Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Kick-off Upstream Youth Champs 2026 di IPB University Ajak Mahasiswa Gali Potensi dan Kenali Industri Hulu Migas

Kick-off Upstream Youth Champs 2026 di IPB University Ajak Mahasiswa Gali Potensi dan Kenali Industri Hulu Migas

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 27 September 2026 – Upstream Youth Champs 2026 (UYC) resmi memulai rangkaian kegiatannya di IPB University, Bogor, pada Selasa (22/9/2026). UYC hadir sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia hulu migas sekaligus mengeksplorasi potensi diri di luar bidang akademis melalui kolaborasi antara PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Games of Society (GOS).

Mengusung tema “Menggali Potensi, Menggerakkan Energi”, rangkaian kegiatan UYC berlangsung hingga Desember 2026 di berbagai kampus di Indonesia dengan menghadirkan campus roadshow, diskusi interaktif bersama praktisi hulu migas, hingga national online competition. Melalui program ini, para mahasiswa tidak hanya dapat mengasah minat, bakat, dan jiwa kepemimpinan mereka, tetapi juga berkesempatan menyuarakan ide serta perspektif inovatif demi mendukung masa depan dan ketahanan energi nasional.

Bersama GOS dan PHE, mahasiswa akan diajak memahami lebih dekat industri hulu migas, perannya dalam mendukung kebutuhan energi dan pembangunan Indonesia, serta tantangan dan peluang yang membentuk masa depan sektor energi. Rangkaian program akan dikemas melalui Campus roadshow, sesi edukasi dan diskusi, aktivitas interaktif, serta national online competition.

Novel Leonardo, CEO Games of Society, mengatakan, “Selama ini Games of Society hadir melalui olahraga sebagai ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi, membangun komunitas, dan menyalurkan semangat positif. Tahun ini, kami ingin memperluas ruang tersebut dengan menghadirkan pengalaman yang dapat membantu anak muda menggali potensi mereka di bidang yang lebih luas. Melalui kolaborasi dengan PHE dalam Upstream Youth Champs 2026, kami ingin membawa generasi muda lebih dekat dengan industri hulu energi melalui pendekatan yang interaktif dan relevan dengan karakter mereka, sekaligus memberikan ruang untuk menyampaikan ide dan perspektif mengenai masa depan Indonesia.”

Kolaborasi ini mempertemukan jaringan dan karakter generasi muda yang dibangun GOS dengan pengalaman serta perspektif industri yang dimiliki PHE. Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan mahasiswa, pembahasan mengenai energi diharapkan dapat menjadi percakapan yang relevan sekaligus memperluas pemahaman mengenai hubungan antara energi dan pembangunan Indonesia.

Sebagai Subholding Upstream dan salah satu pelopor utama industri hulu migas nasional, PHE menghadirkan perspektif industri dalam rangkaian UYC. Melalui sesi edukasi bersama praktisi PHE, mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk memahami kegiatan dan tantangan industri hulu migas serta kontribusinya terhadap berbagai aktivitas yang menopang pembangunan nasional.

Hermansyah Y. Nasroen, Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi, mengatakan, “Melalui kegiatan inni, PHE ingin membawa pemahaman mengenai industri hulu migas lebih dekat kepada generasi muda melalui pengalaman yang edukatif dan interaktif. Upstream Youth Champs menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh peran sektor hulu dalam mendukung kebutuhan energi Indonesia, sekaligus melihat berbagai tantangan dan perkembangan yang dihadapi industri. Kami berharap interaksi yang terbangun melalui program ini dapat memperluas wawasan generasi muda mengenai industri energi dan membuka ruang bagi lahirnya perspektif baru untuk masa depan Indonesia.”

Dalam kesempatan sama Puji Mudiana S.P, M.A, Direktur Pengembangan Karir, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni IPB University, mengatakan, “Kampus memiliki peran penting dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi dan memperluas wawasan terhadap berbagai perkembangan di dunia nyata. Industri hulu migas merupakan salah satu sektor yang memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan, sehingga kesempatan untuk mengenal dunia industri hulu migas secara lebih dekat menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa. Kami menyambut baik kehadiran Upstream Youth Champs 2026 di IPB University sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif baru dan memahami bagaimana pengetahuan serta potensi yang mereka miliki dapat dikembangkan menjadi kontribusi bagi Indonesia.”

Salah satu sesi yang menjadi bagian dari kick-off UYC di kampus IPB University adalah talkshow bersama HR practitioner dan career content creator Vina Muliana. Dalam sesi tersebut, Vina mengajak mahasiswa melihat potensi diri sebagai sesuatu yang perlu terus dikembangkan melalui pengalaman, keberanian untuk mencoba, dan keterbukaan terhadap berbagai perspektif.

Selain talkshow, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti sesi edukasi bersama Perwira PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Sesi ini membawa pembahasan mengenai kegiatan dan tantangan industri hulu migas, termasuk perannya dalam mendukung kebutuhan energi dan berbagai aktivitas yang menopang pembangunan nasional.

Melalui UYC, PHE  juga membuka ruang dialog dengan mahasiswa mengenai perkembangan industri hulu dan kebutuhan energi Indonesia. Kehadiran perspektif industri tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai peran sektor hulu serta berbagai tantangan dan peluang yang akan membentuk masa depan energi.

Selain kegiatan di kampus, UYC menghadirkan national online competition yang terbuka bagi mahasiswa dan generasi muda di seluruh Indonesia. Kompetisi ini memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan dan menyampaikan gagasan mengenai energi melalui konten kreatif yang edukatif dan relevan. Kompetisi berlangsung di tingkat regional dan nasional. Peserta akan mengembangkan gagasan melalui karya yang dinilai berdasarkan sejumlah aspek, termasuk kedalaman insight strategis, storytelling, kesesuaian dengan pilar komunikasi PHE, engagement publik, serta kualitas eksekusi konten.

Melalui kompetisi tersebut, PHE memberikan ruang kepada generasi muda untuk tidak hanya menerima informasi mengenai energi, tetapi juga mengolah pengetahuan menjadi gagasan dan menyampaikannya melalui medium yang dekat dengan keseharian mereka.

PHE akan melakukan roadshow kegiatan UYC di 20 kampus di berbagai wilayah di Indonesia dan IPB University akan menjadi kampus pertama tempat diselenggarakannya sekaligus Kick Off UYC. Melalui rangkaian tersebut, GOS dan PHE akan memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal industri hulu migas, memahami kontribusinya bagi Indonesia, serta mengambil bagian dalam percakapan mengenai masa depan energi.

Semangat “Menggali Potensi, Menggerakkan Energi” menjadi benang merah UYC dalam mempertemukan generasi muda dengan dunia hulu migas. Melalui kolaborasi GOS dan PHE, program ini diharapkan dapat membuka wawasan, memperluas perspektif, serta mendorong lahirnya gagasan baru dari generasi muda untuk Indonesia.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mendorong PT Perkebunan Nusantara I (Persero) untuk memperkuat kontribusinya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui percepatan pengembangan komoditas perkebunan strategis, penguatan riset bibit unggul, serta optimalisasi pemanfaatan lahan. Arahan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menerima jajaran Direksi PTPN I yang dipimpin Direktur Utama PTPN […]

  • Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juli 2026 — Harga Bitcoin bergerak fluktuatif setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima minggu di kisaran US$66.400–US$66.500 pada 21 Juli 2026. Namun, penguatan tersebut tertahan setelah BTC terkoreksi ke area US$65.600–US$65.700 pada 22 Juli 2026.  Koreksi terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia, dengan WTI menembus US$85 per barel dan Brent mendekati US$90 per barel. Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadaptekanan inflasi global dan arah kebijakan suku bunga The Fed.  CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi Bitcoin tidak serta-merta menghapus peluang penguatan, tetapi pasar membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat dari faktor makro dan arus dana institusional.  “Koreksi setelah Bitcoin menyentuh level tertinggi lima minggu adalah hal yang wajar, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari harga minyak dan geopolitik. Peluang penguatan tetap terbuka, tetapi pasar membutuhkan dukungan yang lebih solid, baik dari stabilisasi makro, meredanya risiko energi, maupun keberlanjutan inflow institusional,” ujar Yudho.  Menurut Yudho, harga minyak kini menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam membaca arah Bitcoin jangka pendek. Selama tekanan energi dan eskalasigeopolitik masih berlangsung, volatilitas pasar kripto berpotensi tetap tinggi.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi variabel yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika kenaikan harga energi berlanjut dan kembali mendorong kekhawatiran inflasi, ekspektasiterhadap arah suku bunga The Fed juga bisa berubah. Dampaknya dapat langsung terasa pada aset berisiko seperti Bitcoin,” jelasnya.  Menurut data riset Market Outlook FLOQ, level US$66.500 menjadi resistance jangka pendek Bitcoin setelah dua kali gagal ditembus sepanjang bulan ini. Sementara itu, area US$64.000 menjadisupport penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar.  Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Fokus  Data FLOQ mencatat eskalasi konflik AS-Iran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak. Selama tekanan geopolitik dan risiko pasokan energi belum mereda, hargaminyak diperkirakan tetap menjadi variabel penting yang memengaruhi pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi indikator penting untuk membaca arah Bitcoin. […]

  • Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur

    Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperluas jaringan kemitraan internasional guna mempercepat kemandirian dan hilirisasi manufaktur di dalam negeri. Langkah taktis ini berjalan nyata melalui penguatan kolaborasi ekonomi spesifik dengan wilayah industri utama di Federasi Rusia. “Saya berharap Dokumen Memorandum yang akan ditandatangani nanti dapat menjadi awal dari komitmen bersama yang lebih kuat […]

  • Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

    Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Bagi Waringin Megah General Contractor, kepercayaan bukan sekadar reputasi yang dibangun melalui proyek-proyek yang selesai, tetapi kemampuan untuk tetap memberikan solusi ketika situasi menjadi kompleks. Dalam industri konstruksi, membangun bukan hanya soal mendirikan struktur yang kokoh. Ujian sebenarnya datang ketika proyek berada di bawah tekanan—ketika desain berubah, jadwal bergeser, biaya harus dikendalikan, dan kondisi lapangan […]

  • Bank Raya Dorong Circular Economy dan Transaksi Digital melalui Raya Preloved Bazaar Vol.2

    Bank Raya Dorong Circular Economy dan Transaksi Digital melalui Raya Preloved Bazaar Vol.2

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) sebagai bank digital bagian dari BRI Group, kembali menghadirkan Raya Preloved Bazaar Vol.2. Kegiatan ini diselenggarakan pada 6–7 Agustus 2026 di Island Hall, Lantai Dasar Menara BRILiaN dan menjadi salah satu bentuk lifestyle activation berbasis komunitas yang mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup yang lebih berkelanjutan sekaligus memanfaatkan […]

  • Avenew Hadirkan AveXchange 2026, PMO Exchange Pertama di Indonesia untuk Mengungkap “The X Factor of PMO”

    Avenew Hadirkan AveXchange 2026, PMO Exchange Pertama di Indonesia untuk Mengungkap “The X Factor of PMO”

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Berdasarkan penelitian PMO di Indonesia terbaru, sebesar 40% proyek di berbagai industri terancam gagal akibat tata kelola yang tidak efektif, sehingga tantangan PMO kini bergeser dari sekadar standarisasi proses menjadi pencipta nilai bisnis. Menjawab tantangan tersebut, Avenew Indonesia menyelenggarakan AveXchange 2026: The X Factor of PMO, forum pertukaran PMO pertama di Indonesia yang akan dilaksanakan […]

expand_less