Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Di Tengah Pasar Otomotif yang Menantang, BRI Finance Bukukan Lonjakan Laba 91,2%

Di Tengah Pasar Otomotif yang Menantang, BRI Finance Bukukan Lonjakan Laba 91,2%

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 27 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan kinerja positif pada Semester I 2026 dengan membukukan pertumbuhan laba sebesar 91,2% secara year-on-year (YoY). Pencapaian tersebut didukung oleh pertumbuhan pembiayaan konsumer yang meningkat lebih dari 198% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut mencerminkan efektivitas strategi BRI Finance dalam mengembangkan portofolio pembiayaan, khususnya pada segmen pembiayaan kendaraan dan pembiayaan multiguna. Di tengah dinamika industri otomotif nasional, Perseroan terus menangkap peluang melalui perluasan jaringan pemasaran, penguatan kolaborasi dengan mitra bisnis, serta optimalisasi sinergi dalam ekosistem BRI Group.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Pertumbuhan kinerja BRI Finance pada Semester I 2026 menunjukkan bahwa strategi yang kami jalankan mampu mendorong ekspansi bisnis secara positif. Kami akan terus mengembangkan portofolio pembiayaan melalui penguatan produk, perluasan akses, serta sinergi dalam ekosistem BRI Group.”

Pada segmen pembiayaan kendaraan, BRI Finance memperluas jangkauan pasar melalui pengembangan kerja sama dengan dealer kendaraan baru serta showroom mobil bekas di berbagai daerah. Perseroan juga mengoptimalkan berbagai program pemasaran untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas pembiayaan kendaraan yang kompetitif.

Upaya tersebut dilakukan untuk memperluas basis pelanggan sekaligus menangkap potensi kebutuhan pembiayaan kendaraan yang masih terbuka. Dengan pendekatan yang selektif dan terukur, BRI Finance terus mengembangkan portofolio pembiayaan kendaraan sesuai dengan dinamika dan kebutuhan pasar.

Selain pembiayaan kendaraan, BRI Finance juga mengembangkan BRI Flash sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis. Produk pinjaman multiguna tersebut dirancang untuk memberikan alternatif pembiayaan bagi masyarakat dengan proses pengajuan yang mudah, cepat, dan fleksibel.

“BRI Flash menjadi salah satu bagian dari strategi kami untuk memperluas portofolio pembiayaan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Kami terus mengembangkan solusi pembiayaan yang adaptif agar dapat memberikan kemudahan dan fleksibilitas sesuai dengan kebutuhan nasabah,” tambah Dhani.

Sejalan dengan ekspansi bisnis, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap aktivitas pembiayaan. Perseroan secara konsisten memperkuat proses underwriting, meningkatkan efektivitas asset collection, dan melakukan pemantauan kualitas portofolio secara berkala.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • SLN Institute Resmi Hadir untuk Mendorong SDM Indonesia Tumbuh Melampaui Batas

    SLN Institute Resmi Hadir untuk Mendorong SDM Indonesia Tumbuh Melampaui Batas

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Net
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Mengusung semangat “Grow Beyond Limits”, SLN Institute secara resmi meluncurkan kiprahnya di Indonesia sebagai institusi pengembangan kompetensi profesional yang berfokus pada bidang pendidikan, pelatihan, sertifikasi, serta peningkatan produktivitas sumber daya manusia (SDM). Kehadiran SLN Institute menjadi solusi strategis di tengah transformasi dunia kerja modern yang diwarnai oleh pesatnya perkembangan teknologi, disrupsi model bisnis, meningkatnya tuntutan […]

  • Dupoin Futures Ungkap Alasan Harga Emas Berpotensi Turun ke Area Support 3.873

    Dupoin Futures Ungkap Alasan Harga Emas Berpotensi Turun ke Area Support 3.873

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas pada perdagangan hari Rabu (15/7) diperkirakan masih berada dalam tekanan setelah berbagai indikator teknikal dan fundamental belum menunjukkan sinyal perubahan tren yang berarti. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa kecenderungan pelemahan masih menjadi skenario utama selama harga belum mampu menembus sejumlah level resistance penting. Meski […]

  • Kandungan Obat Jamur Kucing yang Penting Diperhatikan

    Kandungan Obat Jamur Kucing yang Penting Diperhatikan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Pawfriends, bagi pet owner maupun street animal saver, mengatasi infeksi kulit seperti ringworm pada anabul membutuhkan kehati-hatian ekstra. Memilih obat jamur kucing tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena senyawa kimia di dalamnya dapat diserap oleh kulit atau tertelan saat anabul melakukan self-grooming. Penggunaan obat jamur kucing yang tepat akan mempercepat penyembuhan tanpa memicu efek samping […]

  • Tingkatkan Kompetensi dan Kesiapsiagaan, PPO Logistik BRI Region 6 Ikuti Simulasi Business Continuity Management

    Tingkatkan Kompetensi dan Kesiapsiagaan, PPO Logistik BRI Region 6 Ikuti Simulasi Business Continuity Management

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Petugas Penunjang Operasional (PPO) Logistik unit kerja supervisi BRI Region 6 mengikuti kegiatan simulasi Business Continuity Management (BCM) yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara BRI Region 6, Operational Risk Group Kantor Pusat BRI, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan. Sebagai peserta, para PPO Logistik mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya menjaga keberlangsungan operasional […]

  • Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juli 2026 — Harga Bitcoin bergerak fluktuatif setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima minggu di kisaran US$66.400–US$66.500 pada 21 Juli 2026. Namun, penguatan tersebut tertahan setelah BTC terkoreksi ke area US$65.600–US$65.700 pada 22 Juli 2026.  Koreksi terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia, dengan WTI menembus US$85 per barel dan Brent mendekati US$90 per barel. Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadaptekanan inflasi global dan arah kebijakan suku bunga The Fed.  CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi Bitcoin tidak serta-merta menghapus peluang penguatan, tetapi pasar membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat dari faktor makro dan arus dana institusional.  “Koreksi setelah Bitcoin menyentuh level tertinggi lima minggu adalah hal yang wajar, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari harga minyak dan geopolitik. Peluang penguatan tetap terbuka, tetapi pasar membutuhkan dukungan yang lebih solid, baik dari stabilisasi makro, meredanya risiko energi, maupun keberlanjutan inflow institusional,” ujar Yudho.  Menurut Yudho, harga minyak kini menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam membaca arah Bitcoin jangka pendek. Selama tekanan energi dan eskalasigeopolitik masih berlangsung, volatilitas pasar kripto berpotensi tetap tinggi.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi variabel yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika kenaikan harga energi berlanjut dan kembali mendorong kekhawatiran inflasi, ekspektasiterhadap arah suku bunga The Fed juga bisa berubah. Dampaknya dapat langsung terasa pada aset berisiko seperti Bitcoin,” jelasnya.  Menurut data riset Market Outlook FLOQ, level US$66.500 menjadi resistance jangka pendek Bitcoin setelah dua kali gagal ditembus sepanjang bulan ini. Sementara itu, area US$64.000 menjadisupport penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar.  Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Fokus  Data FLOQ mencatat eskalasi konflik AS-Iran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak. Selama tekanan geopolitik dan risiko pasokan energi belum mereda, hargaminyak diperkirakan tetap menjadi variabel penting yang memengaruhi pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi indikator penting untuk membaca arah Bitcoin. […]

  • Ketika Kampus Tak Lagi Cukup Sekadar Digital: Metranet dan Masa Depan Pendidikan Tinggi Indonesia

    Ketika Kampus Tak Lagi Cukup Sekadar Digital: Metranet dan Masa Depan Pendidikan Tinggi Indonesia

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Melalui konsep Building Impactful Universities untuk membangun perguruan tinggi yang bermutu, berdampak, dan mampu berdaya saing global, Metranet melihat teknologi sebagai enabler. Perguruan tinggi Indonesia tengah memasuki fase baru dalam pemanfaatan teknologi. Digitalisasi tidak lagi cukup dimaknai sebagai upaya memindahkan layanan dan proses ke platform digital, tetapi perlu diarahkan untuk membangun institusi yang lebih adaptif, […]

expand_less