Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Urutan Pembubuhan e-Meterai dan Tanda Tangan Elektronik yang Sering Tertukar

Urutan Pembubuhan e-Meterai dan Tanda Tangan Elektronik yang Sering Tertukar

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Memahami urutan pembubuhan e-Meterai dan tanda tangan elektronik penting agar dokumen tetap sah dan dapat diproses dengan benar. Ketahui tahapan yang tepat untuk menghindari kesalahan saat menandatangani dokumen digital.

Tim legal sering berdebat soal mana yang harus didahulukan pada dokumen digital. Sebagian yakin meterai wajib lebih dulu, sebagian lagi sebaliknya. Urutan Pembubuhan e-Meterai memang menjadi salah satu pertanyaan paling berulang.

Perdebatan itu memakan waktu yang seharusnya dipakai memproses kontrak. Lebih repot lagi bila dokumen telanjur dibubuhi lalu dianggap salah prosedur. Sebagian tim akhirnya mengulang proses dari awal tanpa alasan yang tepat. Kuota terbuang, jadwal mundur, dan keraguan tetap tersisa.

Padahal acuan resminya sudah tersedia sejak beberapa tahun lalu. Perusahaan yang memakai ematerai cukup memahami satu prinsip dasarnya. Sisanya soal ketelitian teknis yang jauh lebih menentukan.

Dua Fungsi Berbeda yang Kerap Dianggap Satu Rangkaian

Meterai elektronik dan tanda tangan elektronik menjawab kebutuhan yang berlainan. Meterai berfungsi sebagai pembayaran pajak atas dokumen tertentu. Tanda tangan berfungsi sebagai persetujuan dan pengesahan oleh pihak berwenang. Keduanya berdiri sendiri, meski tampil pada lembar yang sama.

Asal Mula Kekeliruan

Kebiasaan dokumen kertas ikut terbawa ke ranah digital. Pada meterai tempel, tanda tangan memang harus mengenai sebagian meterai. Aturan itu lalu diasumsikan berlaku sama pada dokumen elektronik.

Penjelasan Resmi soal Urutan Pembubuhan e-Meterai

Peruri sebagai penerbit meterai elektronik sudah menjawab pertanyaan ini. Keduanya dinyatakan tidak berkaitan, sehingga pembubuhannya boleh dilakukan mana saja lebih dulu. Untuk waktu pembubuhan, acuannya adalah Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai. Pasal-pasal di dalamnya mengatur saat terutang untuk tiap jenis dokumen.

Pengecualian yang Perlu Dicatat

Ada satu hal yang urutannya justru mengikat. Bila dokumen memerlukan stempel digital, pembubuhannya dilakukan paling akhir. Stempel tersebut berfungsi sebagai penyegel yang memastikan tidak ada perubahan berikutnya.

Kesalahan yang Jauh Lebih Berisiko daripada Soal Urutan

Fokus yang keliru membuat risiko sesungguhnya luput dari perhatian. Beberapa kesalahan berikut lebih sering membatalkan validitas dokumen:

● Menempatkan tanda tangan menimpa kode QR pada meterai

● Mengedit, mengompres, atau mengubah ukuran dokumen setelah pembubuhan

● Membubuhkan meterai pada dokumen yang isinya masih akan direvisi

● Meletakkan meterai hingga menutupi informasi penting di dalam dokumen

Alasan Teknis di Balik Larangan Tumpang Tindih

Meterai elektronik berbentuk kode QR yang dipakai sebagai media validasi. Kode yang tertimpa objek lain berisiko gagal terbaca sistem pemeriksa. Karena itu posisi meterai dan tanda tangan sebaiknya berdampingan.

Alur Kerja yang Aman untuk Dokumen Perusahaan

Alur berikut membantu tim menghindari pengulangan proses:

1. Finalkan seluruh isi dokumen sebelum apa pun dibubuhkan.

2. Pastikan kuota meterai tersedia agar proses tidak terhenti.

3. Tentukan posisi meterai dan kolom tanda tangan secara berdampingan.

4. Bubuhkan meterai dan tanda tangan sesuai alur persetujuan internal.

5. Periksa hasil akhirnya melalui kanal verifikasi resmi.

Menyiapkan Kuota Sebelum Dokumen Menumpuk

Kuota yang menipis sering menjadi penyebab proses tertunda. Perusahaan sebaiknya beli meterai elektronik sesuai perkiraan volume bulanan. Pengelolaannya dilakukan melalui admin korporat agar pemakaiannya terpantau.

Menertibkan Urutan Pembubuhan e-Meterai di Tingkat Perusahaan

Inti persoalannya bukan pada mana yang lebih dulu. Yang menentukan adalah kesiapan dokumen, posisi penempatan, dan disiplin setelah pembubuhan. Perusahaan yang menuangkannya dalam prosedur tertulis jarang mengalami dokumen ditolak.

ezSign menyediakan pembubuhan meterai elektronik terbitan Peruri berdampingan dengan tanda tangan elektronik. Keduanya berjalan dalam satu aplikasi, sehingga tim tidak perlu berpindah platform. Perusahaan yang hendak beli meterai elektronik untuk kebutuhan rutin dapat berdiskusi melalui kanal resmi ezSign.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah meterai elektronik wajib dibubuhkan sebelum tanda tangan?
Tidak wajib, karena keduanya memiliki fungsi berbeda dan urutannya dapat disesuaikan kebutuhan.

2. Bolehkah tanda tangan diletakkan menimpa meterai elektronik?
Sebaiknya tidak, sebab kode QR yang tertimpa berisiko gagal terbaca saat proses validasi.

3. Apa yang terjadi bila dokumen diedit setelah dibubuhi meterai?
Perubahan setelah pembubuhan berisiko membuat dokumen tidak lolos pemeriksaan keaslian.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat

    Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Data awal Bittime menunjukkan minat investor Indonesia terhadap Tokenized US Stocks terus meningkat, dengan mayoritas dana baru mengalir ke saham-saham AI seperti NVIDIA, Meta, dan Microsoft. Tren ini muncul di tengah pasar kripto yang masih bergerak stagnan dan sejalan dengan penguatan ekosistem inovasi keuangan digital oleh OJK. Minat investor Indonesia terhadap saham sektor kecerdasan buatan […]

  • Promo Bunga 0% BRI Finance Hadir di Sumatera Barat, Dukung Kemudahan Memiliki Kendaraan

    Promo Bunga 0% BRI Finance Hadir di Sumatera Barat, Dukung Kemudahan Memiliki Kendaraan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Padang, 9 Juni 2026 – Persaingan industri otomotif nasional semakin dinamis seiring masuknya berbagai merek baru dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap solusi mobilitas yang lebih efisien. Di tengah kondisi tersebut, industri pembiayaan memiliki peran strategis dalam memperluas akses kepemilikan kendaraan melalui skema pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel. Menangkap momentum tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI […]

  • Public

    Generasi Muda Vietnam “Melangkah ke Panggung Global” di Ibu Kota Mode Milan

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Di sela-sela hari yang dihabiskan dengan menjelajahi Milan—ibu kota mode yang megah serta Venesia yang puitis, dua jiwa yang sejalan di usia dua puluhan telah menorehkan langkah awal dari sebuah impian besar. Mereka adalah Namie Trịnh dan Nguyễn Thị Hiền Thảo, sosok di balik koleksi peragaan busana terbaru bertajuk “Gods within Her”. Terinspirasi oleh perjalanan […]

  • Public

    Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, 7 Oktober 2026 – Paylabs berkolaborasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung dan Bank Lampung untuk memperluas pilihan pembayaran retribusi daerah melalui Satu Aplikasi Belanja Retribusi Daerah (SAIBARA). Kolaborasi ini memungkinkan masyarakat Lampung mengakses berbagai metode pembayaran digital dalam satu ekosistem, mulai dari QRIS, virtual account, e-wallet, hingga Paylater. Kerja sama tersebut […]

  • Tanda-Tanda Anjing Perlu Dibawa ke Dokter Hewan

    Tanda-Tanda Anjing Perlu Dibawa ke Dokter Hewan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pawfriends, melihat anjing kesayangan tampil aktif, lincah, dan ceria tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Namun, ada kalanya anabul menunjukkan perubahan perilaku atau gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan medis dengan cepat. Mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membawa sahabat bulu ke dokter hewan merupakan langkah krusial dalam menjaga kualitas hidup mereka. Banyak pemilik anjing terkadang ragu apakah […]

  • Bittime Soroti Hasil FOMC September 2026 dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

    Bittime Soroti Hasil FOMC September 2026 dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Bittime membahas hasil FOMC September 2026 dan pengaruhnya terhadap pergerakan pasar kripto serta sentimen investor. Dalam kondisi pasar yang dinamis, Bittime Futures menawarkan perdagangan futures aset kripto dengan pilihan posisi Long dan Short. Bittime Futures dapat menjadi salah satu pilihan bagi pengguna untuk menyesuaikan strategi perdagangan dengan kondisi pasar, dengan tetap memperhatikan penggunaan leverage, manajemen […]

expand_less