Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Perkuat Kedaulatan Mineral, MIND ID Dorong RI Bentuk ‘National Mineral Stockpile’

Perkuat Kedaulatan Mineral, MIND ID Dorong RI Bentuk ‘National Mineral Stockpile’

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA— Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID mendorong pemerintah membentuk national mineral stockpile untuk memperkuat pengelolaan komoditas mineral strategis. Skema ini dinilai dapat memberi negara kendali lebih besar untuk menentukan kapan komoditas dilepas ke pasar dan kapan disimpan sebagai cadangan.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin mengatakan national mineral stockpile menjadi salah satu gagasan yang perlu dipertimbangkan untuk memperkuat tata kelola kekayaan mineral nasional.

“Ada kelemahan dengan kekayaan alam kita ini. Bagaimana kalau kita mewujudkan national mineral stockpile supaya bisa mengatur kapan barang kita kita lepas, kapan barang kita kita simpan,” kata Maroef dalam MIND Dialogue, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Menurut Maroef, konsep tersebut tidak hanya dapat diterapkan pada mineral, tetapi juga batu bara. Pemerintah nantinya dapat menyiapkan fasilitas penyimpanan nasional sehingga komoditas strategis tidak selalu harus langsung dilepas ke pasar ketika produksi tersedia.

Maroef mencontohkan Malaysia yang memiliki mekanisme stockpile dalam mengelola komoditas crude palm oil (CPO) di pasar internasional. Menurutnya, Indonesia dapat mempelajari pendekatan serupa untuk membangun sistem pengelolaan cadangan mineral nasional.

“Kita bisa lihat bagaimana Malaysia mengendalikan CPO dunia internasional karena dia punya stockpile untuk kapan keluar kapan simpan,” ujarnya.

Gagasan tersebut bukan tanpa preseden. Sejumlah negara telah menggunakan stockpile sebagai instrumen untuk menjaga keamanan pasokan mineral strategis.

Korea Selatan, misalnya, memiliki kebijakan critical mineral stockpiling yang dikelola melalui lembaga pemerintah, termasuk Korea Mine Rehabilitation and Mineral Resources Corporation (KOMIR) dan Public Procurement Service (PPS). Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pasokan dan merespons gangguan rantai pasok global.

Jepang juga memiliki sistem national stockpiling untuk logam strategis yang dikelola Japan Organization for Metals and Energy Security (JOGMEC).

Sementara, Amerika Serikat memiliki National Defense Stockpile dan pada 2026 mengembangkan U.S. Strategic Critical Minerals Reserv melalui Project Vault untuk memperkuat ketahanan rantai pasok mineral kritis.

Pengalaman negara-negara tersebut menunjukkan bahwa stockpile tidak semata-mata berfungsi sebagai tempat penyimpanan komoditas. Cadangan strategis dapat menjadi bantalan ketika terjadi gangguan pasokan, sekaligus membantu menjaga keberlangsungan industri yang bergantung pada mineral tertentu.

Bagi Indonesia, kebutuhan membangun sistem tersebut berkaitan dengan besarnya kekayaan mineral nasional yang belum seluruhnya masuk ke dalam tata kelola formal. MIND ID menilai pengelolaan mineral strategis tidak cukup hanya mengandalkan aktivitas produksi, tetapi harus terhubung dari sektor hulu hingga hilir.

Maroef menyebut produksi emas Antam hanya mencapai 743 kilogram, atau sekitar 0,83% dari produksi nasional. Dengan demikian, sekitar 99,17% produksi emas berasal dari perusahaan lain.

Besarnya porsi produksi di luar MIND ID tersebut menunjukkan perlunya sistem nasional yang mampu mencatat, mengagregasi, dan mengelola komoditas strategis secara lebih terintegrasi.

Dalam konteks itu, national mineral stockpile dapat menjadi salah satu instrumen untuk memastikan komoditas strategis tidak seluruhnya mengikuti siklus produksi dan permintaan pasar. Negara memiliki ruang untuk menyimpan sebagian komoditas dan melepasnya ketika dibutuhkan, terutama saat terjadi gangguan pasokan.

Menurut Maroef, langkah tersebut pada akhirnya ditujukan untuk memastikan kekayaan mineral Indonesia memberikan manfaat yang lebih besar bagi kepentingan nasional.

“Sumber daya mineral harus dikelola secara strategis, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah sebesar-besarnya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945, yakni demi kemandirian dan kedaulatan pengelolaannya,” tutup Maroef.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

    FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 September 2026 – FLOQ memperluas pilihan aset kripto yang tersedia di platform dengan mencantumkan PONS, aset kripto yang menjadi bagian dari ekosistem Pons di Robinhood Chain. Pencantuman PONS di FLOQ memberikan pengguna akses terhadap aset tersebut melalui platform yang telah menyediakan dukungan terhadap jaringan Robinhood Chain. Sebelumnya, FLOQ juga telah menyiapkan dukungan Robinhood Chain untuk […]

  • FAQ dan WA Form Bisa Pangkas Biaya WhatsApp, Begini Caranya!

    FAQ dan WA Form Bisa Pangkas Biaya WhatsApp, Begini Caranya!

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Banyak biaya WhatsApp bukan berasal dari pertanyaan rumit, melainkan dari proses yang diulang setiap […]

  • LRT Jabodebek Lakukan Uji Coba Perjalanan 05.30 WIB untuk Dukung Pengguna Whoosh Keberangkatan Pagi

    LRT Jabodebek Lakukan Uji Coba Perjalanan 05.30 WIB untuk Dukung Pengguna Whoosh Keberangkatan Pagi

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan uji coba perjalanan LRT Jabodebek untuk mendukung mobilitas masyarakat yang akan menggunakan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Halim pada keberangkatan awal. Adapun uji coba tersebut berlangsung selama 3 hari, mulai Kamis (17/9) hingga Sabtu (19/9). Uji coba perjalanan LRT Jabodebek dilakukan pada relasi Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia – […]

  • BRI Sudirman Semanggi Gelar Olahraga Bersama dan Sosialisasi BRIGuna Karya di Lingkungan BPN

    BRI Sudirman Semanggi Gelar Olahraga Bersama dan Sosialisasi BRIGuna Karya di Lingkungan BPN

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BRI Sudirman Semanggi melaksanakan kegiatan olahraga bersama sekaligus sosialisasi produk BRIGuna Karya bersama pegawai di lingkungan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BRI dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memberikan edukasi mengenai solusi pembiayaan yang dapat mendukung kebutuhan finansial para pegawai. Suasana kebersamaan terasa dalam kegiatan olahraga bersama yang diikuti oleh jajaran […]

  • Public

    ION Build Dorong Startup dan Pelaku Bisnis Manfaatkan Open Network untuk Perluas Konektivitas Digital

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JAKARTA — Indonesia Open Network (ION) bersama Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) Jakarta menggelar ION Build: Build on the Open Network – A Connector for Digital Commerce & Interoperable Solutions di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Didukung Google.org dan Indosat Ooredoo Hutchison, kegiatan ini mempertemukan startup, founder, developer, serta pelaku bisnis […]

  • Public

    FGD IKN Sebagai Model Kota Masa Depan

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Ibu Kota Nusantara, 17 September 2026. Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN) bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), dan Kejaksaan Republik Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “IKN Sebagai Model Kota Masa Depan: Tata Kelola, Pengadaan Pembangunan dan Transformasi Infrastruktur Teknologi” pada Kamis, 17 September 2026, pukul 08.00 sampai […]

expand_less