Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kontribusi pada Ketahanan Pangan, Buka Peluang Sinergi dengan Koperasi Desa

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kontribusi pada Ketahanan Pangan, Buka Peluang Sinergi dengan Koperasi Desa

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat kontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan komoditas strategis. Upaya tersebut sejalan dengan langkah pemerintah mengoperasionalkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat dan distribusi kebutuhan pangan hingga tingkat desa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memimpin rapat koordinasi KDKMP di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mematangkan persiapan operasionalisasi koperasi secara serentak mulai 15 Oktober 2026. Pemerintah menyepakati percepatan pasokan barang subsidi, pemantauan 10.070 titik KDKMP, serta pembentukan posko pemantauan.

Zulkifli mengatakan, pemantauan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk memastikan kesiapan koperasi, termasuk ketersediaan barang dan sarana pendukung operasional. “Saya dan Pak Joao (Direktur Utama Agrinas) ini dapat arahan langsung dari Bapak Presiden. Mulai 15 Oktober, kita akan melakukan monitoring secara serentak. Seluruh kementerian dan wakil menteri sudah dibagi tugas untuk melakukan kunjungan selama 8 hari kedepan. Kita ingin memastikan barang dan sarana operasional sudah tersedia. Kalau belum, kita cari tahu apa masalahnya,” ujarnya.

Sebanyak 10.070 titik KDKMP yang menjadi sasaran pemantauan tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, DKI Jakarta, Yogyakarta, Banten, Lampung, dan Sumatera Selatan. Ketersediaan barang subsidi, seperti beras SPHP, MinyaKita, LPG 3 kilogram, dan pupuk, menjadi fokus utama untuk memastikan koperasi dapat menjalankan kegiatan usaha dan melayani masyarakat.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna, yang hadir bersama Direktur Bisnis, Ryanto Wisnuardhy dalam rapat tersebut mengatakan, penguatan ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk antara pelaku usaha, pemerintah, dan ekosistem ekonomi di tingkat desa. “Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memproduksi komoditas, tetapi juga bagaimana membangun ekosistem yang mendukung keberlanjutan produksi, penyerapan hasil, dan distribusi kepada masyarakat. Karena itu, sinergi antara BUMN, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi penting untuk memperkuat rantai pasok pangan nasional,” ujar Denaldy.

Menurutnya, PTPN mendukung agenda strategis pemerintah melalui pengelolaan komoditas perkebunan sekaligus pengembangan komoditas pangan. Selain kelapa sawit, karet, tebu, dan kopi, PTPN juga mengembangkan komoditas seperti ubi kayu untuk memperluas kontribusi perusahaan terhadap ketahanan pangan dan energi nasional.

“Kami melihat pengembangan komoditas pangan perlu dilakukan secara terintegrasi, mulai dari budidaya, pengolahan, hingga akses pasar. Ke depan, peluang kolaborasi dengan berbagai pihak perlu terus dijajaki agar pengembangan komoditas dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Penguatan ekosistem pangan nasional menjadi ruang bagi PTPN untuk menjajaki kolaborasi yang relevan dengan kompetensi dan mandat perusahaan. Peluang sinergi dengan koperasi desa dapat dikaji lebih lanjut sesuai kebutuhan, kesiapan rantai pasok, serta skema kerja sama yang disepakati para pihak.

Melalui pengembangan komoditas dan penguatan kemitraan, PTPN berkomitmen mendukung agenda ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026

    Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Ho Chi Minh City, Agustus 2026 – Di sebuah perhelatan pernikahan yang dibangun di sekitar gagasan The Love City, FALVAON by Luu Viet Anh membawa jenis perjalanan lain ke atas runway: sebuah perjalanan yang dibentuk oleh memori, narasi, dan referensi budaya Vietnam. Ditampilkan sebagai bagian dari Bridal Fashion Show 2026, koleksi VÀNG ẢNH VÀNG ANH […]

  • Public

    Tedy Alamsyah Kembali Dipercaya Menjadi Ketua Umum Perbarindo 2026 – 2030

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    JAKARTA, 21 Oktober 2026 – Tedy Alamsyah kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) periode 2026 – 2030 dalam Musyawarah Nasional (Munas) XII Perbarindo yang digelar di Jakarta pada Senin – Rabu (19 – 21 Oktober 2026).  Tedy merupakan Ketua Umum Perbarindo periode 2022 – […]

  • BINUS University Luncurkan Beasiswa untuk Perkuat Komitmen Mencetak Talenta Bedampak bagi Indonesia

    BINUS University Luncurkan Beasiswa untuk Perkuat Komitmen Mencetak Talenta Bedampak bagi Indonesia

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Net
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Indonesia memiliki banyak talenta muda dengan potensi yang terus berkembang di berbagai bidang. Namun, kesempatan untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas masih belum dapat dirasakan secara merata. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia saat ini masih berada di kisaran 31,45%, sementara pemerintah menargetkan peningkatannya menjadi 38,04% pada 2029. […]

  • Public

    Kripto Tak Lagi Sekadar Soal Harga, Ini Kunci Memahami Masa Depannya

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 September 2026 – Kripto tidak lagi cukup dipahami hanya dari pergerakan harga. Seiring industri yang semakin matang, pemahaman terhadap risiko, strategi, hingga peran teknologi blockchain dalam sistem keuangan menjadi semakin penting, terutama bagi investor pemula. Hal tersebut menjadi salah satu benang merah dalam fireside session bertajuk “Crypto for Beginners: Exploring the Future of […]

  • Anik Yulius Selvanus Sambut Hangat Kunjungan Kerja Titiek Soeharto di Sulut

    Anik Yulius Selvanus Sambut Hangat Kunjungan Kerja Titiek Soeharto di Sulut

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle B01
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kehangatan terasa di VIP Room Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (6/6/2026), saat Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, menyambut kedatangan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto, bersama rombongan. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Ny. Anik Yulius Selvanus menyampaikan ucapan […]

  • Bitcoin Kembali ke US.000, FLOQ Ingatkan Investor Waspadai Risiko Inflasi dan Geopolitik yang Masih Membayangi Pasar

    Bitcoin Kembali ke US$65.000, FLOQ Ingatkan Investor Waspadai Risiko Inflasi dan Geopolitik yang Masih Membayangi Pasar

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Juli 2026 – Harga Bitcoin kembali menembus level psikologis US$65.000 setelah rilis data inflasi Amerika Serikat yang menunjukkan perlambatan lebih besar dari perkiraan. Data Consumer Price Index (CPI) Juni tercatat turun menjadi 3,5% secara tahunan, dari 4,2% pada Mei, sementara Producer Price Index (PPI) juga melambat dari 6,0% menjadi 5,5%. Kondisi tersebut memicu […]

expand_less