Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Tekanan Jual Belum Mereda, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Masih Rentan Terkoreksi

Tekanan Jual Belum Mereda, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Masih Rentan Terkoreksi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 0
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diproyeksikan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Selasa (4/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang koreksi dinilai masih lebih dominan karena hingga kini harga belum mampu menembus area resistance yang menjadi batas penting untuk mengubah arah tren. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, kondisi teknikal saat ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih cenderung melakukan aksi jual setiap kali harga mencoba menguat. Selama belum ada konfirmasi penembusan resistance, emas (XAUUSD) diperkirakan masih berpotensi bergerak menuju area support berikutnya.

Dalam kajian teknikal Dupoin Futures, pergerakan emas (XAUUSD) pada time frame Daily masih mencerminkan dominasi tren bearish. Harga terus bergerak di bawah area resistance 4.075, sekaligus belum mampu melewati Moving Average (MA) 21 yang saat ini berfungsi sebagai dynamic resistance. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa setiap percobaan kenaikan masih menghadapi tekanan jual yang cukup besar sehingga ruang untuk melanjutkan tren bullish masih relatif terbatas.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa kegagalan harga untuk ditutup di atas resistance 4.075 menjadi salah satu sinyal bahwa buyer belum memiliki kekuatan yang cukup untuk mengambil alih kendali pasar. Sebaliknya, seller masih memanfaatkan setiap penguatan sebagai momentum untuk kembali melakukan distribusi. Oleh sebab itu, Dupoin Futures memandang bahwa bias pergerakan harga emas (XAUUSD) masih mengarah ke bawah hingga muncul sinyal teknikal yang mampu mengubah struktur tren secara lebih meyakinkan.

Berdasarkan proyeksi yang disusun Dupoin Futures, area 4.018 menjadi target support terdekat yang patut diperhatikan investor. Level tersebut diperkirakan menjadi zona penting yang dapat menentukan arah pergerakan selanjutnya. Apabila tekanan jual terus berlanjut hingga harga menembus support tersebut, bukan tidak mungkin pelemahan berkembang menjadi koreksi yang lebih dalam. Namun, jika buyer mampu mempertahankan area tersebut dengan munculnya respons beli yang kuat, emas (XAUUSD) masih memiliki peluang untuk melakukan pemantulan atau technical rebound dalam jangka pendek.

Meskipun peluang rebound tetap terbuka, Dupoin Futures menilai bahwa kenaikan tersebut masih berpotensi bersifat sementara selama harga belum mampu kembali bergerak di atas resistance utama. Dengan kata lain, setiap penguatan masih perlu dikonfirmasi melalui breakout yang valid agar dapat mengubah proyeksi dari bearish menjadi bullish.

Selain struktur harga, posisi Moving Average 21 juga menjadi indikator yang terus diperhatikan oleh Dupoin Futures. Selama harga tetap bergerak di bawah garis rata-rata tersebut, tekanan bearish dinilai masih mendominasi pasar. Hal ini memperkuat pandangan bahwa pelaku pasar sebaiknya tetap mencermati area resistance sebagai acuan utama sebelum mengambil keputusan investasi maupun perdagangan jangka pendek.

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures melihat bahwa arah harga emas (XAUUSD) masih akan dipengaruhi oleh beberapa faktor global, terutama pergerakan dolar Amerika Serikat, imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield), serta ekspektasi pasar terhadap langkah kebijakan Federal Reserve (The Fed). Ketiga faktor tersebut masih menjadi penentu utama sentimen investor di pasar logam mulia.

Apabila dolar AS tetap menunjukkan penguatan dan US Treasury Yield bertahan pada level tinggi, maka tekanan terhadap emas (XAUUSD) diperkirakan masih akan berlanjut. Dalam kondisi tersebut, investor cenderung memilih instrumen berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga. Akibatnya, permintaan terhadap logam mulia berpotensi melemah sehingga membatasi peluang kenaikan harga.

Sebaliknya, Dupoin Futures menilai bahwa pelemahan dolar AS atau penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dapat menjadi katalis positif bagi harga emas (XAUUSD). Ketika biaya peluang untuk memiliki emas menurun, minat investor terhadap aset safe haven biasanya meningkat. Kondisi ini berpotensi memberikan ruang bagi harga untuk kembali menguat, terutama jika didukung oleh perubahan sentimen pasar yang lebih kondusif.

Pelaku pasar juga diperkirakan akan menaruh perhatian besar pada serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat. Data inflasi, pasar tenaga kerja, aktivitas manufaktur, hingga komentar para pejabat Federal Reserve akan menjadi indikator penting dalam menentukan arah kebijakan suku bunga berikutnya. Menurut Dupoin Futures, apabila data ekonomi kembali menunjukkan hasil yang solid, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga yang tetap tinggi akan semakin menguat. Situasi tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas (XAUUSD).

Namun di sisi lain, apabila data ekonomi menunjukkan perlambatan atau pernyataan pejabat The Fed mengarah pada kebijakan moneter yang lebih akomodatif, peluang pelemahan dolar AS dapat kembali terbuka. Kondisi tersebut berpotensi menjadi angin segar bagi emas (XAUUSD) karena meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa prospek harga emas (XAUUSD) hari ini masih cenderung berada dalam tekanan bearish. Selama harga belum mampu menembus resistance 4.075 dan masih bergerak di bawah Moving Average 21, peluang pelemahan menuju support 4.018 dinilai tetap menjadi skenario yang paling berpeluang terjadi. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk mencermati perkembangan fundamental global, khususnya pergerakan dolar AS, US Treasury Yield, data ekonomi Amerika Serikat, serta arah kebijakan Federal Reserve, karena faktor-faktor tersebut dapat memicu perubahan sentimen pasar dan memengaruhi arah harga emas (XAUUSD) dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif

    Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Parepare, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang pengelolaan terminal nonpetikemas, terus memperkuat transformasi digital melalui penerapan sistem pembayaran nontunai di pintu masuk Pelabuhan Nusantara Parepare yang sudah diterapkan sejak Februari lalu. Implementasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih […]

  • BRI KK RS PGI Cikini Hadir Dukung Kebutuhan Layanan Perbankan di Lingkungan Rumah Sakit

    BRI KK RS PGI Cikini Hadir Dukung Kebutuhan Layanan Perbankan di Lingkungan Rumah Sakit

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BRI Kantor Kas (KK) RS PGI Cikini terus memberikan kemudahan akses layanan perbankan bagi berbagai pihak yang beraktivitas di lingkungan rumah sakit. Kehadiran kantor kas ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang dekat, mudah dijangkau, dan mampu mendukung kebutuhan transaksi pengelola rumah sakit, karyawan, pasien, keluarga pasien, serta masyarakat umum di […]

  • Fee Marketplace Makin Mencekik? Coba Beralih ke WhatsApp CRM

    Fee Marketplace Makin Mencekik? Coba Beralih ke WhatsApp CRM

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Marketplace telah menjadi salah satu channel utama bagi banyak bisnis untuk mendapatkan pelanggan. Namun, […]

  • BRI Sudirman Semanggi Dukung Penguatan Intermediasi Nasional melalui Partisipasi Aktif dalam Kick Off Program PINISI Bank Indonesia

    BRI Sudirman Semanggi Dukung Penguatan Intermediasi Nasional melalui Partisipasi Aktif dalam Kick Off Program PINISI Bank Indonesia

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BRI Sudirman Semanggi menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sektor keuangan nasional dengan turut serta dalam kegiatan Kick Off Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Kehadiran BRI Sudirman Semanggi pada kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan nyata terhadap upaya mendorong intermediasi keuangan yang lebih optimal, inklusif, dan berkelanjutan guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. […]

  • Tangguh di Tengah Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026

    Tangguh di Tengah Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), sebagai anak usaha PT Pelindo Multi Terminal dan satu-satunya operator terminal kendaraan dalam ekosistem kepelabuhanan terintegrasi Pelindo, mencatatkan kinerja keuangan yang mengalami penyesuaian akibat kondisi geopolitik nasional maupun global. Dalam Laporan Keuangan Triwulan II Tahun 2026 yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi Digital Layanan Kesehatan melalui Implementasi SIMRS dan SIMKlinik PT SPMN

    Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi Digital Layanan Kesehatan melalui Implementasi SIMRS dan SIMKlinik PT SPMN

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tebing Tinggi – PT Sri Pamela Medika Nusantara (SPMN), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara, terus memperkuat transformasi digital di bidang pelayanan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan Sosialisasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dan Sistem Informasi Manajemen Klinik (SIMKlinik) yang diikuti oleh seluruh unit pelayanan kesehatan di lingkungan perusahaan. […]

expand_less