Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Global, PT RPN Gelar IRRDB Socio-Economic Seminar 2026

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Global, PT RPN Gelar IRRDB Socio-Economic Seminar 2026

  • account_circle Net
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PT Riset Perkebunan Nusantara melalui Pusat Penelitian Karet, entitas dari Holding Perkebunan Nusantara, bekerja sama dengan International Rubber Research and Development Board (IRRDB) menyelenggarakan IRRDB Socio-Economic Seminar 2026 pada 30 Juni–2 Juli 2026 di Hotel Aryaduta, Kuta, Bali.

Mengusung tema “Strengthening Economic Resilience and Value Addition in the Global Natural Rubber Supply Chain”, seminar ini menjadi forum internasional yang mempertemukan para peneliti, pembuat kebijakan, pelaku industri, akademisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas tantangan serta peluang dalam pengembangan industri karet alam global.

Seminar ini dihadiri oleh sejumlah tamu yang mewakili pemerintah, asosiasi industri, dan organisasi internasional, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal IRRDB, Dr. Wan Abdul Rahaman, Direktur Hasil Hutan dan Industri Perkebunan Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian RI, Direktur Sabah Rubber Industry Board (Malaysia), Ketua International Rubber Consortium (IRCo), Ketua Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (GAPKINDO), dan Ketua Asosiasi Produsen Ban Indonesia (APBI). Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut semakin menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dan lintas negara dalam mendorong kemajuan industri karet alam yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Seminar dibuka dengan sambutan dari Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), Dr. Iman Yani Harahap, yang menyoroti berbagai tantangan global yang saat ini memengaruhi industri karet, mulai dari ketidakpastian geopolitik hingga meningkatnya biaya produksi.

Dalam sambutannya, Dr. Iman Yani Harahap menyampaikan bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah telah memberikan dampak nyata terhadap pasar energi dunia, yang berujung pada kenaikan harga minyak serta meningkatnya biaya produksi di berbagai sektor.

“Sebagai produsen karet alam terbesar kedua di dunia, Indonesia menghadapi tantangan berupa meningkatnya biaya logistik, transportasi, serta harga pupuk yang semakin membebani sektor perkebunan karet. Melalui seminar ini, kami berharap lahir berbagai gagasan, rekomendasi, dan solusi praktis untuk menjawab tantangan sosial ekonomi yang terus berkembang dalam industri karet global,” ujar Dr. Iman Yani Harahap.

Seminar ini diikuti lebih dari 80 peserta yang berasal dari negara Jepang, Malaysia, Thailand, India, Singapura, Sri Lanka, Vietnam dan Indonesia. Peserta berasal dari berbagai kalangan, termasuk lembaga penelitian, perusahaan perkebunan dan industri karet, asosiasi petani, organisasi internasional, lembaga pembangunan, perguruan tinggi, serta instansi pemerintah dan perbankan. Kehadiran beragam institusi tersebut mencerminkan kuatnya sinergi kolaborasi lintas negara dan lintas sektor dalam mendukung pengembangan industri karet alam yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Selama tiga hari pelaksanaan seminar, peserta mengikuti pemaparan materi utama, sesi teknis, diskusi ilmiah, dan berbagi pengalaman yang menghadirkan para pakar dari negara-negara anggota IRRDB, organisasi internasional, akademisi, serta pelaku industri karet.

Melalui penyelenggaraan seminar ini, IRRDB bersama PT Riset Perkebunan Nusantara berharap dapat memperkuat sinergi internasional dalam merumuskan strategi yang mampu meningkatkan ketahanan ekonomi, keberlanjutan, nilai tambah, serta daya saing industri karet alam di tingkat global.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Net

Rekomendasi Untuk Anda

  • UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak

    UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Menutup rangkaian UPH Festival 2026 pada 15 Agustus 2026, Universitas Pelita Harapan (UPH) mengajak mahasiswa baru melihat pendidikan tinggi bukan sekadar persiapan menuju profesi, tetapi juga proses untuk menemukan dan menjalani panggilan hidup. Pesan tersebut terangkum dalam tema hari ketiga UPH Festival 2026, “Called: Why Am I Here?”. Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa dihadapkan pada berbagai […]

  • BRI BO Sudirman Semanggi Gelar Simulasi BCM, Perkuat Kesiapan Hadapi Kondisi Darurat

    BRI BO Sudirman Semanggi Gelar Simulasi BCM, Perkuat Kesiapan Hadapi Kondisi Darurat

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BRI BO Sudirman Semanggi melaksanakan kegiatan Business Continuity Management (BCM) sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan pekerja dan unit kerja dalam menghadapi berbagai kondisi darurat maupun potensi gangguan operasional. Pelaksanaan BCM menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan seluruh pekerja terhadap prosedur yang harus dilakukan apabila terjadi kondisi yang berpotensi mengganggu keberlangsungan kegiatan operasional. […]

  • Kenaikan Suku Bunga dan Geopolitik: Mengapa Indeks Global Menjadi Pilihan Trader Saat Ini

    Kenaikan Suku Bunga dan Geopolitik: Mengapa Indeks Global Menjadi Pilihan Trader Saat Ini

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Dinamika pasar keuangan internasional pada pertengahan tahun ini terus bergerak dalam ritme yang sangat menantang bagi para pelaku pasar di seluruh dunia. Kombinasi antara penyesuaian kebijakan moneter oleh bank-bank sentral utama terkait tingkat suku bunga acuan dan pergeseran peta geopolitik global telah menciptakan lanskap ekonomi baru yang penuh dengan kejutan. Di tengah situasi yang fluktuatif […]

  • Indonesia Bidik Investasi dan Alih Teknologi melalui Kemitraan Perkapalan dengan Rusia

    Indonesia Bidik Investasi dan Alih Teknologi melalui Kemitraan Perkapalan dengan Rusia

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Indonesia dan Rusia memperkuat penjajakan kerja sama industri perkapalan melalui forum Building an Indonesia–Russia Shipbuilding Partnership: Developing Maritime Industrial Cooperation for Indonesia, Russia and the ASEAN Market yang digelar di Indonesia Pavilion, Hall 4, pada ajang INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Rusia. Forum tersebut menjadi wadah bagi pelaku industri kedua negara untuk menjajaki peluang investasi, alih […]

  • Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

    Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Rabu, 24 Juni 2026 Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen Bandung (Jawa Barat), 24 Juni 2026 – Tingginya animo masyarakat terhadap KA Cikuray semakin terlihat setelah kereta tersebut mulai beroperasi menggunakan rangkaian baru yang terdiri dari Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Khusus Petani […]

  • Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu

    Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Rabu, 22 Juli 2026 Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu Bandung (Jawa Barat), 22 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja positif pada Semester I Tahun 2026. Selama periode Januari hingga Juni 2026, […]

expand_less