Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Tren Aset Kripto Juli 2026: Empat Perkembangan yang Perlu Dipahami

Tren Aset Kripto Juli 2026: Empat Perkembangan yang Perlu Dipahami

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 17 Juli 2026 – Pasar aset kripto pada Juli 2026 tidak hanya berbicara tentang apakah harga Bitcoin sedang naik atau turun. Perkembangan blockchain kini mencakup jaringan yang dibangun khusus untuk layanan keuangan, pertumbuhan stablecoin, tokenisasi saham dan aset dunia nyata, serta hubungan yang semakin erat antara pasar kripto dan kondisi ekonomi global.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis mengatakan industri kripto pada 2026 semakin dekat dengan infrastruktur keuangan global. Namun, semakin kompleks produknya, semakin penting pula edukasi pengguna.

“Kita perlu memahami bukan hanya nama aset, tetapi juga jaringan, penerbit, likuiditas, dan risikonya.” kata Yudho.

Pada saat yang sama, volatilitas tetap menjadi karakter utama industri ini. Karena itu, mengikuti tren sebaiknya dimulai dengan memahami teknologi, struktur produk, dan risikonya, bukan sekadar mencari aset yang sedang ramai dibicarakan.

Tren 1: Bitcoin Tetap Menjadi Barometer Sentimen Pasar

Bitcoin masih menjadi aset kripto terbesar dan salah satu indikator utama sentimen pasar. Pada 13 Juli 2026, Bitcoin berada di sekitar US$62.328, setelah bergerak dalam rentang intraday sekitar US$62.157 hingga US$64.273. Angka ini harus diperbarui sebelum artikel diterbitkan.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa volatilitas dapat terjadi bahkan dalam periode yang sangat singkat. Bitcoin dapat bereaksi terhadap perubahan suku bunga, geopolitik, likuiditas, arus dana institusional, regulasi, dan pergerakan pasar saham.

Apa artinya bagi pengguna?

Pengguna sebaiknya tidak hanya melihat warna hijau atau merah pada grafik harian. Periksa jangka waktu, volume, kondisi ekonomi, tujuan pribadi, dan penggunaan leverage. Harga yang turun tidak otomatis berarti murah, sedangkan harga yang naik tidak menjamin tren akan berlanjut.

Tren 2: Layer 2 Semakin Dibangun untuk Kebutuhan Finansial Spesifik

Layer 2 sebelumnya banyak dibahas sebagai solusi untuk meningkatkan kapasitas dan menurunkan beban jaringan Ethereum. Pada 2026, narasinya berkembang: beberapa Layer 2 dirancang untuk kebutuhan industri tertentu, termasuk layanan keuangan dan tokenized real-world assets.

Robinhood Chain menjadi salah satu contoh terbaru. Jaringan ini meluncurkan public mainnet pada 1 Juli 2026, dibangun dengan teknologi Arbitrum, dan dirancang sebagai lingkungan permissionless untuk layanan keuangan onchain, DeFi, dan aset dunia nyata yang ditokenisasi.

Apa artinya bagi pengguna?

Semakin banyak jaringan berarti semakin banyak pilihan, tetapi juga menambah kompleksitas. Pengguna perlu memahami aset yang tersedia, dukungan jaringan di platform pengirim dan penerima, biaya transaksi, risiko bridge, dan cara menyimpan aset secara aman.

Tren 3: Stablecoin Berkembang sebagai Infrastruktur Digital

Stablecoin dirancang untuk mempertahankan nilai yang relatif stabil terhadap aset acuan, paling sering dolar AS. Stablecoin digunakan untuk aktivitas perdagangan kripto, perpindahan dana antarplatform, penyelesaian transaksi, dan berbagai layanan onchain.

Bank for International Settlements mencatat kapitalisasi pasar stablecoin sekitar US$320 miliar pada akhir Mei 2026. BIS juga memperkirakan volume transaksi stablecoin sepanjang 2025 sekitar US$28 triliun, tetapi menekankan bahwa nilai bersih setelah mengeluarkan perpindahan antarwallet milik pihak yang sama jauh lebih rendah.

Apa artinya bagi pengguna?

Istilah “stable” tidak berarti tanpa risiko. Pengguna perlu memahami penerbit, kualitas cadangan, mekanisme penebusan, risiko depeg, pembekuan alamat, jaringan yang digunakan, biaya on-ramp dan off-ramp, serta likuiditas pada setiap jaringan.

Tren 4: Tokenized Assets Bergerak Menuju Infrastruktur Keuangan

Tokenized asset mengubah hak atau eksposur ekonomi terhadap aset tertentu menjadi instrumen berbasis blockchain. Produk yang ditokenisasi dapat mencakup saham, obligasi, dana pasar uang, komoditas, dan aset dunia nyata lainnya.

Pada Juli 2026, IMF menerbitkan kajian yang membagi ekosistem tokenisasi menjadi tiga lapisan: infrastruktur tempat transaksi diselesaikan, aset yang diterbitkan atau direpresentasikan, dan layanan seperti wallet, exchange, serta aplikasi pengguna.

Kerangka tersebut menunjukkan bahwa nilai sebuah token tidak cukup dinilai dari nama aset dasarnya. Pengguna juga perlu memahami jaringan, penerbit, kustodian, struktur hukum, layanan perdagangan, likuiditas, dan mekanisme produknya.

FLOQ telah memperkenalkan tokenized assets melalui rangkaian xStocks. Produk tersebut dirancang untuk memberikan eksposur terhadap pergerakan aset dasar, tetapi tidak boleh langsung disamakan dengan kepemilikan saham melalui rekening efek.

Cara Mengikuti Tren Tanpa Terjebak Hype

Tren pasar dapat membantu pengguna menemukan topik untuk dipelajari. Namun, popularitas sebuah tema tidak menjamin kualitas proyek atau kenaikan harga. Gunakan checklist berikut:

1. Apakah informasi berasal dari sumber resmi atau kredibel?

2. Masalah apa yang diselesaikan oleh proyek atau produk?

3. Siapa pengembang, penerbit, atau kustodiannya?

4. Apakah terdapat aktivitas pengguna dan likuiditas yang nyata?

5. Jaringan apa yang digunakan dan apa risikonya?

6. Bagaimana struktur aset, cadangan, atau underlying-nya?

7. Apakah keputusan dilakukan berdasarkan riset atau FOMO?

8. Apakah aset atau produk sesuai dengan toleransi risiko pribadi?

Memahami Tren Lebih Penting daripada Mengejar Tren

Bitcoin, Layer 2, stablecoin, dan tokenized assets menunjukkan bahwa industri aset digital terus berkembang. Namun, perkembangan teknologi tidak menghilangkan volatilitas dan risiko.

Gunakan FLOQ Academy untuk mempelajari dasar setiap tren, FLOQ Cryptossary untuk memahami istilah teknis, dan Pasar FLOQ untuk memantau harga serta pergerakan aset. Tren terbaik untuk diikuti adalah tren yang sudah dipahami, bukan sekadar tren yang paling sering muncul di media sosial.

Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian akibat volatilitas harga pasar. Seluruh informasi yang tersedia hanya bersifat umum dan bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi investasi. Kami menghimbau seluruh konsumen untuk melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi secara matang sebelum melakukan transaksi aset kripto. Konsumen juga diharapkan untuk bertransaksi sesuai dengan profil risiko dan kemampuan finansial masing-masing serta tidak menggunakan dana yang berada di luar batas kemampuan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Sinergi Ekosistem BRI Group, BRI Finance Gelar Mini Expo Kendaraan

    Dorong Sinergi Ekosistem BRI Group, BRI Finance Gelar Mini Expo Kendaraan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juni 2026 – Kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan yang semakin beragam, khususnya segmen kendaraan pribadi yang mengedepankan kenyamanan dan efisiensi, mendorong industri pembiayaan untuk menghadirkan akses yang lebih dekat dan terintegrasi. Menjawab dinamika tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali memperkuat kehadirannya melalui penyelenggaraan mini expo kendaraan yang ditujukan bagi karyawan dan nasabah […]

  • MoraRepublic Sukses Dukung Konektivitas GIIAS 2026, Ajang Otomotif Terbesar di Asia Tenggara

    MoraRepublic Sukses Dukung Konektivitas GIIAS 2026, Ajang Otomotif Terbesar di Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    MoraRepublic berhasil mendukung kelancaran konektivitas digital selama penyelenggaraan The 33rd Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Tangerang, 7 Agustus 2026 – PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic) berhasil mendukung kelancaran konektivitas digital selama penyelenggaraan The 33rd Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung pada 30 Juli–9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition […]

  • S&P 500 Cetak Rekor, Data Tenaga Kerja Lemah Buka Peluang The Fed Lebih Dovish

    S&P 500 Cetak Rekor, Data Tenaga Kerja Lemah Buka Peluang The Fed Lebih Dovish

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Pasar saham Amerika Serikat (AS) mengawali pekan dengan sentimen positif setelah Wall Street mencatat penguatan dalam dua pekan berturut-turut. Indeks S&P 500 bahkan berhasil mencetak rekor baru, sementara Nasdaq Composite menjadi salah satu indeks dengan kinerja paling kuat berkat kembali bergairahnya saham-saham teknologi dan semikonduktor. Pada perdagangan pekan lalu, S&P 500 menguat sekitar 3,6%, sedangkan […]

  • PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Teguhkan Komitmen sebagai Pilar Kedaulatan Negara

    PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Teguhkan Komitmen sebagai Pilar Kedaulatan Negara

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lima aspek fundamental pembentuk kedaulatan negara melekat pada bisnis PTPN I (Persero). Bergerak di industri agro, anak usaha PTPN III (Persero) ini segaris dengan ketersediaan pangan. Sifat padat karyanya menjadikan PTPN I menyerap banyak tenaga kerja. Lokasinya yang tersebar di pelosok negeri membuka isolasi wilayah dan mendorong pemerataan pembangunan. Hadir dengan budidaya agronomi […]

  • Pidato Bersejarah di DPR RI, PM Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam bagi Hubungan Indonesia-India

    Pidato Bersejarah di DPR RI, PM Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam bagi Hubungan Indonesia-India

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta — Perdana Menteri India Narendra Modi menyerukan babak baru hubungan Indonesia dan India saat menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan anggota DPR RI, Selasa (7/7/2026). Dalam pidato bersejarah yang menjadi yang pertama kalinya disampaikan oleh seorang Perdana Menteri India di parlemen Indonesia, Modi memperkenalkan Visi Gangga-Mahakam sebagai kerangka baru untuk memperdalam kemitraan kedua negara menuju […]

  • Makin Mendunia, BINUS University Pertahankan 5 Bintang dari QS Stars

    Makin Mendunia, BINUS University Pertahankan 5 Bintang dari QS Stars

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Di tengah momentum 45 tahun perjalanan BINA NUSANTARA, BINUS University kembali menorehkan pencapaian membanggakan di tingkat internasional. BINUS University berhasil meraih overall rating 5 Stars dari QS Stars™ Rating System, berdasarkan penilaian independen terhadap berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Capaian ini menjadi salah satu kado istimewa dalam perjalanan 45 tahun BINUS untuk terus menghadirkan pendidikan […]

expand_less