Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Analisis Potensi Penurunan XAUUSD ke US$3.946

Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Analisis Potensi Penurunan XAUUSD ke US$3.946

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 38 menit yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prospek harga emas dunia atau XAUUSD pada perdagangan pekan depan masih dibayangi risiko pelemahan. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat yang cenderung hawkish berpotensi memberikan tekanan tambahan bagi logam mulia. Di tengah peluang kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed), penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dapat membatasi ruang kenaikan harga emas.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit memperkirakan bahwa pergerakan emas masih memiliki kecenderungan bearish dalam jangka menengah. Analisis teknikal Dupoin Futures pada timeframe harian (Daily) memperlihatkan bahwa harga belum menunjukkan tanda pembalikan tren yang cukup kuat. Kondisi ini tercermin dari kegagalan XAUUSD menembus area resistance utama di US$4.080, yang menjadi penghalang bagi upaya pemulihan harga.

Menurut analisis Dupoin Futures, kegagalan menembus resistance US$4.080 membuat emas belum mampu membentuk swing high baru. Situasi tersebut mengindikasikan bahwa momentum kenaikan masih terbatas dan tekanan jual berpotensi tetap mendominasi pasar. Selama harga belum berhasil melewati resistance tersebut, skenario penurunan masih menjadi perhatian utama dalam proyeksi perdagangan pekan depan.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures mengidentifikasi area US$3.980 hingga US$3.946 sebagai zona support yang berpotensi menjadi sasaran penurunan berikutnya. Level US$3.980 merupakan support terdekat yang perlu diperhatikan ketika harga melanjutkan koreksi. Apabila tekanan jual semakin kuat dan level tersebut tidak mampu dipertahankan, XAUUSD berpeluang melanjutkan pelemahan menuju US$3.946.

Dalam skenario tersebut, Dupoin Futures menilai respons harga pada masing-masing level support akan menjadi indikator penting untuk melihat kekuatan tekanan bearish. Jika harga berhasil menembus support US$3.980, peluang pergerakan menuju US$3.946 akan semakin terbuka. Namun, apabila pembeli kembali masuk dan mampu mempertahankan harga di sekitar zona support, emas berpotensi mengalami konsolidasi atau pemulihan sementara. Meski demikian, pemulihan tersebut belum cukup untuk mengubah kecenderungan bearish selama resistance US$4.080 belum berhasil ditembus.

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures juga menyoroti pengaruh ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed terhadap pergerakan emas. Bank sentral AS sebelumnya mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,75%–4,00%. Akan tetapi, keputusan tersebut diikuti perbedaan pandangan di antara para pejabat The Fed. Dua pejabat tercatat menginginkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, sehingga kemungkinan pengetatan kebijakan moneter masih menjadi perhatian pelaku pasar.

Berdasarkan rangkuman Reuters, pasar masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada Desember. Ekspektasi tersebut dapat mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS atau Treasury sekaligus memperkuat dolar AS. Kondisi ini berpotensi mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga seperti instrumen berbasis obligasi.

Tekanan fundamental tersebut turut terlihat pada perdagangan 30 Oktober, ketika harga emas tercatat melemah sekitar 0,3% ke level US$4.008 per troy ounce. Pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa sentimen suku bunga dan arah kebijakan moneter AS masih menjadi faktor penting yang memengaruhi harga emas global.

Melihat kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa harga emas masih berisiko melanjutkan pelemahan pada pekan depan. Kegagalan XAUUSD menembus resistance US$4.080, disertai ekspektasi kebijakan The Fed yang cenderung hawkish, dapat mempertahankan tekanan jual di pasar. Oleh karena itu, Dupoin Futures menilai area US$3.980–US$3.946 perlu dicermati sebagai zona support potensial dalam skenario bearish berikutnya.

Meski demikian, perkembangan keputusan dan pernyataan pejabat The Fed, pergerakan dolar AS, serta yield Treasury tetap perlu dipantau karena dapat memengaruhi perubahan sentimen pasar. Bagi pelaku pasar, memperhatikan reaksi harga terhadap resistance dan support yang diidentifikasi Dupoin Futures dapat membantu memahami potensi arah pergerakan XAUUSD selanjutnya.

Analisis Dupoin Futures ini merupakan skenario pasar, bukan kepastian arah harga maupun rekomendasi transaksi. Perdagangan berjangka memiliki risiko kerugian yang signifikan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang Sepanjang Semester I 2026

    KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang Sepanjang Semester I 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang berfokus pada layanan distribusi logistik berbasis moda utama kereta api, berhasil mencatatkan kinerja sepanjang Semester I 2026 dengan mengelola angkutan barang mencapai sekitar 8,7 juta ton. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi logistik yang […]

  • Public

    Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Game Application and Technology BINUS UNIVERSITY Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Oktober 2026 – Menyusul kesuksesan besar penyelenggaraan tahun lalu yang menyita perhatian ribuan komunitas gim dan talenta kreatif, Jakarta Game Fest (JGF) 2026 kembali hadir di BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek. Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Game Application & Technology (GAT) Program dari School of Computer Science BINUS University, dengan membawa misi besar untuk […]

  • VRIGroup Luncurkan “Tōnan Ajia Keizai Shimbun”, Media Berbahasa Jepang yang Menyajikan Berita Bisnis Asia Tenggara bagi Pelaku Bisnis Jepang

    VRIGroup Luncurkan “Tōnan Ajia Keizai Shimbun”, Media Berbahasa Jepang yang Menyajikan Berita Bisnis Asia Tenggara bagi Pelaku Bisnis Jepang

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    VRIGroup meluncurkan Tōnan Ajia Keizai Shimbun (東南アジア経済新聞), media daring berbahasa Jepang yang menyajikan berita ekonomi dan bisnis Asia Tenggara untuk pelaku bisnis di Jepang. Media ini mengkurasi pemberitaan lokal dan statistik resmi dari Indonesia, Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Singapura, lalu memperbarui beritanya empat kali sehari. Setiap artikel mencantumkan sumber aslinya. Nilai mata uang lokal […]

  • Public

    5 Tips Membuat Follow Up Email Setelah Meeting dengan Prospek

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Mengirimkan follow-up email setelah meeting dengan prospek adalah hal krusial yang sering kali terlewat oleh banyak sales profesional. Salah satu penyebabnya adalah kesalahpahaman bahwa ketika prospek tidak menghubungi mereka lagi, artinya prospek tidak tertarik dengan penawaran yang diberikan.  Padahal kenyataannya tidak selalu demikian. Banyak prospek membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan keputusan, berdiskusi dengan tim internal, atau […]

  • Dupoin Futures Ungkap Proyeksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan, Bearish Masih Jadi Skenario Utama

    Dupoin Futures Ungkap Proyeksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan, Bearish Masih Jadi Skenario Utama

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada pekan depan di tengah kombinasi sinyal teknikal yang belum menunjukkan perubahan tren serta sentimen fundamental yang masih cenderung mendukung penguatan dolar Amerika Serikat. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, prospek emas (XAUUSD) dalam jangka pendek hingga menengah masih didominasi oleh skenario bearish, meskipun peluang terjadinya […]

  • Public

    WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Oktober 2026 – Osteoporosis merupakan kondisi ketika kepadatan dan kualitas tulang menurun sehingga tulang menjadi lebih rapuh dan rentan mengalami patah tulang. Penyakit ini sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas hingga terjadi patah tulang.[1] Secara global, diperkirakan lebih dari 500 juta orang hidup dengan osteoporosis, di mana sekitar 1 dari 3 perempuan […]

expand_less