Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Soroti Kedaulatan Digital Pengusaha Perempuan di UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards, DA (Trainer & CEO) Tegaskan Komitmen Inklusif Sanggabiz

Soroti Kedaulatan Digital Pengusaha Perempuan di UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards, DA (Trainer & CEO) Tegaskan Komitmen Inklusif Sanggabiz

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Berkompetisi dalam ajang UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards kategori Leadership Commitment, Dwi Andi Rohmatika (DA), Trainer sekaligus CEO Sanggabiz, mengangkat sebuah prinsip penting: kepemimpinan perempuan yang berdaya tidak cukup hanya ditopang oleh penggunaan teknologi, tetapi juga oleh kepemilikan dan kendali digital.

Yogyakarta, 2 September 2026 — Kedaulatan digital bukan sekadar isu administratif, melainkan wujud nyata dari kesetaraan gender dan agensi ekonomi perempuan. Hal inilah yang disoroti secara tajam oleh Dwi Andi Rohmatika (“DA”), Trainer sekaligus CEO Sanggabiz, seiring dengan partisipasinya dalam ajang bergengsi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards untuk kategori Leadership Commitment.

Komitmen kepemimpinan ini berakar dari pengalaman personal DA yang tumbuh di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah. Ia menyaksikan langsung bagaimana ibunya ditolak saat mengajukan pinjaman setelah menjadi janda, yang mengungkap masalah struktural di mana perempuan kerap dianggap tidak utuh secara finansial tanpa validasi dari figur laki-laki. Realitas inilah yang mendorong misinya untuk membangun sistem agar perempuan, ibu, dan UMKM milik perempuan bisa mengakses pendanaan, pengetahuan, pasar, dan teknologi.

Realitas di lapangan menunjukkan bahwa perempuan menghadapi hambatan yang berlapis, mulai dari terbatasnya akses modal, rendahnya literasi digital, beban kerja perawatan tak berbayar, sistem bisnis yang lemah, norma patriarki, hingga minimnya representasi di tingkat dewan pengambil keputusan. Ketika seorang pemimpin perempuan mendelegasikan operasional kepada sistem yang buram, mereka perlahan kehilangan akses terhadap data analitik, metrik kinerja, dan instrumen pengambilan keputusan. Intervensi Sanggabiz hadir untuk mengembalikan kendali manajerial tersebut ke tangan pemimpin perempuan, sejalan dengan prinsip bahwa kepemilikan digital adalah agensi ekonomi.

Sebagai pemimpin yang memegang teguh semangat women power, DA memastikan komitmen pemberdayaan ini mendarah daging dalam struktur organisasinya. Dari sisi internal, Sanggabiz secara konsisten mempertahankan komitmen terhadap kepemimpinan inklusif: 75% posisi kepemimpinan di Sanggabiz diisi oleh perempuan. Selain itu, terdapat sekitar 10% representasi tim yang berasal dari komunitas disabilitas.

Komposisi tim inklusif inilah yang menggerakkan ekosistem kerja AI-powered Sanggabiz untuk memberikan dampak sistemis di berbagai ruang lingkup:

1. Pekerja Inklusif (Workplace): Sanggabiz menerapkan model pekerjaan inklusif yang dipimpin oleh perempuan. Tim ini memiliki 75% perempuan di jajaran kepemimpinan. Di samping itu, terdapat sekitar 10% representasi tim dari komunitas disabilitas yang terlibat langsung di balik layar.

2. UMKM dan Komunitas (Marketplace & Community): Sanggabiz menyediakan dukungan digital, operasional, dan bisnis secara langsung untuk UMKM. Dukungan ini mencakup penyediaan alat bisnis berbasis AI, model dashboard, digitalisasi SOP, dan sistem KPI. Secara kumulatif, program edukasi dan pelatihan Sanggabiz telah menjangkau lebih dari 20.000 peserta melalui lebih dari 200 sesi pelatihan dan wicara publik.

3. Institusi Tingkat Atas (Boardroom): DA hadir bukan sekadar sebagai perwakilan simbolis perempuan, melainkan sebagai ahli dan penasihat strategis. Ia memberikan saran dan konsultasi terkait desain organisasi, strategi bisnis, tata kelola, transformasi digital, serta sistem berbasis AI kepada Dewan Direksi, eksekutif BUMN/BUMD, dan institusi pemerintah.

“Tidak boleh ada perempuan yang ditolak kesempatannya hanya karena ia berasal dari pedesaan, seorang janda, seorang ibu, seorang pengasuh, atau diremehkan di ruangan yang didominasi laki-laki,” tegas DA. “Perempuan tidak perlu terintimidasi oleh teknologi; mereka membutuhkan teknologi yang membantu mereka menjual, mencatat, memutuskan, dan berkembang”.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Act East 2026: Strategi India Menata Ulang Indo-Pasifik di Tengah Gejolak Global

    Kebijakan Act East 2026: Strategi India Menata Ulang Indo-Pasifik di Tengah Gejolak Global

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Oleh Gurjit Singh* Jakarta — Pertemuan tahunan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di New Delhi pada 1 Juli mendatang tidak seharusnya dipandang sebagai agenda bilateral semata. Pertemuan tersebut perlu dilihat sebagai bagian dari rangkaian kunjungan strategis Narendra Modi ke Indonesia, Australia, serta kunjungan bersejarah ke Selandia Baru, yang […]

  • BRI Finance dan YBM BRILiaN Perkuat Dukungan Pemulihan Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    BRI Finance dan YBM BRILiaN Perkuat Dukungan Pemulihan Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 September 2026 – Upaya pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Merespons kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN) menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program “BRIF Sehati – Tanggap Bencana Gempa NTT”. Corporate Secretary BRI […]

  • Tuntaskan 4 Proyek ECRL Malaysia, PLN NPC Perkuat Rekam Jejak EPC Global

    Tuntaskan 4 Proyek ECRL Malaysia, PLN NPC Perkuat Rekam Jejak EPC Global

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta-PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) menuntaskan seluruh proyek East Coast Rail Link (ECRL) di Malaysia yang dipercayakan kepada perusahaan. Pencapaian terbaru ditandai dengan selesainya energized project ECRL Feeder Station (FS) 10 di Gombak, Malaysia pada 29 Juni 2026, melengkapi tiga proyek ECRL lainnya yang lebih dulu energized, yakni FS 01, FS 02, dan […]

  • Dwi Andi Rohmatika (DA) Rampungkan Training Finance for Non Finance Manager, Perkuat Kapasitas 37 Profesional di PT Gawih Jaya dengan Sistem Terintegrasi AI

    Dwi Andi Rohmatika (DA) Rampungkan Training Finance for Non Finance Manager, Perkuat Kapasitas 37 Profesional di PT Gawih Jaya dengan Sistem Terintegrasi AI

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Dwi Andi Rohmatika (DA) sukses memfasilitasi program Training Finance for Non Finance Manager bagi 37 profesional di PT Gawih Jaya menggunakan pendekatan R.E.A.L™ Framework. Didukung oleh Sanggabiz Academy untuk Corporate Training dan workflow yang terintegrasi dengan AI, pelatihan ini dirancang untuk menjembatani strategi bisnis dengan eksekusi nyata berbasis wawasan finansial, serta dibawakan dengan pendekatan partisipatif […]

  • Public

    Game Application and Technology (GAT) BINUS UNIVERSITY Gelar Jakarta GameFest 2026 (JGF): Pameran Game, Indie Spotlight, eSport Community dengan Hadiah hingga Jutaan Rupiah!

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 8 Oktober 2026 – Jurusan Game Application and Technology (GAT) BINUS University kembali menghadirkan Jakarta GameFest 2026 (JGF 2026), sebuah festival dan pameran game yang mempertemukan mahasiswa, alumni, game developer, komunitas, pelaku industri, serta masyarakat umum dalam satu rangkaian acara yang merayakan perkembangan industri game Indonesia. JGF 2026 akan diselenggarakan di BINUS @Kemanggisan, Anggrek Campus, […]

  • Public

    PT Akarsa Garment Indonesia Perkuat Kapasitas Manufaktur Pakaian Terintegrasi

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Industri Tekstil dan Pakaian Jadi (TPJ) di Indonesia terus menunjukkan resiliensi dan tren pertumbuhan yang positif pascapandemi. Merujuk pada tren pemulihan sektor manufaktur nasional, kebutuhan akan pakaian kerja, seragam korporasi, dan produk fesyen berskala besar (B2B) kembali mengalami lonjakan tajam. Data pertumbuhan industri pengolahan nonmigas mengindikasikan bahwa subsektor pakaian jadi masih menjadi salah satu kontributor […]

expand_less