Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Bitcoin Turun: Buy the Dip atau DCA, Strategi Mana yang Lebih Sesuai?

Bitcoin Turun: Buy the Dip atau DCA, Strategi Mana yang Lebih Sesuai?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 16 Juli 2026 – Ketika harga Bitcoin turun, dua kalimat biasanya mulai ramai muncul di media sosial: “buy the dip” dan “tunggu harga paling bawah”. Keduanya terdengar sederhana, tetapi tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui secara pasti kapan harga sudah mencapai titik terendah.

Harga yang terlihat murah hari ini masih dapat turun lagi besok. Sebaliknya, menunggu harga yang dianggap sempurna juga dapat membuat seseorang tidak pernah mengambil keputusan sesuai rencana.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis mengatakan koreksi pasar sering membuat pengguna merasa harus mengambil keputusan dengan cepat. Padahal, keputusan yang sehat dimulai dari pemahaman terhadap risiko, kondisi keuangan pribadi, dan tujuan yang jelas, bukan dari rasa takut ketinggalan.

Pada 13 Juli 2026, Bitcoin berada di sekitar US$62.328. Sebagai pembanding historis, Bitcoin pernah mencapai sekitar US$68.999,99 pada November 2021. Artinya, harga pada snapshot tersebut berada sekitar 10% di bawah puncak 2021.

Perbandingan ini bukan berarti kondisi pasar 2026 sama dengan 2021. Bitcoin telah mencapai level yang lebih tinggi setelah 2021, sehingga angka tersebut hanya digunakan sebagai titik referensi untuk menunjukkan bahwa harga yang terlihat familiar dapat muncul dalam konteks pasar yang sangat berbeda.

Mengapa Harga Bitcoin Bisa Turun Tajam?

Bitcoin diperdagangkan selama 24 jam setiap hari dan dapat bereaksi cepat terhadap berbagai informasi. Pergerakan harga dapat dipengaruhi oleh:

1. Perubahan suku bunga dan likuiditas global.

2. Kondisi geopolitik dan perubahan selera terhadap aset berisiko.

3. Aktivitas investor besar dan arus dana institusional.

4. Regulasi aset digital.

5. Likuidasi posisi dengan leverage.

6. Pergerakan pasar saham dan aset berisiko lainnya.

7. Sentimen media dan media sosial.

Penurunan harga tidak selalu berarti terdapat masalah mendasar pada jaringan Bitcoin. Sebaliknya, kenaikan harga juga tidak berarti risikonya telah hilang.

Apa Itu Buy the Dip?

Buy the dip adalah pendekatan membeli aset setelah harganya mengalami penurunan dari level sebelumnya. Tujuannya adalah memperoleh harga yang dianggap lebih menarik dibandingkan sebelum koreksi.

Tantangan utamanya adalah menentukan kapan penurunan dianggap cukup dalam. Seseorang dapat membeli setelah harga turun 10%, tetapi harga masih dapat turun 10%, 20%, atau lebih setelah transaksi dilakukan. Risiko utamanya bukan hanya salah memilih aset, tetapi juga salah menilai waktu dan menggunakan modal terlalu besar dalam satu keputusan.

Apa Itu DCA?

DCA atau dollar-cost averaging adalah pendekatan membeli aset secara berkala menggunakan nominal yang sudah ditentukan sebelumnya. Sebagai contoh, pengguna mengalokasikan Rp500.000 setiap bulan selama enam bulan, terlepas dari apakah harga sedang naik atau turun.

Dengan DCA, pengguna tidak harus menentukan satu titik masuk yang dianggap sempurna. Harga pembelian rata-rata terbentuk dari beberapa transaksi dalam periode berbeda. Namun, DCA bukan strategi tanpa risiko. Jika harga aset terus turun dalam waktu panjang, nilai portofolio tetap dapat mengalami kerugian. DCA juga tidak menjamin keuntungan.

Buy the Dip vs DCA

Tidak ada pendekatan yang otomatis sesuai untuk semua orang. Pilihan bergantung pada tujuan, kondisi keuangan, toleransi risiko, jangka waktu, dan pemahaman terhadap aset.

Bitcoin 2026 dan Bitcoin 2021: Harga Serupa, Konteks Berbeda

Pada November 2021, Bitcoin mencapai puncak mendekati US$69.000 sebelum memasuki periode penurunan besar pada tahun berikutnya.

Pada Juli 2026, Bitcoin kembali berada di area harga yang berdekatan dengan referensi tersebut. Namun, pengguna tidak boleh menyimpulkan bahwa pola setelahnya pasti akan sama. Pelaku pasar, kondisi likuiditas, produk institusional, regulasi, dan lingkungan ekonomi telah berubah.

Riwayat harga dapat memberikan konteks, tetapi tidak dapat digunakan untuk menjamin arah berikutnya. Pertanyaan yang lebih penting adalah: mengapa saya ingin memiliki Bitcoin, berapa lama saya siap memegangnya, berapa besar penurunan yang dapat saya toleransi, dan apakah kondisi keuangan saya mendukung keputusan ini?

Checklist Sebelum Buy the Dip atau DCA

1. Dana darurat sudah tersedia.

2. Dana yang digunakan tidak dibutuhkan untuk kebutuhan jangka pendek.

3. Utang berbunga tinggi sudah dipertimbangkan.

4. Tujuan transaksi dan jangka waktunya sudah jelas.

5. Batas nominal sudah ditentukan.

6. Pengguna memahami volatilitas Bitcoin.

7. Tidak menggunakan leverage yang tidak dipahami.

8. Keputusan tidak hanya didasarkan pada influencer, FOMO, atau tekanan sosial.

9. Harga dan informasi pasar telah diperiksa.

10. Pengguna siap menghadapi penurunan lanjutan.

Gunakan Informasi, Bukan Emosi

Penurunan harga dapat menciptakan peluang bagi sebagian pengguna, tetapi juga dapat menghasilkan kerugian bagi pengguna yang masuk tanpa perencanaan. Buy the dip memerlukan penilaian terhadap harga dan penggunaan modal. DCA mengurangi kebutuhan untuk menentukan satu waktu pembelian, tetapi tetap membawa risiko pasar.

Sebelum mengambil keputusan, cek harga dan pergerakan Bitcoin di Pasar FLOQ dan pelajari manajemen risiko kripto melalui FLOQ Academy.

Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian akibat volatilitas harga pasar. Seluruh informasi yang tersedia hanya bersifat umum dan bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi investasi. Kami menghimbau seluruh konsumen untuk melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi secara matang sebelum melakukan transaksi aset kripto. Konsumen juga diharapkan untuk bertransaksi sesuai dengan profil risiko dan kemampuan finansial masing-masing serta tidak menggunakan dana yang berada di luar batas kemampuan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gajian Jadi Momentum Investasi, Bittime Siapkan Bonus BTC hingga Rp5 Juta

    Gajian Jadi Momentum Investasi, Bittime Siapkan Bonus BTC hingga Rp5 Juta

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Bittime mengajak masyarakat memanfaatkan momentum gajian untuk mulai membangun kebiasaan investasi melalui kampanye PayDay GainDay. Berlangsung hingga 6 Agustus 2026, pengguna berkesempatan mendapatkan bonus Bitcoin (BTC) hingga Rp5 juta dengan memenuhi syarat deposit dan pembelian aset. Momen gajian dapat menjadi waktu yang tepat untuk mulai membangun kebiasaan investasi. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aset […]

  • Jelang Jatuh Tempo Obligasi, BRI Finance Pastikan Pelunasan Rp303 Miliar Berjalan Tepat Waktu

    Jelang Jatuh Tempo Obligasi, BRI Finance Pastikan Pelunasan Rp303 Miliar Berjalan Tepat Waktu

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan kesiapan perusahaan untuk memenuhi kewajiban pelunasan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 Seri B yang akan jatuh tempo pada 11 Juli 2026. Kepastian tersebut menjadi cerminan pengelolaan likuiditas perusahaan yang tetap terjaga serta komitmen BRI Finance dalam memenuhi seluruh kewajiban kepada investor secara […]

  • Diakui Lembaga Independen di Dalam dan Luar Negeri, Prudential Syariah Raih Tiga Penghargaan sebagai Pemimpin Asuransi Jiwa Syariah Indonesia

    Diakui Lembaga Independen di Dalam dan Luar Negeri, Prudential Syariah Raih Tiga Penghargaan sebagai Pemimpin Asuransi Jiwa Syariah Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 Juli 2026 — PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meraih tiga penghargaan dari lembaga independen di dalam dan luar negeri, memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah Indonesia. Ketiganya: Sharia Life Insurance Market Leaders (Insurance Market Leaders Award 2026), Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah Terbaik di Semua Kelas Aset (Anugerah Asuransi Indonesia […]

  • Kapan Waktu yang Tepat Menaruh Uang di Deposito Online?

    Kapan Waktu yang Tepat Menaruh Uang di Deposito Online?

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Deposito online cocok digunakan ketika kamu memiliki dana yang belum akan dipakai dalam waktu dekat dan ingin menyimpannya secara lebih terencana. Dengan menempatkan dana pada deposito, kamu dapat mengurangi godaan untuk menggunakannya untuk kebutuhan konsumtif sekaligus menyesuaikan penyimpanan dana dengan target keuangan yang dimiliki. Di tengah banyaknya pilihan produk keuangan digital, deposito masih menjadi salah […]

  • Dari Stasiun MRT hingga Car Free Day: Cara Prudential Syariah Merayakan yang Nomor Satu di Hati Keluarga Indonesia

    Dari Stasiun MRT hingga Car Free Day: Cara Prudential Syariah Merayakan yang Nomor Satu di Hati Keluarga Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Bagi keluarga Indonesia, momen paling berharga sering kali justru yang paling sederhana: berjalan bersama di pagi hari, tertawa lepas, atau sekadar berkumpul tanpa terburu-buru. Namun momen seperti itu kerap terlewat di tengah rutinitas yang padat. Di pekan Hari Anak Nasional ini, Prudential Syariah memilih hadir tepat di tengah momen-momen tersebut — bukan lewat pesan yang […]

  • Menyusun Peta Navigasi Hari Minggu: Memetakan Level Kunci dan Kalender Ekonomi Mingguan

    Menyusun Peta Navigasi Hari Minggu: Memetakan Level Kunci dan Kalender Ekonomi Mingguan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Beberapa jam sebelum keran likuiditas bursa keuangan global kembali dibuka pada Senin pagi, malam hari di hari Minggu memegang peranan yang sangat krusial bagi kesiapan seorang trader. Menghadapi pekan baru tanpa persiapan yang matang ibarat masuk ke medan pertempuran tanpa membawa peta navigasi. Oleh karena itu, para pelaku pasar profesional selalu meluangkan waktu pada hari […]

expand_less