reuse), daur ulang (recycle), dan pemulihan (recovery). Langkah tersebut turut mendorong penurunan timbulan limbah padat sebesar 11,3 persen secara tahunan.

Berdasarkan Laporan Keberlanjutan MIND ID 2025, sebanyak 82.876 ton limbah padat bahan berbahaya dan beracun (B3) serta 946.733 ton limbah padat non-B3 berhasil dialihkan dari pembuangan akhir melalui berbagai skema pemanfaatan kembali. Total material sisa yang dimanfaatkan sepanjang tahun mencapai lebih dari 1 juta ton.

Seiring meningkatnya pemanfaatan material sisa tersebut, total timbulan limbah padat MIND ID Grup turun dari 1.306.835,91 ton pada 2024 menjadi 1.159.049,16 ton pada 2025.

Penurunan terjadi pada dua kategori utama. Limbah padat B3 turun dari 270.478,08 ton menjadi 208.441,10 ton. Sementara itu, limbah padat non-B3 berkurang dari 1.036.357,83 ton menjadi 950.608,06 ton.

Secara tren, penurunan timbulan limbah juga berlangsung konsisten dalam tiga tahun terakhir. Total limbah padat MIND ID Grup tercatat sebesar 1.396.034,05 ton pada 2023, turun menjadi 1.306.835,91 ton pada 2024, kemudian kembali menurun menjadi 1.159.049,16 ton pada 2025.

Selain limbah padat, laporan tersebut juga mencatat timbulan limbah cair B3 sebesar 4.764,52 ton sepanjang 2025. Jenis limbah tersebut meliputi oli bekas, minyak bekas, oil sludge, solar bekas, grease bekas, hingga bahan kimia kedaluwarsa.

Pakar Energi Departemen Teknik Sistem Energi Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Eko Adhi Setiawan, menilai capaian tersebut menunjukkan pentingnya sistem pengelolaan limbah yang terstruktur sebagai fondasi praktik pertambangan yang baik (good mining practice).

“Menurut saya, sistem pengelolaan limbah yang terstruktur sangat penting karena dalam operasi tambang risiko terbesar bukan hanya pada volume limbah, tetapi pada putusnya rantai pengelolaan,” kata Eko saat dihubungi, Selasa (1/7/2026).

Menurut Eko, setiap jenis limbah, baik limbah B3, limbah cair, residu proses, sludge, oli bekas, kemasan bahan kimia, maupun limbah non-B3 dalam volume besar memerlukan jejak pengelolaan yang jelas. Jejak tersebut mencakup asal limbah, penyimpanan, pengangkutan, pengolahan, hingga bukti akhir pengelolaannya.

Ia mengatakan pendekatan pemanfaatan material sisa juga menunjukkan bahwa pengelolaan limbah tidak lagi hanya berorientasi pada pembuangan akhir, tetapi mulai mengoptimalkan material yang masih memiliki nilai ekonomi.

“Limbah tidak hanya dilihat sebagai isu toksisitas yang harus diamankan, tetapi juga sebagai material stream yang perlu diklasifikasi,” ujarnya.

Eko berpendapat klasifikasi diperlukan untuk membedakan material yang harus dikendalikan secara ketat, material yang masih dapat dimanfaatkan kembali, didaur ulang, dipulihkan nilainya, maupun yang benar-benar harus dibuang sebagai pilihan terakhir.

Menurut dia, pendekatan tersebut mulai tercermin pada berbagai inisiatif yang dijalankan entitas anggota MIND ID dalam mendukung praktik ekonomi sirkular.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), misalnya, memanfaatkan slag nikel hasil proses pyrometallurgy sebagai bahan konstruksi Pomalaa Beton (POTON) untuk kebutuhan road base, yard base, dan konstruksi internal. ANTAM juga mengolah tailing emas menjadi Green Fine Aggregate (GFA), sementara Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dimanfaatkan bersama slag nikel sebagai bahan baku Pomalaa Beton.

Di PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), internal scrap dari proses peleburan dan pengecoran aluminium digunakan kembali untuk mendukung produksi sehingga membantu mengurangi kebutuhan bahan baku primer berupa alumina.

Sementara itu, PT TIMAH Tbk mengelola Sisa Hasil Pengolahan (SHP) menggunakan metode fisik seperti gravitasi, kemagnetan, dan konduktivitas listrik. Pada 2025, SHP tercatat mencapai 1.506,06 ton ore dan masih memiliki potensi untuk dipulihkan melalui proses lanjutan (tin gain).

“Beberapa material sisa dapat memiliki nilai sebagai bahan baku sekunder, substitusi material, atau input untuk industri lain,” pungkas Eko.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu

    Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Rabu, 22 Juli 2026 Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu Bandung (Jawa Barat), 22 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja positif pada Semester I Tahun 2026. Selama periode Januari hingga Juni 2026, […]

  • Pelabuhan Krueng Geukueh Berangkatkan Ribuan Ton Biomassa ke Jepang

    Pelabuhan Krueng Geukueh Berangkatkan Ribuan Ton Biomassa ke Jepang

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Aceh Utara, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, Anak Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, kembali mendukung ekspor komoditas unggulan Aceh melalui Branch Lhokseumawe atau biasa disebut Pelabuhan Krueng Geukueh. Sebanyak 9.275 metrik ton Palm Kernel Shell (PKS) atau cangkang inti sawit bersertifikat Green Gold Label (GGL) diberangkatkan […]

  • BRI KKB Expo 2026 Sambangi Malang, Hadirkan Beragam Promo Kendaraan dan Pembiayaan

    BRI KKB Expo 2026 Sambangi Malang, Hadirkan Beragam Promo Kendaraan dan Pembiayaan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Net
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Masyarakat Malang dan berbagai wilayah di Jawa Timur kini memiliki lebih banyak kesempatan untuk mewujudkan rencana memiliki kendaraan melalui penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026. PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) sebagai bagian dari BRI Group menghadirkan beragam promo pembiayaan kendaraan, penawaran menarik dari dealer rekanan, serta layanan konsultasi pembiayaan selama expo berlangsung pada 6–10 Juli […]

  • Perusahaan Jepang Bidik Pasar Indonesia di Era AI: Firma Hukum dan Startup Legal-Tech Gelar Seminar Strategi Masuk Pasar di Tokyo.

    Perusahaan Jepang Bidik Pasar Indonesia di Era AI: Firma Hukum dan Startup Legal-Tech Gelar Seminar Strategi Masuk Pasar di Tokyo.

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    GHP Law Firm, Gani.AI, dan Marunouchi Sogo Law Office mempertemukan perspektif hukum, investasi, dan teknologi untuk membahas strategi perusahaan Jepang dalam menentukan waktu, struktur, dan tata kelola yang tepat untuk memasuki pasar Indonesia. TOKYO, Jepang – 5 Agustus 2026 – Seiring dengan meningkatnya minat perusahaan Jepang untuk berekspansi ke Indonesia, sebuah seminar yang diselenggarakan hari […]

  • Telkom AI Connect Makassar Ajak Talenta Digital Eksplorasi API untuk Bangun Proyek AI

    Telkom AI Connect Makassar Ajak Talenta Digital Eksplorasi API untuk Bangun Proyek AI

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Telkom AI Center Makassar ajak mahasiswa mengeksplorasi pemanfaatan API melalui Postman, Express.js, dan Apilogy untuk mengintegrasikan berbagai kemampuan AI ke dalam aplikasi dan solusi digital. Makassar, 20 Agustus 2026 – Telkom AI Center Makassar menggelar AI Connect Offline Series – Exploring API Fundamentals and AI Integration di Telkom AI Center of Excellence Makassar pada 20 […]

  • Telkom AI Connect Makassar Dukung Penyelenggaraan Webinar Beyond the Black Box, Kupas Urgensi Explainable AI

    Telkom AI Connect Makassar Dukung Penyelenggaraan Webinar Beyond the Black Box, Kupas Urgensi Explainable AI

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Webinar ini membedah mengapa akurasi tinggi saja tidak cukup membuat produk AI dipercaya dan diadopsi industri, sekaligus membekali peserta strategi membangun transparansi AI sejak tahap perancangan, bukan sebagai tambahan di akhir. Makassar, 21 Juli 2026 – Webinar bertajuk Beyond the Black Box: Why Industry Needs Explainable AI (XAI)? sukses diselenggarakan melalui kolaborasi Humannext dan Telkom […]

expand_less