Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Masuki Kuartal IV 2026, BRI Finance Siapkan Strategi Pendanaan melalui Obligasi

Masuki Kuartal IV 2026, BRI Finance Siapkan Strategi Pendanaan melalui Obligasi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 8 September 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menyiapkan rencana penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar pada kuartal IV 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat struktur pendanaan sekaligus mendukung kebutuhan ekspansi bisnis.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan rencana penerbitan tersebut masih dalam tahap persiapan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi pasar dan kebutuhan pendanaan perusahaan.

“BRI Finance terus melihat pasar obligasi sebagai salah satu alternatif pendanaan strategis. Untuk rencana penerbitan pada kuartal IV 2026, kami akan menyesuaikan waktu pelaksanaan dengan kebutuhan funding perusahaan serta kondisi pasar agar dapat dilakukan secara optimal dan prudent,” ujar Dhani.

Rencana tersebut melanjutkan pengalaman BRI Finance dalam memanfaatkan pasar modal sebagai salah satu sumber pendanaan. Sebelumnya, perusahaan telah melakukan tiga kali penerbitan surat utang, yakni Obligasi I BRI Finance Tahun 2022, Obligasi II BRI Finance Tahun 2023, dan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025.

Menurut Dhani, keputusan untuk menerbitkan obligasi tidak hanya mempertimbangkan pergerakan suku bunga acuan, tetapi juga memperhatikan sejumlah indikator pasar, termasuk perkembangan yield, minat investor, kebutuhan likuiditas, serta kesesuaian antara tenor pendanaan dan profil aset perusahaan.

“Dalam menentukan penerbitan obligasi, kami mempertimbangkan kondisi pasar secara menyeluruh, termasuk yield dan appetite investor, serta kebutuhan likuiditas dan profil aset. Dengan pendekatan tersebut, kami dapat memastikan pendanaan tetap selaras dengan kebutuhan bisnis dan prinsip kehati-hatian,” jelasnya.

Di tengah BI Rate yang saat ini berada pada level 5,75%, BRI Finance menilai kondisi biaya pendanaan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan momentum penerbitan. Karena itu, perusahaan akan terus memonitor perkembangan suku bunga dan pricing di pasar sebelum mengeksekusi rencana tersebut.

“Diversifikasi sumber pendanaan tetap menjadi fokus perusahaan. Kami akan memastikan kecukupan likuiditas sekaligus menjaga efisiensi cost of fund. Apabila kondisi pasar dan pricing mendukung, kami akan memanfaatkan peluang penerbitan obligasi pada waktu yang tepat,” kata Dhani.

Strategi tersebut dijalankan di tengah pasar surat utang multifinance yang masih menghadapi dinamika. Berdasarkan data PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), penerbitan surat utang multifinance hingga Juli 2026 mencapai Rp14,57 triliun, atau turun 41,8% secara tahunan dari Rp25,03 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan tersebut lebih dalam dibandingkan total penerbitan surat utang korporasi yang terkoreksi 16,2% secara tahunan menjadi Rp112,31 triliun. Dengan demikian, kontribusi multifinance terhadap total penerbitan surat utang korporasi turun menjadi sekitar 13% pada Juli 2026 dari 18,7% pada Juli 2025.

Di tengah dinamika tersebut, BRI Finance tetap membuka peluang pendanaan melalui pasar obligasi dengan mempertimbangkan kebutuhan bisnis dan kondisi pasar secara disiplin. Perusahaan akan mengedepankan keseimbangan antara dukungan terhadap pertumbuhan pembiayaan, kecukupan likuiditas, serta efisiensi biaya pendanaan dalam setiap keputusan pendanaan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    KAI Bandara Layani 41.296 Penumpang Relasi Medan–Lubuk Pakam, Perkuat Konektivitas dan Mobilitas Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    PT Railink selaku operator layanan KAI Bandara mencatat sebanyak 41.296 penumpang telah memanfaatkan layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Lubuk Pakam sejak mulai beroperasi pada Juli 2026 hingga 20 Oktober 2026. Selain menghadirkan layanan transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat. Berdasarkan data PT Railink, jumlah penumpang KA Srilelawangsa relasi Medan–Lubuk Pakam pada Juli 2026 tercatat sebanyak 11.586 penumpang. […]

  • Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

    Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Industri aset kripto Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan sepanjang 2026. Peningkatan nilai transaksi, bertambahnya jumlah konsumen, serta penguatan regulasi menjadi penopang perkembangan ekosistem aset digital nasional. Jakarta, 13 Juli 2026  – Industri aset kripto Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan sepanjang 2026. Peningkatan nilai transaksi, bertambahnya jumlah konsumen, serta penguatan regulasi menjadi penopang perkembangan ekosistem aset […]

  • Kapolda NTT Resmikan MI Al-Hidayah, Wujudkan Ruang Belajar Layak bagi Anak Pulau Kukusan

    Kapolda NTT Resmikan MI Al-Hidayah, Wujudkan Ruang Belajar Layak bagi Anak Pulau Kukusan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    NTT, 3 September 2026 – Dulu, sebagian anak-anak di Pulau Kukusan harus belajar di bawah pohon karena keterbatasan ruang kelas. Kini, mereka dapat kembali belajar di ruang yang lebih layak. Kondisi tersebut berubah setelah Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., meresmikan revitalisasi MI Al-Hidayah sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat dan tenaga […]

  • Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Jadi Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital

    Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Jadi Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Bittime menyambut positif penyusunan Roadmap IAKD 2026–2031 oleh OJK sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem aset digital Indonesia. Roadmap ini dinilai memberikan kepastian regulasi yang mendorong inovasi, perlindungan investor, dan daya saing industri, sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap tokenisasi aset. Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime menyambut positif langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah […]

  • Marianna Resort Hadirkan “Pesta Rakyat Marianna 2026” Meriahkan Semangat Kemerdekaan di Samosir

    Marianna Resort Hadirkan “Pesta Rakyat Marianna 2026” Meriahkan Semangat Kemerdekaan di Samosir

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SAMOSIR, 16 Agustus 2026 – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Marianna Resort & Convention Tuktuk – Samosir menggelar Pesta Rakyat Marianna 2026 pada 15-16 Agustus 2026. Mengusung kebersamaan dan kemeriahan khas perayaan 17 Agustus, Pesta Rakyat Marianna 2026 menghadirkan berbagai perlombaan anak-anak, kuliner tradisional, jajanan pasar, serta berbagai aktivitas […]

  • Kopi, Catur, dan Visi Besar, Kedekatan Yulius Selvanus yang Mengubah Wajah Sulawesi Utara

    Kopi, Catur, dan Visi Besar, Kedekatan Yulius Selvanus yang Mengubah Wajah Sulawesi Utara

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle B01
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Manado, BATALYONWARTA.COM Dalam panggung pemerintahan daerah, publik terbiasa melihat sosok pemimpin yang sibuk merancang kebijakan dari balik meja atau sekadar hadir memotong pita peresmian. Namun, ada kalanya pendekatan birokrasi yang kaku itu luluh oleh gaya kepemimpinan yang lebih humanis dan menyentuh akar rumput. Di Sulawesi Utara, ritme kepemimpinan yang berbeda itu tengah ditunjukkan oleh Gubernur […]

expand_less