Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Memimpin Dimulai dari Mengenal Diri: KEYSTONE 2026 Bekali Mahasiswa Baru UPH Menjadi Pemimpin Masa Depan yang Berdampak

Memimpin Dimulai dari Mengenal Diri: KEYSTONE 2026 Bekali Mahasiswa Baru UPH Menjadi Pemimpin Masa Depan yang Berdampak

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEYSTONE 2026: ‘Becoming A Leader People Want to Follow’, program pembekalan kepemimpinan tingkat dasar bagi mahasiswa baru Universitas Pelita Harapan (UPH). Digelar pada 4 September 2026 di Auditorium Grand Chapel UPH Kampus Utama Lippo Village, Karawaci, Tangerang, kegiatan ini diikuti lebih dari 1.200 mahasiswa baru UPH dari berbagai fakultas angkatan 2026.

Menjadi pemimpin bukan hanya tentang
kemampuan mengarahkan orang lain. Sebelum memimpin tim, organisasi, atau
komunitas, seorang pemimpin perlu terlebih dahulu mampu mengenali, mengelola,
dan mengembangkan dirinya sendiri. Pesan inilah yang menjadi benang merah KEYSTONE
2026: ‘Becoming A Leader People Want to Follow’
, program pembekalan
kepemimpinan tingkat dasar bagi mahasiswa baru Universitas Pelita Harapan
(UPH). Digelar pada 4 September 2026 di Auditorium Grand Chapel UPH Kampus
Utama Lippo Village, Karawaci, Tangerang, kegiatan ini diikuti lebih dari 1.200
mahasiswa baru UPH dari berbagai fakultas angkatan 2026.

Melalui tayangan
video, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., Rektor UPH, mengajak
mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan diri dan mulai
membangun pengalaman kepemimpinan.

“Tidak pernah saya
bayangkan, saya orang desa, tetapi sampai memimpin organisasi di Australia,
perusahaan asal Amerika, perusahaan BUMN, hingga di lingkungan kementerian. Itu
semua saya sudah jalani. Di mana mulainya? Pada waktu mahasiswa. Oleh karena itu,
saya mendorong saudara-saudara untuk memanfaatkan kesempatan belajar
kepemimpinan ini dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin di kalangan
mahasiswa,” pesannya.

Pesan tersebut kemudian diterjemahkan
melalui empat sesi yang mengajak mahasiswa memulai perjalanan
kepemimpinan dari diri sendiri, mulai dari mengenal diri, mengelola emosi,
membangun kebiasaan, hingga memahami bagaimana talenta dan kehidupan dapat
digunakan untuk memberi dampak bagi orang lain
.

Mengenal Diri sebagai Langkah Awal
Memimpin

Perjalanan kepemimpinan dimulai melalui
sesi ‘Who Am I Becoming?’ yang dibawakan Youry Royke P.
Timbuleng, S.Sos., M.Div., M.Th., CPHCM.,
Manager of Spiritual Growth,
Mentoring & Student Engagement UPH. Menggunakan ilustrasi benih dan
tanaman, Youry mengajak mahasiswa memahami bahwa setiap orang memiliki potensi
yang perlu dikembangkan, bukan hanya dalam kemampuan, tetapi juga dalam
karakter.

Mengawali paparan, ia memperkenalkan konsep
perjalanan kepemimpinan di UPH (UPH Leadership Journey), yakni  SOTO, yaitu Lead Self, Lead Others,
Lead Teams,
dan Lead Organization.  

“Menjadi seorang pemimpin diawali dengan
mampu memimpin diri sendiri (Lead Self). Hal ini yang mendorong
kita untuk menjawab pertanyaan ‘Who Am I Becoming?’. Pertanyaan ini
bukan sekadar ‘Saya nanti mau jadi seperti apa? Gelar apa yang akan saya pakai?
IPK saya berapa? Namun terpeting itu adalah karakter,” ucapnya.

Untuk mendukung proses Lead Self,
mahasiswa diperkenalkan dengan lima kebiasaan melalui akronim HEART: Hunger
for Wisdom, Expect the Best, Accept Responsibility, Respond with Courage,

dan Think Other First. Kelima kebiasaan tersebut menjadi dasar
untuk membangun karakter dan cara berpikir yang diperlukan dalam perjalanan
kepemimpinan.

Setelah memahami Lead Self dan
kebiasaan yang menjadi fondasinya, mahasiswa diajak merefleksikan perjalanan
pribadi melalui sesi ‘Life Mapping’. Dalam sesi ini, mahasiswa
melihat kembali pengalaman di masa lalu, memahami kondisi diri saat ini, serta
menentukan arah dan tujuan yang ingin dicapai di masa depan.

“Setiap mahasiswa punya kesempatan untuk
menentukan perjalanan masing-masing. Karena itu, manfaatkan masa empat tahun di
UPH bukan hanya untuk menyelesaikan perkuliahan, tetapi juga untuk mencoba
hal-hal baru, terlibat dalam berbagai kegiatan, membangun relasi, dan
mengembangkan karakter,” ujar Youry.

Mengelola Diri, Bukan Sekadar
Mengendalikan Emosi

Kemampuan
memimpin diri juga berkaitan dengan bagaimana seseorang memahami dan merespons
emosinya. Hal ini dibahas Krishervina Rani
Lidiawati, M.Psi., Psikolog.,
Dosen Fakultas
Psikologi UPH,
melalui sesi ‘Managing Emotions Well’.

Emotions are data, not commands.
Ketika kamu sedang marah, bukan berarti kamu harus langsung gebrak meja atau
mengeluarkan kata-kata kasar. Emosi hanya memberikan informasi tentang apa yang
sedang kita rasakan,” jelasnya.

Karena itu,
mahasiswa diajak untuk tidak langsung bereaksi ketika menghadapi situasi
emosional. Salah satu metode yang diperkenalkan adalah STOP, yaitu Stop,
Take a Breath, Observe,
dan Proceed with Wisdom. Metode
ini mengajak mahasiswa berhenti sejenak, mengatur napas, mengamati situasi dan
emosi yang dirasakan, lalu menentukan respons secara bijaksana.

“Jangan mengambil
keputusan ketika kalian terlalu senang, terlalu sedih, terlalu kesal, atau
terlalu apa pun. Tenangkan diri, kembali normal dulu, baru mengambil sebuah
keputusan. Ini adalah skill yang perlu kita miliki untuk bisa meregulasi
emosi,” ujarnya.

Membangun Kebiasaan untuk Bertumbuh

Perspektif mahasiswa aktif turut
memperkaya pembahasan melalui sesi ‘Panel Talk: Habits for Success’
bersama Vanessa Putri Gunawan, Mahasiswi Kedokteran angkatan 2024
sekaligus Koordinator Ambassadors of UPH (AoU) periode 2026-2027 dan Gracela
Indah Stephani
, Mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang juga Ketua MC
Hunt UPH periode 2025-2026. Sesi ini dipandu Catherine Setiawati Anderson,
Mahasiswi Psikologi 2024 yang saat ini menjabat sebagai Ketua BEM UPH periode
2026–2027.

Vanessa membagikan kebiasaan yang
membantunya menghadapi berbagai tantangan, yaitu berhenti mengeluh. Menurutnya,
tidak semua keadaan maupun orang lain dapat dikendalikan. Karena itu, energi
dan waktu perlu diarahkan pada hal-hal yang berada dalam kendali diri.

“Saya enggak bisa mengontrol keadaan
bahkan orang lain. Namun yang bisa saya kontrol adalah diri saya sendiri. Sejak
saya mengimplementasikan pemikiran berhenti mengeluh, semuanya jadi lebih
lancar. Karena ketika mengeluh, berarti menghabiskan energi untuk mengeluh.
Padahal, energi dan waktu itu bisa kita gunakan untuk menyelesaikan tugas
dengan lebih baik,” ungkap Vanessa.

Sementara itu, Gracela membagikan
pengalamannya saat pertama kali bergabung dalam organisasi dan mendapat
kesempatan menjadi MC di UPH Talent Show 2023. Meski sempat merasa takut dan
tidak percaya diri, kesempatan tersebut justru menjadi pengalaman yang membentuk
keberaniannya.

“Terkadang kita tidak harus menjadi yang
paling baik atau merasa harus menunggu sampai benar-benar siap. Ketika ada
kesempatan, ambillah. Jangan selalu berkata, ‘Aduh, nanti saja, Kak. Aku belum siap,’ atau ‘Aduh, pressure banget. Takut dimarahin sama kakak tingkat.’ Coba
hadapi dan jalani prosesnya. Di situlah mental kita dilatih dan dibentuk. Dari
proses tersebut, kita juga bisa melihat sejauh mana diri kita sudah bertumbuh,”
ujar Gracela.

Menjadi Pemimpin yang Berdampak

Sebagai penutup, Dr. Andry M.
Panjaitan, M.T., CPHCM., Associate Vice President Student Development, Alumni,
and Corporate Relations UPH
, membawakan sesi ‘The Leader God is
Forming in You’.
Ia mengajak mahasiswa memahami bahwa kepemimpinan
tidak ditentukan oleh jabatan, prestasi, nilai akademik, maupun popularitas,
tetapi oleh siapa diri mereka dan bagaimana Tuhan membentuknya.

“Pertanyaan
penting dalam kepemimpinan adalah siapa saya dan untuk menjadi pribadi seperti
apa Tuhan membentuk saya. Kita adalah image bearer, ciptaan Tuhan yang
dibentuk untuk menjadi serupa dengan Kristus,” jelas Dr. Andry.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan
sejati tercermin melalui sikap melayani dan bertanggung jawab atas apa yang
telah dipercayakan Tuhan. Karena itu, talenta, potensi, dan kesempatan yang
dimiliki perlu dikembangkan dan digunakan untuk memberi manfaat bagi orang
lain, bukan semata-mata mengejar pengakuan pribadi.

“Pemimpin yang sesungguhnya bukan
mengejar kesuksesan pribadi, tetapi memberikan dampak dan kontribusi bagi
sesama. Jangan hanya membangun karier, tetapi bangunlah kehidupan yang
bermakna. Kita diciptakan, disiapkan, serta dibentuk untuk menjalani hidup yang
berarti dan bermanfaat bagi sesama,” tutur Dr. Andry.

Melalui KEYSTONE 2026, mahasiswa diajak
memahami bahwa perjalanan kepemimpinan dimulai dari memimpin diri sendiri
dengan penuh tanggung jawab. Sebagai bagian dari rangkaian UPH Leadership
Journey
, KEYSTONE menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terus
mengembangkan kepemimpinan melalui program lanjutan lainnya, seperti Cornerstone, Intermediate Leadership Training (ILT),
dan Living Stone. Seluruh rangkaian
ini merupakan bagian dari komitmen UPH menghadirkan pendidikan holistis berlandaskan
Wawasan Dunia Kristen Reformed
untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi
pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan, serta membawa
dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Finance Tebar Promo Menarik di Mini Expo Mobil Bekas Berkualitas Bersama OLXMobbi di Dumai

    BRI Finance Tebar Promo Menarik di Mini Expo Mobil Bekas Berkualitas Bersama OLXMobbi di Dumai

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Medan, 2 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali menghadirkan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil bekas berkualitas melalui penyelenggaraan Mini Expo Mobil Bekas BRI Finance x OLXMobbi. Kegiatan ini berlangsung pada 1–3 Juli 2026 di Kantor Cabang BRI Lubuk Pakam, Medan, dengan menghadirkan berbagai pilihan kendaraan bekas berkualitas yang didukung […]

  • Rekayasa Sejuk: Bagaimana JisuLife Ultra 2 Mendefinisikan Ulang Industri Pendingin Portabel Lewat Inovasi Tingkat Tinggi dan Desain Premium

    Rekayasa Sejuk: Bagaimana JisuLife Ultra 2 Mendefinisikan Ulang Industri Pendingin Portabel Lewat Inovasi Tingkat Tinggi dan Desain Premium

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JAKARTA, Indonesia — Di era yang ditandai dengan rekor suhu tertinggi, perubahan pola iklim, dan tingginya mobilitas kaum urban, kehadiran perangkat pengatur suhu personal yang efisien tak lagi sekadar gaya hidup, melainkan kebutuhan esensial sehari-hari. Para komuter di pusat transit yang padat, pelancong di daerah beriklim panas, pengunjung festival luar ruangan, hingga para profesional kantoran […]

  • BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan melalui BRI KKB Expo 2026 di Jakarta dan Sekitarnya

    BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan melalui BRI KKB Expo 2026 di Jakarta dan Sekitarnya

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Juli 2026 – Masyarakat Jakarta dan sekitarnya kini memiliki kesempatan lebih mudah untuk mewujudkan rencana memiliki kendaraan melalui penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026 yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026. Sebagai bagian dari BRI Group, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut mendukung penyelenggaraan expo yang digelar secara serentak di 131 Unit Kerja BRI […]

  • 100 Santri Ikut Merasakan Kemeriahan Junior Miners Fun Fest 2026

    100 Santri Ikut Merasakan Kemeriahan Junior Miners Fun Fest 2026

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA — Di tengah kemeriahan Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 yang digelar di Avenue of The Stars, Lippo Mall Kemang Village, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026), ada momen yang menghangatkan. Sebanyak 100 santri tingkat sekolah dasar dari Pondok Pesantren Darul Kirom hadir dan menjadi bagian dari pengalaman belajar yang tidak biasa, mengenal dunia pertambangan langsung […]

  • Hisense Hadirkan True-to-Life Color, Kenyamanan Mata, dan Hiburan Imersif di IFA 2026

    Hisense Hadirkan True-to-Life Color, Kenyamanan Mata, dan Hiburan Imersif di IFA 2026

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Hisense sebagai merek elektronik konsumen dan peralatan rumah tangga global, menampilkan inovasi terbaru dalam teknologi layar, laser, dan audio di IFA 2026. Mengusung tema “Innovating a Brighter Life”, berbagai inovasi tersebut memadukan kualitas gambar yang hidup, kenyamanan menonton, dan suara imersif untuk menghadirkan pengalaman hiburan di rumah yang lebih menyenangkan BERLIN, Jerman, 4 September 2026 […]

  • Penemuan Jenazah di Gardu PLN Sekitar Stasiun Pancoran Tidak Ganggu Operasional LRT Jabodebek

    Penemuan Jenazah di Gardu PLN Sekitar Stasiun Pancoran Tidak Ganggu Operasional LRT Jabodebek

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek memberikan penjelasan terkait penemuan jenazah di area gardu listrik PLN yang berada di sekitar Stasiun LRT Pancoran, pada Selasa (1/9) sore. Kejadian tersebut tidak berdampak terhadap operasional dan perjalanan LRT Jabodebek. Informasi mengenai adanya aroma menyengat di sekitar gardu PLN diterima petugas LRT Jabodebek yang sedang melakukan patroli pelayanan pada jam sibuk dari […]

expand_less