Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Bittime Ungkap Tren Investor di Tengah Perkembangan Pasar Futures Kripto di Indonesia

Bittime Ungkap Tren Investor di Tengah Perkembangan Pasar Futures Kripto di Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pasar futures kripto Indonesia dinilai memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya aktivitas perdagangan aset digital dan beragamnya profil trader. Bittime melihat perkembangan futures dapat memperluas ekosistem aset digital domestik dengan tetap mengedepankan literasi dan manajemen risiko.

Pasar derivatif aset kripto Indonesia memiliki ruang pertumbuhan seiring meningkatnya aktivitas perdagangan aset digital global. Secara global, volume perdagangan futures juga tercatat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan perdagangan spot pada periode tertentu, menunjukkan besarnya potensi pasar derivatif dalam ekosistem aset digital. 

Di Indonesia, pasar aset kripto saat ini masih didominasi perdagangan spot. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, melaporkan nilai transaksi aset kripto pada Mei 2026 mencapai Rp23,01 triliun, naik tipis dari Rp22,98 triliun pada April 2026.

Perkembangan pasar futures berpotensi menambah ruang aktivitas perdagangan aset digital domestik. Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan pasar futures Indonesia masih berada pada tahap awal dan memiliki ruang untuk berkembang seiring meningkatnya pemahaman pelaku pasar.

“Kami melihat pasar futures Indonesia masih berada pada tahap awal dan memiliki ruang untuk berkembang. Seiring meningkatnya pemahaman pelaku pasar, futures berpotensi menjadi bagian yang semakin penting dalam ekosistem perdagangan aset digital nasional,” ujar Ryan.

Beragam Profil Trader Futures Lokal 

Gambaran awal terlihat dari aktivitas pengguna Bittime Futures yang menunjukkan rentang profil trader, mulai dari pengguna dengan modal relatif kecil hingga trader dengan volume transaksi mencapai jutaan dolar AS.

Dalam periode beta, terdapat pengguna dengan modal awal di bawah US$500 yang menghasilkan volume perdagangan hingga puluhan ribu dolar AS. Di sisi lain, trader dengan modal lebih besar tercatat membukukan volume transaksi lebih besar melalui ratusan order.

Pola keberhasilan transaksi juga beragam. Salah satu trader aktif mencatat 268 order dengan keuntungan kotor sekitar US$593 dibandingkan kerugian kotor sekitar US$198, tanpa mengalami likuidasi selama periode pengamatan.

Pilihan aset yang diperdagangkan juga menunjukkan minat yang beragam. Lima pasangan futures dengan aktivitas perdagangan tertinggi di Bittime mencakup BTC/USDT, ETH/USDT, PUMP/USDT, HYPE/USDT, dan PEPE/USDT. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa trader lokal tidak hanya memperdagangkan aset kripto utama seperti Bitcoin dan Ethereum, tetapi juga mengeksplorasi peluang pada aset kripto alternatif. 

Data tersebut memberikan gambaran bahwa futures mulai digunakan oleh trader dengan karakter yang beragam. Namun, hasil perdagangan individual tidak mencerminkan potensi keuntungan pengguna lain, mengingat futures memiliki risiko tinggi dan penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan maupun kerugian.

Peluang Pendalaman Pasar Aset Digital 

Ryan mengatakan salah satu karakteristik futures adalah fleksibilitas strategi dalam menghadapi berbagai kondisi pasar. Berbeda dengan perdagangan spot, futures memungkinkan trader mengambil posisi Long ketika memperkirakan harga akan naik atau Short ketika memperkirakan harga akan turun, berdasarkan analisis dan strategi masing-masing.

“Futures memberikan ruang bagi trader untuk menerapkan strategi berdasarkan analisis dan kondisi pasar, baik ketika harga bergerak naik maupun turun. Namun, peluang tersebut tetap harus diimbangi dengan pemahaman produk dan manajemen risiko yang baik,” kata Ryan.

Dengan jumlah investor aset kripto Indonesia yang telah mencapai lebih dari 22 juta, perkembangan pasar derivatif berpotensi membuka ruang baru bagi ekosistem aset digital domestik. Ke depan, pertumbuhan volume perdagangan, jumlah pengguna, serta peningkatan literasi dan pemahaman risiko akan menjadi faktor penting dalam membentuk pasar derivatif Indonesia yang sehat dan berkelanjutan.

Bittime Hadir di Coinfest Asia di Bali 2026 

Perkembangan ini turut ditindaklanjuti melalui berbagai inisiatif Bittime untuk memperkuat ekosistem aset digital domestik, salah satunya lewat side event yang akan digelar bertepatan dengan rangkaian Coinfest Bali 2026 pada 19 Agustus 2026. Acara ini akan mempertemukan pelaku industri, trader, KOL, media, dan mitra ekosistem untuk membahas perkembangan industri aset digital, termasuk peluang dan perkembangan perdagangan crypto futures di Indonesia.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Kelestarian Lingkungan dan Pariwisata Berkelanjutan, SUCOFINDO Gelar Gerakan Indonesia Asri di Pantai Sanur

    Dukung Kelestarian Lingkungan dan Pariwisata Berkelanjutan, SUCOFINDO Gelar Gerakan Indonesia Asri di Pantai Sanur

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Denpasar, (27/7) – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Denpasar Selatan menyelenggarakan aksi sosial bertajuk “Gerakan Indonesia Asri” melalui kegiatan bersih pantai di Pantai Karang, Sanur, Kota Denpasar. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sektor […]

  • The 12th IndoEBTKE ConEx 2026, RESMI DIBUKA INDONESIA RENEWABLE ENERGY ACCELERATION: EXECUTING STRATEGIC PROJECTS, UNLOCKING INVESTMENT, BUILDING RESILIENCE

    The 12th IndoEBTKE ConEx 2026, RESMI DIBUKA INDONESIA RENEWABLE ENERGY ACCELERATION: EXECUTING STRATEGIC PROJECTS, UNLOCKING INVESTMENT, BUILDING RESILIENCE

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 resmi dibuka hari ini di Convention Grand Ballroom, JIEXPO Kemayoran, menandai dimulainya rangkaian tiga hari forum energi baru, terbarukan, dan konservasi energi (EBTKE) terbesar di Indonesia. Pembukaan tahun ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya menyatukan sembilan organisasi — Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) selaku tuan rumah utama, Masyarakat […]

  • Bawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

    Bawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Hisense, merek peralatan elektronik dan rumah tangga terkemuka di dunia, serta sponsor resmi FIFA World Cup 2026TM, menghadirkan pengalaman menonton pertandingan sepak bola yang semakin realistis, imersif, dan memukau lewat inovasi terbaru pada lini televisi premiumnya. QINGDAO, Tiongkok, 2026 – Hisense, merek peralatan elektronik dan rumah tangga terkemuka di dunia, serta sponsor resmi FIFA World […]

  • “DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

    “DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Oleh Satish Chandra Mishra* Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Manmohan Singh dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meningkatkan hubungan bilateral Indonesia–India menjadi Kemitraan Strategis pada tahun 2005, mereka sesungguhnya melakukan sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar menandatangani sebuah dokumen kerja sama. Keduanya sedang menghidupkan kembali ikatan yang telah terjalin selama berabad-abad untuk menegaskan bahwa Indonesia dan India bukan […]

  • Kopi, Catur, dan Visi Besar, Kedekatan Yulius Selvanus yang Mengubah Wajah Sulawesi Utara

    Kopi, Catur, dan Visi Besar, Kedekatan Yulius Selvanus yang Mengubah Wajah Sulawesi Utara

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle B01
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Manado, BATALYONWARTA.COM Dalam panggung pemerintahan daerah, publik terbiasa melihat sosok pemimpin yang sibuk merancang kebijakan dari balik meja atau sekadar hadir memotong pita peresmian. Namun, ada kalanya pendekatan birokrasi yang kaku itu luluh oleh gaya kepemimpinan yang lebih humanis dan menyentuh akar rumput. Di Sulawesi Utara, ritme kepemimpinan yang berbeda itu tengah ditunjukkan oleh Gubernur […]

  • MicaSense RedEdge-MX Kembali Hadir di Indonesia, Kamera Multispektral untuk Membaca Kesehatan Tanaman dari Udara

    MicaSense RedEdge-MX Kembali Hadir di Indonesia, Kamera Multispektral untuk Membaca Kesehatan Tanaman dari Udara

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    MicaSense RedEdge-MX adalah kamera multispektral yang dipasang pada drone untuk menilai kesehatan tanaman. Kamera ini menangkap cahaya di luar jangkauan mata manusia, lalu mengubahnya menjadi peta indeks seperti NDVI yang menunjukkan bagian lahan mana yang perlu diperiksa. Setelah sempat berhenti diproduksi, RedEdge-MX kembali hadir dengan lima band spektral dan bodi yang lebih tahan di lapangan. […]

expand_less