Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Harga Emas Berpotensi Rebound, Dupoin Futures Soroti Level 4.111

Harga Emas Berpotensi Rebound, Dupoin Futures Soroti Level 4.111

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Harga emas atau
XAUUSD masih berada dalam tekanan setelah mengalami penurunan tajam pada
perdagangan awal pekan. Spot gold sempat anjlok hingga sekitar US$4.111 per
ounce, tertekan oleh lonjakan imbal hasil (yield) Treasury Amerika Serikat
(AS), penguatan dolar AS, serta meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan
suku bunga Federal Reserve (The Fed). Meski demikian, secara teknikal harga
emas mulai menunjukkan peluang koreksi naik dalam jangka pendek.

Berdasarkan
analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe H1 berpotensi memasuki
fase koreksi setelah mengalami penurunan tajam pada Senin. Sinyal potensi
rebound tersebut dikonfirmasi oleh terbentuknya pola Bullish Engulfing yang
muncul di sekitar level support 4.111.

Geraldo Kofit,
analis Dupoin Futures, melihat level 4.111 menjadi area penting bagi pergerakan
emas dalam jangka pendek. Selama support tersebut mampu menahan tekanan jual,
XAUUSD berpotensi melakukan koreksi kenaikan menuju resistance terdekat pada
kisaran 4.160 hingga 4.202.

Pola Bullish
Engulfing yang terbentuk pada timeframe H1 memberikan indikasi adanya
peningkatan tekanan beli setelah harga mengalami penurunan tajam. Namun,
peluang kenaikan tersebut masih perlu dilihat sebagai koreksi terhadap tren
pelemahan sebelumnya. Pergerakan harga di sekitar resistance 4.160–4.202 akan
menjadi area penting untuk melihat apakah rebound dapat berlanjut atau kembali
menghadapi tekanan jual.

Dari sisi
fundamental, tekanan terhadap emas masih cukup kuat. Reuters melaporkan bahwa
harga emas turun sebanyak 4% pada Senin hingga mencapai US$4.111 per ounce,
level terendah sejak awal Agustus. Penurunan tersebut terjadi ketika yield
Treasury AS 10 tahun menyentuh level tertinggi sejak Juni 2007, sementara pasar
semakin memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed berikutnya.

Kenaikan yield
menjadi salah satu faktor utama yang membebani emas karena aset tersebut tidak
memberikan imbal hasil. Ketika yield instrumen Treasury meningkat, opportunity
cost untuk memegang emas ikut naik sehingga dapat mengurangi daya tarik logam
mulia bagi investor. Reuters mencatat pasar kini memperkirakan peluang sekitar
70% untuk kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober, yang turut meningkatkan
tekanan terhadap harga emas.

Selain yield,
penguatan dolar AS juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Dolar
memperoleh dukungan dari kenaikan yield Treasury dan meningkatnya ekspektasi
pengetatan kebijakan moneter AS. Pada saat yang sama, harga minyak yang tetap
tinggi akibat ketegangan AS-Iran menambah kekhawatiran terhadap inflasi.
Kondisi tersebut dapat memperkuat ekspektasi bahwa The Fed perlu mempertahankan
kebijakan moneter ketat lebih lama.

Meski demikian,
risiko geopolitik masih menjadi faktor yang dapat memberikan dukungan terhadap
emas sebagai aset safe haven. Ketidakpastian hubungan AS-Iran dan gangguan
terhadap arus energi melalui kawasan Timur Tengah berpotensi meningkatkan
permintaan terhadap aset lindung nilai. Namun, untuk saat ini, tekanan dari
kenaikan yield dan dolar masih menjadi faktor dominan yang membatasi ruang
penguatan XAUUSD.

Dengan demikian,
prediksi harga emas hari ini berdasarkan analisis Dupoin Futures menunjukkan
adanya peluang rebound teknikal dalam jangka pendek. Selama level support 4.111
mampu bertahan, XAUUSD berpotensi bergerak naik menguji resistance 4.160–4.202.
Namun, kenaikan tersebut masih berpotensi menjadi koreksi selama tekanan
fundamental dari penguatan dolar, tingginya Treasury yield, dan ekspektasi
kenaikan suku bunga The Fed belum mereda.

Pelaku pasar dapat
mencermati respons harga ketika mendekati area resistance tersebut, sekaligus
mengikuti perkembangan dolar AS, Treasury yield, harga minyak, dan konflik
AS-Iran sebagai katalis utama yang dapat memengaruhi pergerakan emas hari ini.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ras Kucing Abu Abu Populer yang Cocok Dipelihara di Rumah

    Ras Kucing Abu Abu Populer yang Cocok Dipelihara di Rumah

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Kucing abu-abu menjadi salah satu warna bulu yang paling banyak menarik perhatian para Pawfriends. Warna yang elegan, lembut, dan memberikan kesan mewah membuat kucing abu-abu sering menjadi pilihan untuk dipelihara di rumah. Menariknya, kucing abu-abu bukan hanya berasal dari satu ras saja. Ada banyak ras dengan warna abu-abu yang memiliki karakter, bentuk tubuh, hingga kebutuhan […]

  • KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang Sepanjang Semester I 2026

    KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang Sepanjang Semester I 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang berfokus pada layanan distribusi logistik berbasis moda utama kereta api, berhasil mencatatkan kinerja sepanjang Semester I 2026 dengan mengelola angkutan barang mencapai sekitar 8,7 juta ton. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi logistik yang […]

  • Mengapa Banyak Bisnis Memilih Vendor AI Agent Barantum?

    Mengapa Banyak Bisnis Memilih Vendor AI Agent Barantum?

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Penggunaan AI Agent kini semakin meluas di berbagai industri karena membantu bisnis merespons pelanggan dengan lebih cepat dan efisien. Namun, memilih vendor […]

  • Solusi Terlengkap Budidaya: FisTx Tunjukkan Komitmen #MerdekaBersamaFisTx Lewat Kerja Sama Operasional Tambak di Purworejo

    Solusi Terlengkap Budidaya: FisTx Tunjukkan Komitmen #MerdekaBersamaFisTx Lewat Kerja Sama Operasional Tambak di Purworejo

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    FisTx tak lagi sekadar vendor teknologi, kini ikut kelola tambak lewat kerja sama operasional di Purworejo dalam rangkaian MerdekaBersamaFisTx. Purworejo, 13 Agustus 2026 — Di tengah semangat memperingati kemerdekaan Indonesia, FisTx melalui divisi Farming Expert menandai babak baru bagi sebuah tambak di kawasan pantai Dewaruci, Purworejo, yang mulai menjalani siklus budidaya dengan skema kerja sama […]

  • Kemendagri Bentuk Tim Pemantauan dan Percepatan Ekonomi Daerah, Kawal Akselerasi Pertumbuhan 8 Persen Hingga Pelosok NTT

    Kemendagri Bentuk Tim Pemantauan dan Percepatan Ekonomi Daerah, Kawal Akselerasi Pertumbuhan 8 Persen Hingga Pelosok NTT

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 September 2026 – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi menerbitkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 500-1981 Tahun 2026 tentang Tim Pemantauan, Pengawalan dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah. Langkah strategis ini diambil guna mengoptimalkan percepatan pembangunan ekonomi di daerah sekaligus mendukung tercapainya target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden […]

  • Lagi, Elnusa Petrofin Tambah Armada dan Personel untuk Percepat Pemulihan Distribusi BBM di Medan

    Lagi, Elnusa Petrofin Tambah Armada dan Personel untuk Percepat Pemulihan Distribusi BBM di Medan

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), terus mengintensifkan dukungan operasional kepada PT Pertamina Patra Niaga dalam upaya mempercepat normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan. Penguatan armada dan personel, pengendalian waktu tempuh, percepatan dukungan teknis, serta perlindungan kesehatan dan keselamatan pekerja dilakukan secara terpadu agar pasokan BBM ke SPBU […]

expand_less