Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Pasar Kripto Kembali Berdarah, Ini Prediksi Harga Bitcoin pada November 2026

Pasar Kripto Kembali Berdarah, Ini Prediksi Harga Bitcoin pada November 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 6 November 2026 — Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan pada awal November 2026. Setelah sempat menguat di atas US$81.000, BTC justru terkoreksi hingga menyentuh kisaran US$76.000 pada 5 November 2026. Pelemahan ini terjadi di tengah aksi jual besar-besaran di pasar saham Amerika Serikat (AS), terutama sektor teknologi, yang turut memengaruhi sentimen pasar kripto.

Menurut CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, tekanan terhadap Bitcoin perlu dilihat dalam konteks kondisi pasar yang lebih luas. Penurunan tajam saham teknologi AS, khususnya sektor semikonduktor, menunjukkan adanya pengurangan eksposur investor terhadap aset berisiko. 

“Salah satu sentimen yang memengaruhi pasar adalah kemenangan Partai Demokrat dalam Pemilu Sela AS, yang memunculkan kekhawatiran mengenai potensi regulasi dan pembatasan lebih ketat terhadap pengembangan teknologi AI, termasuk super AI. Ketidakpastian tersebut turut menekan prospek perusahaan teknologi dan memicu aksi jual di pasar saham AS,” ungkap Yudho. 

Berdasarkan data CoinGecko, Bitcoin turun sekitar 5,8% dalam 24 jam hingga 5 November dan diperdagangkan di sekitar US$75.954. Koreksi juga terjadi pada aset kripto lainnya, dengan Ethereum (ETH) melemah 7,5% ke US$2,251 dan Solana (SOL) turun 7,9% ke US$89,16. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turut menyusut 4,6% menjadi disekitar US$2,66 triliun.

Salah satu faktor yang menekan harga Bitcoin adalah pelemahan saham teknologi AS. Pada perdagangan 5 November, Nasdaq Composite turun 4,7%, sementara S&P 500 melemah 3,5%. Saham Nvidia terkoreksi 7,5% dan AMD anjlok sekitar 14,6%.

“Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana perubahan sentimen di pasar saham dapat merembet ke pasar kripto. Ketika investor mulai mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, Bitcoin dan aset digital lainnya berpotensi ikut mengalami tekanan jual,” jelas Yudho.

Pemilu Sela AS dan Arus Dana ETF Jadi Perhatian

Selain pasar saham, pemilu sela AS (US Midterm Elections) pada 3 November 2026 juga menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati. Perkembangan politik AS berpotensi mempengaruhi ekspektasi investor terhadap kebijakan ekonomi, regulasi industri kripto, serta arah pasar keuangan global.

Di sisi lain, arus dana ETF Bitcoin spot di AS masih menunjukkan pergerakan yang fluktuatif. Produk investasi tersebut mencatatkan arus keluar bersih sebesar US$115,6 juta pada 3 November. Secara akumulatif, penarikan dana bahkan telah melampaui US$1,15 miliar dalam tiga sesi perdagangan.

Meski demikian, pada 4 November ETF Bitcoin spot kembali mencatatkan arus masuk bersih sebesar US$74,6 juta. Perubahan ini menunjukkan bahwa minat investor institusional masih bergerak dinamis di tengah ketidakpastian pasar.

“Arus dana ETF Bitcoin sempat kembali positif, hal ini belum cukup untuk memastikan pemulihan harga secara berkelanjutan. Investor masih perlu mencermati perkembangan sentimen global dan stabilitas pasar dalam beberapa pekan ke depan,” ujar Yudho.

Tekanan juga terlihat di pasar derivatif. Data FLOQ menunjukkan total likuidasi pasar kripto mencapai sekitar US$1,08 miliar dalam 24 jam, dengan US$954,38 juta berasal dari posisi long. Besarnya likuidasi ini mengindikasikan banyak trader yang mengantisipasi kenaikan harga justru terkena tekanan ketika Bitcoin kembali terkoreksi.

Prediksi Harga Bitcoin November 2026

Dari sisi teknikal, Bitcoin masih menghadapi tantangan untuk membalikkan tren penurunan. Berdasarkan grafik harian TradingView pada 5 November 2026, BTC masih bergerak dalam pola descending channel atau kanal menurun.

Indikator Bollinger Bands menunjukkan area US$80.139 sebagai rata-rata pergerakan 20 hari sekaligus resisten awal yang perlu ditembus. Jika, BTC mampu kembali di atas US$80.000, peluang penguatan menuju US$81.000–US$82.000 terbuka. Penembusan area tersebut berpotensi membawa BTC menguji level US$85.000.

Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut, area US$75.000-US$76.000 menjadi support penting yang perlu dipertahankan. Apabila level tersebut ditembus, Bitcoin berpotensi mengalami koreksi lebih dalam menuju kisaran US$73.000.

Yudho menilai Bitcoin masih berada dalam fase pergerakan tidak menentu atau chop zone. Menurutnya, area US$75.000 dan US$90.000 menjadi batas penting yang perlu diperhatikan sebelum arah pasar terlihat lebih jelas.

“Pergerakan Bitcoin sepanjang November 2026 diperkirakan masih akan diwarnai volatilitas. Kondisi saham teknologi AS, perkembangan kebijakan pasca pemilu, arus dana ETF, serta sentimen investor akan menjadi sejumlah faktor yang mempengaruhi arah harga BTC,” tuturnya.

Investor perlu mencermati perkembangan pasar dan mengelola risiko sebelum mengambil keputusan transaksi. Perlu diingat, aset kripto memiliki volatilitas tinggi sehingga pergerakan harga dapat berubah dengan cepat.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Produk Prima dari Pabrik hingga Proyek, Waskita Beton Precast Pastikan Mutu Produk Spun Pile untuk Proyek Tangguhh UCC Onshore Project di Papua

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, September 2026 – Pada setiap karya konstruksi, kualitas produk tidak hanya ditentukan dari hasil akhir. Sebelum diinstalasi, material dan produk beton melewati sejumlah tahapan pemeriksaan guna memastikan kesesuaiannya dengan persyaratan teknis dan kebutuhan infrastruktur. PT Waskita Beton Precast Tbk menerapkan sistem pengendalian mutu yang mencakup tahapan persiapan, pemeriksaan material, pengawasan selama proses produksi, hingga […]

  • JAKARTA Liveable Art Soirée: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL RESMI HADIR DI SARINAH THAMRIN

    JAKARTA Liveable Art Soirée: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL RESMI HADIR DI SARINAH THAMRIN

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    JAKARTA, 10 Juli 2026 – Menyusul kesuksesan peluncurannya di Yogyakarta, koleksi kolaboratif Purana dan Puragraph x Anton Afganial yang diakui secara luas hari ini melanjutkan debutnya di Jakarta melalui Liveable Art Soirée eksklusif selama dua hari di Sarinah Thamrin (Lantai 1). Berlangsung dari tanggal 10 hingga 11 Juli 2026, perhelatan ini membawa energi kreatif Yogyakarta […]

  • Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang

    Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, BP Tapera bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta para pemangku kepentingan juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Akad Massal dan Serah Terima Kunci sekitar 62.000 unit KPR Sejahtera yang direncanakan berlangsung pada 30 Juli 2026 di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut akan […]

  • Public

    TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 Oktober 2026 — Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 resmi dibuka pada Rabu, 14 Oktober 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, dan berlangsung hingga 18 Oktober 2026. Dengan mengusung posisi Indonesia sebagai pusat sourcing global, TEI 2026 menghadirkan 1.873 perusahaan peserta serta menargetkan transaksi sebesar USD 17,5 miliar. Pada Opening […]

  • Public

    BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Dengan dukungan pembiayaan, ketersediaan pasokan rumah, serta kemudahan akses informasi, penyaluran FLPP diharapkan dapat semakin optimal dan menjangkau lebih banyak MBR di Kabupaten Subang. Subang, 5 Oktober 2026 – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus mendorong percepatan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Kabupaten Subang. Upaya tersebut dilakukan bersama Kementerian Perumahan dan […]

  • BRI KK RS PGI Cikini Hadir Dukung Kebutuhan Layanan Perbankan di Lingkungan Rumah Sakit

    BRI KK RS PGI Cikini Hadir Dukung Kebutuhan Layanan Perbankan di Lingkungan Rumah Sakit

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BRI Kantor Kas (KK) RS PGI Cikini terus memberikan kemudahan akses layanan perbankan bagi berbagai pihak yang beraktivitas di lingkungan rumah sakit. Kehadiran kantor kas ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang dekat, mudah dijangkau, dan mampu mendukung kebutuhan transaksi pengelola rumah sakit, karyawan, pasien, keluarga pasien, serta masyarakat umum di […]

expand_less