Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Pajak Kripto Indonesia: 44% Volume Lewat DEX, Tarif Kompetitif Jadi Solusi?

Pajak Kripto Indonesia: 44% Volume Lewat DEX, Tarif Kompetitif Jadi Solusi?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

” />

Jakarta, 3 November 2026 – Usulan penyesuaian tarif pajak aset kripto menjadi perhatian industri di tengah tingginya aktivitas perdagangan melalui decentralized exchange (DEX). Kebijakan pajak yang lebih kompetitif diharapkan dapat mendorong kepatuhan, meningkatkan penerimaan negara, serta mengurangi perpindahan transaksi ke platform yang lebih sulit diawasi.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat, 44% volume perdagangan kripto di Indonesia berlangsung melalui DEX, atau dua kali lipat dari rata-rata global sebesar 22%.

Tingginya aktivitas perdagangan melalui DEX menjadi tantangan bagi pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak. DJP mengidentifikasi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan visibilitas data transaksi, kemudahan pemindahan aset ke luar negeri, hingga sensitivitas pengguna terhadap biaya perdagangan.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai penyesuaian tarif pajak perlu mempertimbangkan perilaku pengguna serta daya saing industri aset kripto di Indonesia.

“Tarif pajak yang lebih kompetitif berpotensi mendorong pengguna untuk bertransaksi melalui platform domestik yang berada dalam pengawasan otoritas. Dengan mekanisme pemungutan yang lebih mudah dan transparan, kebijakan ini diharapkan dapat memperluas basis kepatuhan sekaligus meningkatkan penerimaan negara,” kata Yudho.

Tarif pajak kripto dan usulan penyesuaian

Saat ini, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2025, tarif PPh Pasal 22 final atas transaksi aset kripto melalui penyelenggara perdagangan aset keuangan digital dalam negeri sebesar 0,21% dari nilai transaksi.

Sementara itu, transaksi melalui platform luar negeri dikenakan tarif sebesar 1%. Ketentuan tersebut berlaku sejak 1 Agustus 2025.

Adapun PPN atas penyerahan aset kripto tidak lagi dikenakan berdasarkan PMK 50/2025, karena aset kripto, seperti BItcoin, Ethereum dan lainnya dipersamakan dengan surat berharga.

Di tengah ketentuan tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengusulkan penyesuaian tarif PPh Pasal 22 menjadi 0,1%. Usulan ini diharapkan dapat menciptakan struktur biaya yang lebih kompetitif bagi pengguna platform domestik.

Penyesuaian tarif juga diharapkan dapat mengurangi insentif bagi pengguna untuk memindahkan aktivitas perdagangan ke DEX atau platform luar negeri yang lebih sulit dijangkau oleh mekanisme pemungutan pajak. Dengan semakin banyak transaksi yang berlangsung melalui platform domestik, basis pemungutan pajak berpotensi meluas dan penerimaan negara dapat meningkat.

Menurut Yudho, penurunan tarif perlu diiringi dengan penguatan pengawasan dan edukasi perpajakan agar kebijakan tersebut dapat berjalan efektif.

“Penyesuaian tarif perlu menjadi bagian dari pendekatan yang lebih menyeluruh. Dengan tarif yang lebih kompetitif, pengawasan yang efektif, dan pemahaman pengguna mengenai kewajiban pajak, aktivitas perdagangan dapat lebih banyak berlangsung melalui kanal yang terawasi. Hal ini berpotensi memperkuat kepatuhan dan mendukung penerimaan negara,” katanya.

Penguatan pengawasan dan kepatuhan

DJP juga berencana memanfaatkan Crypto-Asset Reporting Framework (CARF) untuk memperkuat pertukaran data transaksi aset kripto lintas negara. Selain itu, pemerintah berencana menunjuk platform perdagangan aset kripto luar negeri sebagai pemungut PPh Pasal 22.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas cakupan pengawasan dan mengurangi kesenjangan perlakuan perpajakan antara platform domestik dan luar negeri.

Di sisi lain, penggunaan DEX atau platform luar negeri tidak serta-merta menghapus kewajiban perpajakan. Pengguna tetap perlu memahami ketentuan yang berlaku dan memenuhi kewajiban pajaknya sesuai karakteristik transaksi.

Yudho memandang kepastian regulasi, tarif yang kompetitif, serta penguatan tata kelola sebagai faktor penting dalam membangun ekosistem aset keuangan digital yang transparan dan berkelanjutan.

“Penyesuaian tarif pajak perlu diiringi dengan kepastian regulasi dan penguatan tata kelola. Dengan kebijakan yang lebih kompetitif, diharapkan semakin banyak aktivitas perdagangan berlangsung melalui platform domestik yang terawasi, sehingga kepatuhan pajak dapat meningkat dan penerimaan negara dapat lebih optimal,” pungkas CEO FLOQ.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan dari Beragam Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut

    Permintaan dari Beragam Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Agustus 2026 – Dinamika industri batu bara dan proses penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 tidak menyurutkan prospek pembiayaan alat berat PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”). Perseroan melihat kebutuhan alat berat masih terjaga seiring berlanjutnya aktivitas usaha dan investasi di berbagai sektor produktif. Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, […]

  • Dumdumz Bag Charm Sukses Ramaikan Pasaraya Blok M, Hadirkan Pengalaman Interaktif yang Tarik Antusiasme Ratusan Pengunjung

    Dumdumz Bag Charm Sukses Ramaikan Pasaraya Blok M, Hadirkan Pengalaman Interaktif yang Tarik Antusiasme Ratusan Pengunjung

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Juli 2026 – Dumdumz Bag Charm sukses menghadirkan pengalaman offline yang meriah melalui aktivasi di Pasaraya Blok M, yang menjadi puncak dari rangkaian kampanye brand. Mengusung konsep experiential activation, kegiatan ini berhasil menarik antusiasme ratusan pengunjung melalui berbagai permainan interaktif, penampilan Live Music, Live DJ, serta kesempatan mendapatkan merchandise eksklusif. Sebagai destinasi utama […]

  • SCANDIA Resmi Membuka Toko Kedua di Makassar, Grand Opening di TSM Meriah dengan Beragam Promo Spesial

    SCANDIA Resmi Membuka Toko Kedua di Makassar, Grand Opening di TSM Meriah dengan Beragam Promo Spesial

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SCANDIA resmi membuka toko keduanya di Kota Makassar yang berlokasi di Trans Studio Mall Makassar (TSM), Lantai LGM, sebagai bagian dari komitmen untuk semakin dekat dengan pelanggan dan memperluas akses terhadap pilihan furniture serta sofa recliner modern. Grand Opening yang berlangsung meriah ini dimeriahkan dengan berbagai promo spesial, pembagian bantal gratis untuk 50 pengantri pertama, […]

  • Public

    Suku Bunga AS Tetap, Mengapa Pasar Kripto Belum Bergerak Positif?

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 29 Oktober 2026 — Bank sentral Amerika Serikat (The Fed), mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,75%–4% dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 28 Oktober 2026. Keputusan ini sesuai dengan ekspektasi pasar, tetapi belum menghilangkan ketidakpastian terhadap arah kebijakan moneter AS dan prospek aset berisiko, termasuk kripto. Dalam pernyataan resminya, Ketua The […]

  • Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia

    Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Model Drone as First Responder (DFR) membalik urutan respons darurat. Drone dikirim lebih dulu untuk memastikan kondisi dari udara, baru orang dikerahkan sesuai yang terlihat. Dengan dock otomatis, drone lepas landas sendiri saat ada pemicu dan diawasi pilot dari jauh. Pukul dua dini hari, alarm di pagar sebuah tambang berbunyi. Buat tim keamanan, momen seperti […]

  • Public

    Sebanyak 514 Barang Tertinggal di Bulan Oktober, LRT Jabodebek : Perhatikan Kembali Barang Bawaan Anda

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Memastikan barang bawaan tetap bersama pemiliknya merupakan langkah sederhana yang penting saat menggunakan transportasi publik. Di tengah mobilitas yang tinggi, pengguna LRT Jabodebek diimbau untuk memeriksa kembali barang pribadi sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun agar tidak tertinggal atau tertukar dengan milik pengguna lain. Berdasarkan data sementara LRT Jabodebek pada bulan Oktober 2026, […]

expand_less