Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Lovina untuk Slow Traveler: Hot Springs, Vihara, dan Alasan Orang Tidak Mau Buru-Buru Pulang

Lovina untuk Slow Traveler: Hot Springs, Vihara, dan Alasan Orang Tidak Mau Buru-Buru Pulang

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Inilah yang Lovina tawarkan di luar tur lumba-lumba, dan kenapa pelancong slow travel mulai menaruh perhatian pada bagian Bali ini.

Tanya kebanyakan wisatawan yang pertama kali ke Lovina kenapa mereka datang, dan jawabannya biasanya lumba-lumba. Perjalanan perahu di pagi buta, air yang tenang, melihat lumba-lumba bergerak di teluk saat matahari terbit, itu adalah pengalaman yang benar-benar bagus dan daya tarik paling dikenal di kawasan ini.

Tapi sesuatu terjadi pada banyak pengunjung setelah perahu-perahu itu kembali. Sisa hari terbuka begitu saja, ritme Lovina mulai terasa, dan jenis perjalanan yang berbeda pun menjadi mungkin. Tidak ada beach club di sini, tidak ada kemacetan lalu lintas, tidak ada tekanan untuk mengisi setiap jam. Ritme Bali Utara berbeda dari selatan, dan perbedaan itulah yang sebenarnya membuat orang memilih untuk tinggal lebih lama.

Inilah yang Lovina tawarkan di luar tur lumba-lumba, dan kenapa pelancong slow travel mulai menaruh perhatian pada bagian Bali ini.

Lovina Setelah Perahu Pagi Kembali

Perahu lumba-lumba berangkat sebelum matahari terbit dan kembali sekitar pukul 08.00. Setelah itu, Lovina kembali ke ritmenya yang alami. Pantai di sini berpasir hitam dengan air yang tenang karena swell Samudra Hindia dipatahkan oleh karang di lepas pantai, membuat airnya jauh lebih jinak dibanding Bali Selatan.

Pertengahan pagi adalah saat kawasan ini paling jujur menampilkan dirinya. Warung lokal sudah buka, aktivitas jalanan mencerminkan kehidupan sehari-hari bukan pariwisata, dan beberapa kafe di sepanjang jalan utama cukup sepi untuk berpikir jernih. Bagi wisatawan yang datang dari Seminyak atau Ubud, ketiadaan tingkat kebisingan dan kepadatan komersial tertentu langsung terasa.

Ini bukan tempat untuk orang yang membutuhkan stimulasi. Ini adalah tempat untuk orang yang membutuhkan sebaliknya.

Pemandian Air Panas Banjar

Air Panas Banjar, sekitar 10 hingga 12 kilometer dari pusat Lovina, adalah rangkaian kolam air panas alami bertingkat yang terletak di lereng bukit yang rindang. Suhu air secara konsisten hangat dari aktivitas vulkanik alami, dan kolam-kolamnya menarik secara arsitektur: pancuran batu berukir mengalirkan air ke kolam atas, yang kemudian meluap ke tingkat bawah melalui bebatuan tradisional Bali.

Sebuah pura Buddha berdiri di samping mata air, menambahkan lapisan makna budaya yang membuat kunjungan ini terasa lebih dari sekadar objek wisata.

Pemandian paling baik dikunjungi di pagi hari sebelum rombongan tur tiba. Tiket masuk terjangkau. Bawa pakaian ganti dan luangkan setidaknya 90 menit.

Vihara Brahmavihara-Arama

Brahmavihara-Arama adalah satu-satunya biara Buddha di Bali. Letaknya di lereng bukit di atas desa Banjar, dengan pemandangan ke lanskap sekitarnya, dan memuat perpaduan unik antara arsitektur Bali dan Buddha.

Biara ini aktif digunakan: para biksu tinggal dan berlatih di sini. Pengunjung dapat menjelajahi area kompleks yang mencakup taman meditasi, mural berwarna-warni yang menggambarkan ajaran Buddha, dan sebuah patung emas besar. Suasananya tenang dan kontemplatif, jarang terasa seperti pura wisata biasa.

Brahmavihara-Arama dan Air Panas Banjar jaraknya cukup dekat untuk digabung menjadi satu ekskursi setengah hari. Kunjungi biara dulu, baru pemandian air panas. Urutannya cocok.

Singaraja sebagai Hari Wisata Budaya

Singaraja, sekitar 10 hingga 15 kilometer di timur Lovina, pernah menjadi ibu kota kolonial Bali dan memiliki karakter yang sangat berbeda dari bagian Bali lainnya. Gedong Kirtya adalah perpustakaan di Singaraja yang menyimpan salah satu koleksi manuskrip lontar penting di dunia, teks-teks Bali dan Jawa kuno yang ditulis di atas daun lontar yang dipreparasi. Perpustakaan ini terbuka untuk pengunjung dan merupakan salah satu dari sedikit pengalaman benar-benar bernilai akademis di Bali.

Kawasan pelabuhan lama Singaraja masih menyimpan jejak periode kolonial Belanda: gudang-gudang tua, bangunan administratif, dan perpaduan arsitektur ruko Cina yang mencerminkan sejarah kota ini sebagai pelabuhan dagang. Klenteng-klenteng di bagian kota ini layak untuk dijelajahi sekitar satu jam.

Singaraja juga memiliki budaya pasar harian yang terasa otentik lokal, bukan diatur untuk wisatawan.

Pantai dalam Mode yang Berbeda

Pantai Lovina bukan pantai untuk foto kartu pos. Pasirnya berwarna hitam vulkanik, airnya tenang bukan dramatis, dan kesan visualnya butuh sedikit penyesuaian jika datang dengan ekspektasi pantai berpasir putih seperti Bali Selatan.

Yang ditawarkan sebagai gantinya adalah ketenangan yang sungguh-sungguh. Pantai di sore hari, setelah perahu-perahu tur sudah ditambatkan dan pengunjung pagi sudah pergi, menjadi salah satu ruang publik paling sepi di Bali. Perahu nelayan bersandar di tengah teluk. Keluarga lokal menggunakan garis pantai untuk aktivitas keseharian mereka. Matahari terbenam dari bagian Bali Utara ini tidak terburu-buru, sebuah kualitas yang jarang ditemukan bahkan di momen paling indah dari sunset Bali Selatan.

Kenapa Seririt Menjadi Basecamp yang Tepat

Liberta Home Lovina berlokasi di Jalan Udayana II No. 61, Seririt, Buleleng. Seririt adalah kota kecil di sebelah barat pusat Lovina, lebih tenang dari strip Lovina utama tapi masih dalam jangkauan mudah ke titik keberangkatan perahu lumba-lumba, Banjar, dan Singaraja.

Menginap di Seririt daripada di pusat Lovina berarti mundur satu langkah lagi dari infrastruktur pariwisata. Kawasan ini terasa lebih seperti kota Bali daripada destinasi wisata. Bagi pelancong slow travel, itulah intinya. 

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BINUS ASO Gandeng Imajin, Mahasiswa Siap Jadi Innovator

    BINUS ASO Gandeng Imajin, Mahasiswa Siap Jadi Innovator

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Di tengah perubahan industri manufaktur yang makin cepat dan serba digital, BINUS ASO School of Engineering terus memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai perusahaan dari Indonesia maupun Jepang untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Salah satu kolaborasi yang menarik adalah kerja sama dengan PT Imajinasi Karya Bangsa (Imajin). Melalui kolaborasi ini, BINUS ASO […]

  • Prabowo Sambut PM Narendra Modi di Istana Merdeka, Tegaskan Eratnya Hubungan Indonesia-India

    Prabowo Sambut PM Narendra Modi di Istana Merdeka, Tegaskan Eratnya Hubungan Indonesia-India

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menyambut Perdana Menteri India Narendra Modi dalam upacara penyambutan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Penyambutan berlangsung khidmat sekaligus meriah, menandai dimulainya agenda utama kunjungan kenegaraan Modi ke Indonesia yang dijadwalkan berlangsung hingga 8 Juli. PM Modi tiba di kawasan Istana sekitar pukul 10.20 WIB dengan iring-iringan pasukan pengawal bermotor […]

  • Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle B01
    • visibility 318
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • BRI Finance Raih Pertumbuhan Positif di Segmen Kendaraan Bekas hingga Mei 2026

    BRI Finance Raih Pertumbuhan Positif di Segmen Kendaraan Bekas hingga Mei 2026

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Juni 2026 – Dalam situasi tekanan terhadap daya beli masyarakat dan persaingan yang semakin ketat di industri otomotif nasional, kebutuhan akan solusi pembiayaan yang lebih terjangkau tetap menunjukkan tren positif. Kondisi ini tercermin dari meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan bekas yang dinilai mampu menjadi alternatif mobilitas yang ekonomis tanpa mengurangi fungsi dan kenyamanan. […]

  • Saatnya Berhenti Membeli Pakaian yang Hanya “Oke” di Awal

    Saatnya Berhenti Membeli Pakaian yang Hanya “Oke” di Awal

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Dunia fashion lokal memang sedang ramai-ramainya. Brand baru bermunculan setiap minggu, namun banyak yang terjebak pada formula yang sama: mengejar tren musiman dan logo yang mencolok. Di tengah keriuhan itu, konsumen mulai sadar bahwa mereka sudah lelah dengan pakaian yang “gugur” sebelum waktunya. Ada pergeseran perilaku yang menarik di sini. Pembeli sekarang jauh lebih kritis. […]

  • Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

    Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinking fund adalah metode menyisihkan uang secara bertahap untuk kebutuhan yang sudah diperkirakan akan datang di masa depan. Berbeda dengan dana darurat yang digunakan untuk situasi tak terduga, sinking fund justru dipersiapkan untuk pengeluaran yang sudah direncanakan, seperti liburan, membeli gadget baru, biaya pendidikan, hingga uang muka rumah. Belakangan ini, metode sinking fund semakin banyak […]

expand_less