Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Sales Call Tidak Diangkat? Cek 3 Hal Ini Sebelum Tambah Target Call

Sales Call Tidak Diangkat? Cek 3 Hal Ini Sebelum Tambah Target Call

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sales call atau panggilan sales adalah salah satu taktik yang dioptimalkan bisnis untuk menjangkau prospek atau calon pelanggan secara lebih cepat. Namun, salah satu tantangan terbesar dalam sales call adalah rendahnya pickup rate, yakni persentase panggilan yang benar-benar diangkat oleh prospek.

Misalnya, dari 100 panggilan yang dilakukan, hanya belasan yang diangkat. Situasi ini sering membuat manajer atau SPV terburu-buru menaikkan target panggilan harian, dengan harapan: semakin banyak yang ditelepon, semakin besar peluang diangkat.

Padahal, penyebabnya belum tentu terkait jumlah panggilan. Prospek bisa saja sedang meeting, dalam perjalanan, atau memang ragu mengangkat panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

Sebelum menambah target call, terdapat 3 hal yang lebih penting untuk dicek terlebih dahulu: waktu menelepon, nomor yang digunakan, dan strategi follow-up.

1. Waktu Menelepon

Waktu menelepon menjadi salah satu faktor penentu apakah prospek mengangkat telepon atau tidak. Tapi, kapan sebenarnya waktu terbaik untuk melakukan sales call ke prospek?

Jika melakukan pencarian di internet, jawabannya cukup beragam. Setiap industri, target market, dan model bisnis memiliki “waktu emas” panggilan yang berbeda. Oleh karena itu, cara paling akurat bukan mengikuti rekomendasi umum, melainkan menganalisis pola panggilan tim Anda sendiri.

Anda dapat memanfaatkan MiiTel Phone, solusi VoIP berbasis AI Analytics yang memiliki fitur Heatmap untuk membaca pola panggilan secara otomatis.

Seperti terlihat pada gambar di atas, semakin gelap warnanya, semakin bagus performa panggilan pada jam dan hari tersebut. Dengan demikian, tim tidak perlu menebak-nebak, cukup lihat slot dengan warna paling pekat, lalu arahkan lebih banyak dial ke jam-jam tersebut, dan kurangi dial di jam yang secara konsisten menunjukkan rasio terjawab rendah. Data heatmap ini juga bisa diunduh dalam format CSV untuk dianalisis lebih lanjut atau dilaporkan ke manajemen.

Kelebihan pendekatan ini dibanding rekomendasi umum “telepon jam 9 pagi” atau semacamnya: datanya berasal dari perilaku prospek Anda sendiri, bukan asumsi rata-rata industri yang belum tentu cocok dengan target market atau zona waktu bisnis Anda.

2. Nomor Telepon yang Digunakan

Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat spam call tertinggi di Asia PasifikLaporan Truecaller 2025 mencatat bahwa 79% panggilan dari nomor tidak dikenal di Indonesia teridentifikasi sebagai spam atau penipuan, dan lebih dari 40% di antaranya menyamar sebagai institusi keuangan. Laporan sebelumnya juga mencatat rata-rata orang Indonesia menerima sekitar 16 panggilan spam per bulan, salah satu yang tertinggi di Asia.

Dampaknya untuk tim sales: nomor bisnis yang sah pun ikut kena imbas keraguan ini. Untuk memperkecil risiko ini, beberapa langkah yang bisa dicoba:

– Gunakan nomor bisnis resmi seperti PSTN (021, dst.) atau GSM khusus perusahaan, bukan nomor pribadi.

– Pertimbangkan nomor premium atau branded caller ID untuk memperkuat identitas dan kepercayaan.

– Hindari pola dial yang menyerupai robocall (durasi sangat singkat, volume tinggi dalam waktu berdekatan), karena ini yang sering memicu sistem operator menandai nomor sebagai “Spam Likely”.

3. Strategi Follow-up

Banyak yang mengira masalah pickup rate murni soal seberapa gencar menelepon. Padahal, riset industri menunjukkan tim sales rata-rata menghabiskan hingga 70% waktu kerja untuk tugas administratif, seperti entri data, rapat internal, riset prospek, dan persiapan dokumen. Artinya, waktu yang benar-benar digunakan untuk interaksi langsung dengan calon pelanggan hanya sekitar 28-30% dari total jam kerja per minggu.

Dengan waktu interaksi yang terbatas ini, follow-up manual satu per satu menjadi kurang efisien. Di sinilah MiiTel Phone kembali bisa membantu melalui fitur Auto Dialer dan Predictive Dialer yang dirancang khusus untuk mempercepat proses outbound call.

Kedua fitur ini juga otomatis merekam dan membuat transkrip setiap panggilan, sehingga follow-up ke prospek yang belum berhasil dihubungi bisa dijadwalkan ulang berdasarkan data, bukan tebakan. Hasil panggilan pun dapat diekspor untuk dianalisis atau dilaporkan ke tim.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menambah Target Call?

Menambah volume call bukan langkah yang salah, tapi idealnya dilakukan setelah tiga hal di atas sudah dioptimalkan, bukan sebagai solusi pertama. Sebagai gambaran, cold calling B2B pada umumnya hanya menghasilkan pickup rate di kisaran 2-5%. Jika fundamentalnya (waktu, nomor, follow-up) belum diperbaiki, menambah jumlah dial hanya akan memperbesar angka yang sama-sama rendah, bukan memperbaiki akar masalahnya.

Ingin memiliki nomor telepon khusus bisnis serta sistem telepon yang dilengkapi fitur auto dialer, predictive dialer, dan analisis pola panggilan?

Semuanya bisa Anda dapatkan di MiiTel Phone. Konsultasi sekarang dengan klik di sini atau kunjungi miitel.id

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Perketat Konten Kripto, Influencer Bisa Kena Denda Rp15 Miliar

    OJK Perketat Konten Kripto, Influencer Bisa Kena Denda Rp15 Miliar

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 Juni 2026 — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perilaku Penyampai Informasi Sektor Jasa Keuangan. Aturan ini mengatur pihak selain Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang menyampaikan informasi terkait sektor jasa keuangan, termasuk melalui kegiatan edukasi, pemasaran, maupun pemberian rekomendasi kepada masyarakat. Aturan Baru bagi influencer […]

  • Doa Sederhana Pak Regi di Anniversary Ke-14: “Saya Cuma Mau Ayu Tetap Jadi Dewi Selamanya”

    Doa Sederhana Pak Regi di Anniversary Ke-14: “Saya Cuma Mau Ayu Tetap Jadi Dewi Selamanya”

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Setelah 14 tahun menikah, Regi Datau percaya bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak selalu datang dari hadiah besar. Kadang, cukup dengan memastikan pasangan merasa dicintai, diperhatikan, dan nyaman menjadi dirinya sendiri. Jakarta, 22 Juni 2026 — Setiap pasangan memiliki cara berbeda dalam merayakan hari pernikahan. Ada yang memilih liburan, makan malam romantis, atau memberikan hadiah istimewa. […]

  • Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda

    Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Bandung, 6 Juli – Di tengah berkembangnya industri gaya hidup dan personal care di Indonesia, bisnis parfum lokal menunjukkan pertumbuhan yang semakin menjanjikan. Meningkatnya minat konsumen terhadap produk parfum dengan karakter dan identitas yang kuat membuka peluang baru bagi para pelaku usaha untuk menghadirkan konsep yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar. Bagi sebagian entrepreneur muda, […]

  • BRI Region 6 Salurkan 200 Paket Sembako Melalui Program CSR kepada Jemaat Gereja St. Paskalis

    BRI Region 6 Salurkan 200 Paket Sembako Melalui Program CSR kepada Jemaat Gereja St. Paskalis

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk nyata komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, BRI Region 6 menyalurkan bantuan 200 paket sembako melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada jemaat Gereja St. Paskalis. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BRI untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui aksi kepedulian yang berkelanjutan. Penyaluran bantuan berlangsung dalam suasana penuh […]

  • Indonesia dan India: Membangun Motor Baru Pertumbuhan Asia

    Indonesia dan India: Membangun Motor Baru Pertumbuhan Asia

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Oleh Dr. (HC) Setyono Djuandi Darmono, Founder & Chairman Jababeka Group dan Founder President University Jakarta — Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia dalam waktu dekat bukan sekadar agenda diplomatik rutin. Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mengangkat salah satu hubungan tertua di Asia menjadi salah satu kemitraan strategis […]

  • Harga Emas Masih Sulit Bangkit, Tekanan Jual Bidik Level 3.984

    Harga Emas Masih Sulit Bangkit, Tekanan Jual Bidik Level 3.984

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada perdagangan pekan ini. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang pelemahan harga masih cukup besar karena tren turun belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Baik dari sisi teknikal maupun fundamental, kondisi pasar saat ini masih mendukung skenario bearish sehingga pelaku pasar disarankan tetap mencermati area support penting sebagai […]

expand_less